Belum Pernah Ikut Kegiatan Volunteer? Mungkin Kisah Ini Bisa Jadi Referensi!

Belum Pernah Ikut Kegiatan Volunteer? Mungkin Kisah Ini Bisa Jadi Referensi!
info gambar utama

#FutureSkillsGNFI

Sambil libur semester atau menunggu panggilan kerja, mengikuti kegiatan volunteer bisa menjadi pilihan untuk membuat waktu kosong menjadi lebih produktif dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Tentunya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika akan mengikuti kegiatan volunteer. Apalagi bagi GoodMates yang belum memiliki pengalaman dalam kegiatan berbasis kesukarelaan ini.

Berikut penulis akan membagikan pengalaman dari seorang mahasiswa yang untuk pertama kalinya memutuskan mengikuti kegiatan volunteer. Baca sampai selesai ya!

Pengalaman Ikut Kegiatan Volunteer Untuk Pertama Kalinya

Alfina Aulia Bintang | Dokumentasi Pribadi
info gambar

Tanah Dewata menjadi pijakan pertama bagi Alfina Aulia Bintang dalam menjalankan misi pengabdian masyarakat diluar kampus. Alfina merupakan mahasiswa Sosiologi UGM angkatan 2018 yang menjadi salah satu peserta program Djeladjah Pulau Dewata, sebuah kegiatan volunteer yang diselenggarakan oleh NGO bernama Wonderful Indonesian Social Humanity (WISH). Ia menjalankan kegiatan volunteer di Banjar Pujung Kaja dan Pujung Kelod, Desa Sebatu, Kecamatan Tegalalang, Kabupaten Gianyar, Bali selama satu minggu dari tanggal 21 - 28 Januari 2022.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 orang yang terbagi dalam tiga divisi yaitu ekowisata, pendidikan, dan kesehatan. Alfina tergabung dalam divisi pendidikan, yang berfokus pada peningkatan minat literasi dan pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Ia bersama timnya membuat program sekolah alam yaitu sebuah konsep pendidikan berbasis alam yang menggunakan sumber daya alam di lingkungan sekitar sekolah.

Pembelajaran dilakukan dengan metode outbound dimana siswa diajak untuk jalan-jalan ke alam sambil menyelesaikan misi dari setiap pos diantaranya pos patriotisme, nasionalisme, kerjasama, dan lainnya. Metode ini dimaksudkan untuk membentuk karakter kepemimpinan, keteguhan, dan pantang menyerah pada siswa melalui setiap medan yang dihadapi. Selain itu, sekolah alam ini membuat siswa mampu berperan aktif dalam materi yang didapat dari pembelajaran yang secara langsung.

Manfaat yang Didapatkan Setelah Mengikuti Kegiatan Volunteer

Alfina Aulia Bintang | Dokumentasi Pribadi

1. Belajar Mengenai Toleransi Beragama

Alfina merasa banyak belajar soal toleransi agama, mengingat Hindu merupakan agama mayoritas di sana. Tak jarang, hal tersebut juga membentuk kebiasaan-kebiasan baru.

“Di sekitar tempat aku menginap itu nggak ada masjid. Cuma ada mushola dan itupun kecil banget.”

“Disana adzannya juga nggak kedengeran dari tempat aku menginap. Jadinya aku pakai aplikasi adzan dari handphone. Awalnya agak nggak biasa sih kalo nggak denger adzan tapi ya lama-lama terbiasa.”

2. Meningkatkan Soft Skill yang Dapat Menunjang Karir

Pengalaman terjun langsung ke masyarakat melatih berbagai soft skill seperti problem solving, public speaking, berpikir kritis, manajemen waktu, dan lainnya. Melalui bekal pengalaman dan soft skill yang terasah dengan baik, kita akan semakin percaya diri dan membantu dalam mempersiapkan karir maupun ketika hendak berpartisipasi dalam kegiatan volunteer lainnya. Hal ini dikarenakan volunteering dapat menjadi personal branding untuk dicantumkan di CV maupun profil LinkedIn. 

3. Membangun dan Memperluas Jaringan Sosial yang Berkualitas

Semakin luas jaringan kita dengan para volunteer, maka akan semakin banyak kita mengetahui berbagai informasi tentang kesempatan menjadi volunteer. Kita juga bisa mendengar berbagai pengalaman menjadi volunteer yang akan menambah inspirasi dan meningkatkan semangat kita untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial.

Temen-temenku itu istilahnya ambis volunteering. Habis kegiatan ini selesai, mereka ada yang bikin NGO, ada yang ikut kegiatan pemilihan duta di daerahnya. Aku jadi ikut termotivasi buat ikut kegiatan volunteer lagi.”

“Waktu itu temenku ada yang jadi panitia program pengabdian di Lembata. Nah, terus aku dikasih informasi soal kegiatan itu dan ngajak aku buatikutan.” 

Tips Mengikuti Kegiatan Volunteer

1. Lakukan Riset

Kita harus melakukan riset terhadap profil organisasi atau lembaga yang mengadakan kegiatan volunteer, lokasi, harga dan program kerja serta kemudian menyesuaikan dengan kemampuan diri. Terkait lokasi Alfina menyarankan bahwa alangkah lebih baik jika kita memilih lokasi kegiatan volunteer yang belum banyak diketahui orang namun kaya akan potensi daerah, alih-alih memilih tempat-tempat yang sudah terkenal. Selain lebih menantang, hal tersebut juga akan memberikan kesan pengabdian yang ‘lebih’.

2. Ketahui Tujuan dan Implementasinya

Merumuskan tujuan yang mampu terwujud dalam aksi nyata tentunya penting dimiliki ketika akan melakukan kegiatan volunteer. Tujuan menjadi basis gagasan bagi isu yang akan kita angkat dalam kegiatan volunteer. Tentunya tersebut harus dituangkan dalam rencana program yang bersifat implementatif dan berdampak pada masyarakat.

3. Siapkan Mental, Tenaga, dan Uang

Kegiatan volunteer membutuhkan niat yang tulus karena kita harus siap untuk melakukan pekerjaan tanpa dibayar. Kita juga harus menyiapkan fisik yang prima serta mental yang kuat karena tentunya akan banyak kejadian-kejadian yang diluar prediksi atau rencana.

Tak hanya itu, kita juga harus menyiapkan uang untuk menunjang kegiatan volunteer. Meskipun begitu, banyak program volunteer yang menawarkan kemudahan finansial seperti fully funded dan partial funded. Namun tetap perhitungkan perencanaan finansial secara matang ya!

4. Ajak Teman

Mengajak teman dapat meningkatkan motivasi dan semangat kita untuk berpartisipasi dalam kegiatan volunteer, terutama bagi GoodMates yang baru pertama kali mengikutinya. Selain itu, mengikuti kegiatan volunteer bersama teman dapat meningkatkan kualitas pertemanan yang positif sekaligus produktif. Keren bukan?

Nah, dari kisah Alfina tersebut, kira-kira GoodMates jadi tertarik nggak nih untuk ikut kegiatan volunteer? Jangan lupa persiapkan diri sebaik-baiknya ya! Selamat liburan produktif!

 

Referensi: Wawancara dengan Alfina Aulia Bintang

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini