Mau Investasi Jangka Panjang? Perhatikan Strateginya!

Mau Investasi Jangka Panjang? Perhatikan Strateginya!
info gambar utama

Investasi jangka panjang banyak menjadi pilihan saat ini, apalagi untuk kaum millennial, karena dianggap dapat menjaga aset pribadi lebih aman dan menjanjikan di masa mendatang. Meski begitu, jangan mudah tergiur dengan tawaran investasi jangka panjang secara sembarangan.

Berbeda dengan investasi jangka pendek yang biasanya hanya membutuhkan waktu setidaknya kurang dari satu tahun, investasi jangka panjang butuh persiapan yang lebih matang karena aset yang kita investasikan baru akan dirasakan hasilnya bertahun-tahun kemudian.

Nggak cuma sekedar menyadari pentingnya berinvestasi, kita juga harus mempersiapkan diri untuk berinvestasi, apalagi yang bersifat jangka panjang. Nah, untuk mempersiapkan itu semua, ada beberapa strategi yang harus diperhatikan nih, Goodmates.

Sembarangan Pilih investasi? Bisa Fatal Akibatnya!

Ilustrasi sembarangan pilih investasi
pexels.com/OlyaKobruseva

Berbicara investasi tentu tak lepas dari untung dan rugi. Supaya kamu terhindar dari kerugian besar di masa mendatang, tidak ada salahnya untuk jeli memilih jenis investasi yang ingin kamu lakukan. Kenali risiko setiap jenis investasi yang akan diambil, dan pilih mana yang paling menguntungkan.

Jangan sampai kamu sembarangan memilih investasi jangka panjang yang malah menimbulkan kerugian di masa depan. Sebaiknya pilih lebih dari satu jenis investasi untuk meminimalisir tingkat kerugian yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Berani Terima Risiko, Jangan “Fear of Missing Out”!

Ilustrasi berani terima risiko
pexels.com/TimaMiroshnichenko

Berani terima risiko bukan berarti nekat nyemplung berinvestasi loh, Goodmates. Kamu juga harus mengenal tingkat risiko yang akan diterima dari investasi tersebut. Pahami tingkat risiko yang akan diterima dari suatu investasi.

Selain itu, pilih jenis investasi yang sesuai dengan modal yang kamu punya. Jangan sampai kamu FOMO atau fear of missing out yang justru hanya ikut-ikutan tren saja tanpa tau lebih banyak info seputar jenis investasi yang diambil.

Semakin Cepat Semakin Baik, loh!

Ilustrasi semakin cepat semakin baik
pexels.com/KarolinaGrabowska

Jangan pernah menunda untuk memulai investasi sedini mungkin. Karena semakin cepat modal kamu dialihkan untuk investasi, semakin besar pula keuntungan yang akan didapat di masa depan.

Tapi perlu diingat, jangan terlalu cepat mengambil keputusan jika masih ragu. It’s okey kok Goodmates kalau belum siap terjun ke dunia investasi. Pelan-pelan saja!

Belajar Sabar dan Adaptasi

Ilustrasi sabar dan adaptasi
info gambar

Meski terkesan mudah, tapi pada kenyataannya jika kamu mulai melirik investasi jangka panjang itu berarti kamu juga harus siap bersabar menuai hasilnya, karena membutuhkan waktu lama untuk merasakan keuntungan dari investasi tersebut.

Setelah kamu bisa beradaptasi dengan jenis investasi yang diambil, kamu bisa menjaga aset kekayaan kamu secara stabil dan tak perlu takut keuangan kamu akan habis dalam sekejap.

Investasi Bukan Tabungan

Ilustrasi investasi bukan tabungan
pexels.com/KarolinaGrabowska

Ini nih yang masih banyak orang belum paham jika investasi jangka panjang tidak bisa disamakan dengan menabung. Berbeda dengan menabung yang sudah pasti perhitungannya dari waktu ke waktu, investasi jangka panjang punya sifat dinamis dalam hal keuntungan. Keuntungan yang didapat bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi saat itu. Jadi, bedakan dana untuk tabungan dan modal kamu untuk investasi ya, Goodmates!

Gimana? Setelah membaca beragam strategi yang harus dilakukan tadi, semoga semakin membuat kamu yakin yah untuk memulai investasi jangka panjang demi kenyamanan di masa depan. So, yuk mulai berinvestasi, Goodmates!

Untuk tau lebih banyak seputar informasi lowongan pekerjaan ter-update, kamu bisa cek Instagram @workerspedia dan channel Youtube Workerspedia. Disana kamu akan menemukan informasi seputar dunia kerja yang sangat bermanfaat.

 

Referensi: Warung Pintar | Prospeku

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini