Sering Buka Handphone Saat Bangun Tidur? Ini Dampaknya!

Sering Buka Handphone Saat Bangun Tidur? Ini Dampaknya!
info gambar utama

#FutureSkillsGNFI

Telepon genggam atau biasa dikenal handphone merupakan salah satu alat penunjang utama kegiatan manusia. Apalagi, sejak adanya pandemi pada 2020, banyak kegiatan manusia lebih memanfaatkan sarana handphone untuk mengontrol berbagai kegiatan.

Hal ini menyebabkan banyak dari kalangan masyarakat semakin sulit lepas dari handphone. Bahkan, membuka handphone sudah rutinitas penting dari mulai bangun tidur sampai sebelum tidur.

Sekretaris Jendral Asosiasi Internet of Things Indonesia Digital Society Fita Maulani menyebutkan, hasil riset lembaga Amerika Serikat, International Data Corporation (IDC) pada 2018 menunjukkan 80 persen pengguna membuka handphone miliknya selama 15 menit setelah bangun tidur.

Apakah kalian memiliki kebiasaan serupa membuka handphone setelah bangun tidur Pasalnya, banyak dari kalangan masyarakat yang tidak sadar akan bahaya dari kebiasaan membuka handphone di waktu ini.

Dikutip dari Kompas, berikut dampak dari membuka handphone setelah bangun tidur.

1. Mengakibatkan Gangguan Kesehatan Mata

Salah satu dampak yang dapat dirasakan ketika terlalu lama melihat handphone adalah timbulnya rasa pusing, mata lelah, dan mata kering. Hal ini disebabkan layar handphone mengeluarkan cahaya biru yang berbahaya bagi kesehatan mata.

Dikutip dari Instagram Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Minggu (12/9/2021), blue light adalah sinar tampak dengan panjang gelombang pendek, sekitar 415 hingga 455 nm, dan tingkat energi yang tinggi. Nah, ini berasal dari beragam alat elektronik.

Jika dosis cahaya biru cukup tinggi, mampu memicu kerusakan oksidatif pada sel-sel sensitif cahaya di retina hingga berakibat degenerasi makula atau gangguan penglihatan pada lanjut usia (lansia).

2. Menimbulkan Stres

Saat kamu tidur, tubuh akan beristirahat dari berbagai kegiatan yang berat. Jadi, ketika bangun tidur, tubuh seharusnya dalam keadaan tenang dan segar. Perasaan atau mood yang baik di pagi hari merupakan keinginan semua orang, kan?

Akan tetapi, bagaimana jika sesaat kalian bangun tidur kemudian membuka handphone, kamu telah disodorkan dengan berbagai pesan berisi daftar pekerjaan, deadline perkuliahan, atau stimulan lainnya? Pasti akan timbul perasaan cemas dan khawatir. Hal ini akan membuat awal harimu penuh ketakutan, akhirnya akan ada keterbatasan waktu dalam memulai hari.

Sebuah penelitian dari University of Gothenburg di Swedia menunjukkan dampak dari penggunaan handphone pada masyarakat berusia 20-an, yakni penggunaan handphone berlebih hingga peningkatan laporan depresi, baik pada pria maupun wanita.

Jadi, jika kalian ingin menjalani keseharian tanpa rasa cemas, khawatir, dan terburu-buru, mulailah berhenti membuka handphone setelah bangun, ya.

3. Mengurangi Waktu

Keinginan banyak orang di pagi hari setelah bangun tidur adalah memiliki mood yang baik untuk fokus dalam menyelesaikan banyaknya tujuan hidup. Hal ini akan berubah drastis apabila kamu memulai hari dengan membuka handphone.

Alih-alih fokus berbenah diri, kalian malah tak sengaja overthinking dalam urusan orang lain yang terkadang tidak ada sangkut pautnya dengan dirimu. Hal itu bisa membuat harimu kacau, lho.

Selain itu, membuka handphone setelah bangun tidur dapat membajak waktumu. Awalnya mungkin hanya berniat mengecek pesan selama sepuluh menit. Tapi, tanpa disadari kamu pun tergiur mengakses media sosial selama 30 menit, bahkan bisa lebih.

4. Mengganggu Produktivitas

Para ahli mengatakan, informasi yang terlalu banyak didapat saat bangun tidur dapat benar-benar mengganggu kemampuan seseorang, lalu akhirnya bisa mengacaukan produktivitasnya.

Penulis buku Never Check Email In The Morning, Julie Morgenstern menyarankan hal tersebut. Menurutnya, kemampuan seseorang untuk fokus bisa menurun drastis saat memulai hari dengan terpaku pada ponsel. Kabar buruknya, kebiasan tersebut menganggu pikiran sepanjang hari.

 

Referensi: Kompas Ι Detik ΙHalodoc

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini