Mengintip Penyebaran Penduduk Indonesia di Hari Populasi Sedunia

Mengintip Penyebaran Penduduk Indonesia di Hari Populasi Sedunia
info gambar utama

PBB telah menetapkan setiap tanggal 11 Juli sebagai Hari Populasi Sedunia sejak tahun 1989. Saat peringatan pertamanya dirayakan di tahun 1990, momen ini langsung dirayakan oleh sebanyak 90 negara anggota di berbagai belahan dunia.

Menurut PBB, perayaan ini bertujuan untuk mengingat sebanyak apa populasi masyarakat di seluruh dunia, dan apa yang bisa dilakukan untuk mensejahterakan kehidupan mereka semua tanpa terkecuali.

Seperti yang diketahui, saat ini secara keseluruhan diperkirakan ada sebanyak 7,75 miliar jiwa masyarakat dari berbagai negara. Jumlah tersebut nyaris mencapai angka 8 miliar jiwa. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan, 8 miliar jiwa orang yang hidup saat ini harus dapat hidup dengan layak.

“Mencapai populasi global 8 miliar adalah penanda numerik, tetapi fokus kita selalu pada (kehidupan) orang. Di dunia yang kita upayakan untuk bangun, 8 miliar orang berarti 8 miliar peluang untuk menjalani kehidupan yang bermartabat dan terpenuhi,” tegas Antonio.

Di lain sisi, dari angka 8 miliar tersebut sebagian kecilnya diisi oleh ratusan juta masyarakat Indonesia. Salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. Berapa jumlahnya?

Menelisik Perkembangan Populasi Penduduk Negara di Asia Tenggara Periode 1961-2020

Penyebaran kependudukan Indonesia

Tanda kependudukan Indonesia | egaranugrah/Shutterstock
info gambar

273.879.750 jiwa, adalah banyaknya jumlah penduduk Indonesia yang tercatatat oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) per tanggal 31 Desember 2021. Menurut Zudan Arif Fakrulloh selaku Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, angka tersebut mengalami kenaikan sebanyak 2.529.861 jiwa dibanding tahun 2020.

Di mana dalam tahun yang sama, dilaporkan juga ada sebanyak 6.577.916 kejadian pindah-datang yang dilakukan penduduk secara nasional, baik itu antar kabupaten/kota dalam satu provinsi, maupun beda provinsi.

“Database kami juga mencatat adanya pelaporan kelahiran penduduk sebanyak 691.259 jiwa, dan kematian penduduk 1.580.865 jiwa,” ujar Zudan.

Dari sekitar 273,8 juta pendududuk Indonesia, sebesar 50,5 persen atau sekitar 138,3 juta merupakan penduduk laki-laki. Sedangkan 49,5 persen atau sekitar 135,57 juta merupakan penduduk perempuan.

Satu kondisi yang mungkin bukan lagi hal baru di kalangan masyarakat, adalah kenyataan bahwa lebih dari 50 persen penduduk Indonesia bermukim di Pulau Jawa yang kecil, jika dibandingkan dengan empat pulau besar lain yang memiliki luas wilayah jauh lebih luas.

Lebih detail, penyebarannya terbagi menjadi:

  1. 153,5 juta penduduk (56,07 persen) berada di Pulau Jawa,
  2. 59,4 juta penduduk (21,6 persen) berada di Sumatra,
  3. 20,23 juta (7,3 persen) di Sulawesi,
  4. 16,78 juta (6,13 persen) di Kalimantan,
  5. 15,2 juta (5,55 persen) di Kepulauan Nusa Tenggara, dan
  6. 8,65 juta (3,16 persen) di Maluku dan Papua.

Membahas mengenai daerah dengan jumlah penduduk terbanyak dari level Provinsi, Jawa Barat menjadi provinsi yang dimaksud dengan jumlah penduduk di angka 48,2 juta jiwa. Sedangkan Kalimantan Utara menjadi provinsi dengan jumlah penduduk paling sedikit di angka 698.003 jiwa.

Sementara di level kabupaten/kota, Kabupaten Bogor rupanya menjadi daerah dengan jumlah penduduk terbanyak dengan 5.327.131 jiwa. Dan Kabupaten Supiori di Papua menjadi kabupaten dengan penduduk paling sedikit dengan angka 24.855 jiwa.

10 Kota dengan Populasi Penduduk Terbanyak di Indonesia

Penduduk terbanyak ke-4 dunia

Sudah bukan hal baru pula, jika Indonesia selama ini diketahui sebagai salah satu negara dengan penduduk terbanyak dunia. Posisinya berada di peringkat ke-4 setelah China (1,44 miliar penduduk), India (1,40 miliar penduduk), dan Amerika Serikat (334,8 juta penduduk).

Tingkat pertumbuhan penduduk Indonesia juga diketahui mencapai 1 persen. Memiliki luas wilayah mencapai 7,81 juta kilometer persegi, tingkat kepadatan rata-ratanya berada di angka 147 jiwa per kilometer persegi.

Kondisi yang dimiliki Indonesia saat ini sejatinya bertolak belakang dengan beberapa negara lain di Asia yang sedang mengalami kondisi serius terkait penurunan populasi yang drastis, seperti misalnya Jepang dan Korea Selatan.

Jepang, tadinya masuk dalam daftar 10 negara tertinggi dalam hal populasi. Namun kini negara tersebut sedang mengalami penurunan populasi penduduk dan keluar dari daftar yang dimaksud. Tingginya angka kematian ketimbang kelahiran menjadi alasan utama populasi di Jepang berkurang.

Lebih tingginya kematian dibandingkan kelahiran, membuat pertumbuhan penduduk di negara tersebut secara mengejutkan berada di angka -0,37 persen.

Sementara itu di Korea Selatan, tingkat pertumbuhan penduduknya berada di angka 0,05 persen. Di mana rata-rata tiap perempuan dewasa Korea melahirkan kurang dari 1 bayi setiap tahunnya. Meski ada yang memiliki 1-2 anak, tapi lebih banyak perempuan yang sama sekali tidak memiliki bayi.

Bagaimana Kondisi Kesehatan Nasional Indonesia Saat Ini?

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

Terima kasih telah membaca sampai di sini