Ketika Warteg Indonesia Menjelajah Eropa

Ketika Warteg Indonesia Menjelajah Eropa
info gambar utama

Bukan kali pertama, kehadiran rumah makan yang menyuguhkan masakan khas Indonesia memang sudah banyak ditemui di berbagai negara. Mulai dari konsep mewah seperti fine dining, restoran sederhana yang menyuguhkan masakan padang, hingga warung kopi yang dengan lengkap menjual berbagai olahan mi instan layaknya warkop di dalam negeri.

Namun, rata-rata semua rumah makan tersebut bertempat di sebuah lokasi tetap dan beroperasional secara permanen. Kali ini, terobosan menarik dihadirkan oleh sebuah usaha warteg (warung tegal) asal Jakarta, di mana pemiliknya melakukan road trip untuk membuka warteg di beberapa titik kawasan Jerman, warteg yang dimaksud adalah Warpopski.

Seperti apa konsep pembukaan warteg yang sebenarnya dilakukan?

Intip Monggo Moro, Warteg Khas Indonesia di Negeri Sakura

Gelar tenda di Jerman

Layaknya warung kaki lima khas Indonesia, sejak pertengahan bulan Juni ini ramai berseliweran tenda dan spanduk warteg ala Indonesia, yang ternyata berlokasi di sebuah sudut salah satu kota yang ada di Jerman.

Warteg yang diketahui bernama Warpopski tersebut pertama kali terpantau berada di Kota Kassel, tepatnya kawasan Park Schönfeld. Di warteg gelaran tersebut, mereka menjajakan berbagai menu masakan rumahan khas Indonesia mulai dari tumis terong cumi, bubur ayam cakwe, bakwan sayur, capcay rebung, teri kacang bawang, dan satu yang tak boleh terlewat yakni menu andalan nasi goreng.

Bukan cuma makanan, di rak-rak sudut dapur gelaran warteg tersebut juga terdapat pilihan minuman instan mulai dari kopi dan teh kemasan. Menariknya, di salah satu sudut terpal juga tergantung korek gas kecil yang diikat dengan karet. Di mana di Indonesia sendiri, rokok ini biasa dipakai oleh pengunjung warteg yang ingin merokok baik sebelum atau sesudah makan.

Tentunya selain diserbu warga Indonesia yang tinggal di Jerman, banyak juga warga lokal yang penasaran dan mencicipi hidangan warpopski. Bukan cuma itu, bahkan ada juga warga dari negara lain mulai dari Palestina, Portugal, hingga Jepang.

Menelisik Kampung Warteg di Tegal

Konsep warteg kekinian ala Jaksel

Mungkin masih asing bagi sebagian besar kalangan, namun Warpopski bukan hal asing bagi masyarakat khususnya kalangan anak muda di wilayah Ibu Kota. Warpopski selama ini dikenal sebagai rumah makan yang menyediakan ragam masakan rumahan khas warteg, namun dengan kehadiran yang kekinian.

Di Jakarta, warteg kekinian warpopski sendiri berlokasi di bilangan Tebet, Jakarta Selatan. Menghadirkan persona guyon khas kawula muda, warteg ini populer bukan hanya karena masakannya yang memang nikmat dan kaya akan rempah, namun juga karena berbagai interaksi yang dilakukan oleh pemiliknya yang aktif di berbagai platform media sosial seperti Instagram dan Twitter.

Pertama kali kabar road trip warteg ke Jerman sendiri awalnya diumumkan sebagai tour ke kawasan Tambun Bekasi, namun ternyata di Kassel, Jerman.

“Nasi adalah pondasi” jadi slogan yang sudah lekat dengan citra Warpopski di kalangan penikmat dan pelanggan setia mereka.

Selama menggelar tenda di Jerman, Warpopski juga diramaikan penampilan live music yang dibawakan oleh LAIR Band asal Majalengka, Jawa Barat. Bersamaan dengan itu, terlihat warga lokal Jerman bergoyang menikmati alunan musik khas Indonesia dengan lagu Warung Doyong, sambil menikmati ragam makanan nusantara.

Menu andalan Warpopski

Sekadar informasi, warteg warpopski sendiri diketahui pertama kali membuka gerainya mulai tahun 2018. Menarik karena warung makan ini didirikan oleh sekelompok pemuda bernama Ryan, Popo, dan teman-temannya yang ternyata berprofesi sebagai seniman mural.

Memiliki ragam menu andalan yang jadi favorit di Indonesia, ragam menu yang sama juga diboyong oleh Warpopski ke Jerman. Salah satu menu yang dimaksud adalan nasi siram cumi dengan rempah yang berlimpah.

Diketahui jika ragam rempah yang diandalkan oleh warpopski terdiri dari bubuk biji pala, adas manis, kapulaga dan bunga lawang atau pekak. Semua menu dan masakan yang dijual warpopski diracik dan dimasak sendiri oleh Ryan dan Popo dkk.

Selain itu ada juga ragam menu lain seperti nasi siram se’i, nasi siram telur asin, sambal bawang, sambal mangga, dan es teh serai.

Usut punya usut, road trip warteg warpopski nantinya tidak hanya berakhir di Jerman. Menurut bocoran komentar di akun instagram resminya, warpopski juga akan berkunjung ke negara lain seperti Belanda hingga negara beda benua seperti California di Amerika Serikat.

Alkisah Warteg, Penyelamat Perut Rakyat

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

Terima kasih telah membaca sampai di sini