Spesies Baru Kantong Semar Berkarakter Unik Ditemukan di Kalimantan

Spesies Baru Kantong Semar Berkarakter Unik Ditemukan di Kalimantan
info gambar utama

Selama ini tanaman dikenal sebagai makhluk hidup yang mendapat nutrisi atau ‘makan’ dari proses fotosintesis. Namun di samping itu, sebenarnya ada sederet spesies tanaman yang bersifat karnivora, yakni kantong semar.

Iya, secara harfiah kantong semar merupakan tanaman pemakan daging kecil seperti serangga. Tumbuhan satu ini memang memiliki bagian pada tubuhnya yang menyerupai kantong dan berfungsi untuk menangkap serangga atau hewan-hewan kecil lainnya.

Kantong khusus pada tanaman kantong semar dilapisi lilin sangat licin sehingga menyulitkan serangga yang sudah terperangkap dalam kantong ini untuk naik dan keluar. Di dalam juga dihasilkan cairan asam bernama proteolase yang berfungsi untuk mencerna kerangka keras dan daging serangga untuk mereka 'konsumsi'.

Indonesia nyatanya menjadi salah satu rumah bagi puluhan spesies kantong semar yang ada di dunia. Baru-baru ini, hal tersebut bertambah karena dilaporkan adanya identifikasi atau penemuan spesies kantong semar baru, di kawasan hutan Kalimantan Utara.

Seperti apa jenis dan karakteristik kantong semar yang dimaksud?

Berburu Kantong Semar yang Bersembunyi di Pulau Timah

Sembunyi di bawah tanah

Nephentes pudica yang sembunyi di bawah tanah (Martin Dančák via phytokeys)
info gambar

Diberi nama Nephentes pudica, identifikasi dari spesies kantong semar ini merupakan hasil penelitian sekelompok ilmuwan asal Palacký University, Ceko. Dijelaskan dalam sebuah terbitan jurnal PhytoKeys,Spesies kantong semar satu ini disebut memiliki karakter yang berbeda seperti kantong semar pada umumnya.

Menurut Martin Dančák selaku pimpinan kelompok, kantong semar biasanya tumbuh dan memerangkap serangga di atas tanah, atau tumbuh dengan menumpang di suatu pohon lainnya. Namun berbeda dengan spesies satu ini yang justru seolah-olah tersembunyi dan menangkap mangsa dari bawah tanah.

“Spesies ini memiliki kantong sepanjang 11 sentimeter di bawah tanah. Kantong itu menjebak hewan (serangga) yang hidup di bawah tanah seperti semut, tungau, dan kumbang,” jelas Martin.

Membahas bentuknya, dijelaskan bahwa dari segi tampilan kantung semar tersebut memiliki wujud layaknya tunas bawah tanah. Lain itu kantungnya sendiri cenderung berwarna cokelat kemerahan.

Lebih lanjut, diketahui jika spesies kantong semar yang dimaksud ditemukan di area hutan dengan ketinggian 1.100-1.300 meter di atas permukaan laut (mdpl). Masih menurut Martin, lokasi tersebut juga yang membuat kantong semar diduga berevolusi dengan memindahkan perangkapnya ke bawah tanah.

Anggota peneliti di tim yang sama berpendapat, bahwa rongga bawah tanah memiliki kondisi lingkungan yang lebih stabil. Di mana hal tersebut dianggap sebagai peluang dan sumber kehidupan bagi sejumlah serangga yang berpotensi menjadi mangsa kantong semar.

Yang menarik saat dibedah, terungkap terdapat ragam jenis serangga yang ada di dalam tubuh atau inti kantong tersebut. Serangga yang dimaksud terdiri dari larva nyamuk, nematoda, dan beberapa spesies cacing.

Tim yang sama juga memastikan jika kantong semar Nephentes pudica merupakan spesies endemik Kalimantan. Mengenai penyebaran, keberadaannya hanya ditemukan di beberapa daerah yang berdekatan di bagian barat Kabupaten Mentarang Hulu, Provinsi Kalimantan Utara.

Karena penyebaran tersebut yang dibarengi dengan beberapa kondisi seperti terbatasnya distribusi, kecilnya populasi, hingga kemungkinan hilangnya habitat, spesies kantong semar satu ini langsung ditetapkan berada di status sangat terancam punah berdasarkan kriteria IUCN.

Anggrek Kantong Semar, Tanaman Unik Endemik Jawa Timur

Tanaman kantong semar di Indonesia

Meski karnivora atau pemakan serangga, sejatinya kantong semar sendiri tetaplah tanaman yang melakukan proses fotosintesis untuk memproduksi makanannya sendiri, seperti tanaman pada umumnya. Spesies ini tetap memiliki zat hijau dan klorofil pada daun untuk melakukan fungsi tersebut.

Kemampuan mereka dalam menangkap atau memangsa serangga pada dasarnya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan zat nitrogen dalam bertahan hidup. Sebagai catatan, bagian kantong tempat menangkap dan menampung serangga sendiri kerap disalah artikan sebagai bunga. Padahal, kantong tersebut adalah daun yang sudah termodifikasi dalam proses pertumbuhannya.

Mengutip penjelasan di laman KLHK, ternyata di Indonesia terdapat sekitar 85 jenis kantong semar dari seluruh 130 spesies yang ada di dunia. Di mana penyebarannya kebanyakan memang berada di wilayah Kalimantan dan Sumatra.

Sayang, kekayaan jenis kantong semar disebut masih kurang mendapat perhatian untuk di eksplorasi. Lain itu, dari 85 jenis kantong semar yang ada 27 di antaranya masuk dalam status terancam punah.

Wewin Tjiasmanto, salah satu peneliti Indonesia yang ikut terlibat dalam penemuan kantong semar Nephentes pudica berharap, penemuan ini dapat melindungi konservasi alam di Indonesia khususnya Kalimantan.

"Kami berharap penemuan tanaman karnivora yang unik ini dapat membantu melindungi hutan hujan Kalimantan. Terutama mencegah atau setidaknya memperlambat konversi hutan asli menjadi perkebunan kelapa sawit." ujarnya.

Rigiolepis Argentii, Spesies Baru Kerabat Blueberi dari Sulawesi

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

Terima kasih telah membaca sampai di sini