Cara Seru Pahami Materi Pelajaran, Mari Merapat Pelajar dan Mahasiswa!

Cara Seru Pahami Materi Pelajaran, Mari Merapat Pelajar dan Mahasiswa!
info gambar utama

Salam pejuang edukasi! Bagaimana kabar di semester baru ini? Apakah kalian sudah bertemu dengan guru dan teman-teman? Atau sudah melangsungkan pembelajaran tatap muka dengan materi yang membingungkan? Materi sekolah maupun perkuliahan terkadang dirasa sangat sulit dipahami, meski sudah dibaca berulang kali. Pada artikel ini, GoodSide akan membahas cara untuk memahami suatu materi lebih baik.

Bagaimana cara memahami materi dengan baik?

Menghafal terkadang menjadi kegiatan yang membutuhkan konsentrasi tinggi dengan daya tangkap berbeda pada masing-masing individu. Bagi sebagian orang yang mampu menghafal akan mudah memahami materi, tapi sebagian lagi beranggapan bahwa menghafal adalah hal yang sulit dilakukan. Salah satu cara untuk menengahi pro dan kontra tersebut adalah membaca materi dengan memahami inti sari dari setiap topik pembelajaran. Berikut cara mudah bagi kalian agar memahami inti sari topik pembelajaran.

  1. Catat kata asing
Catat kata asing | pexels.com oleh energepiccom
info gambar

Ketika kalian sedang membaca buku materi, biasanya terdapat kosakata asing yang perlu dipahami berulang kali agar memperoleh korelasi antar kalimatnya. Kosakata asing tersebut dapat dituliskan sebuah catatan kecil untuk dibaca berulang kali. Dengan begitu, kalian akan mudah mengingat kosakata asing saat dihadapkan pada pemahaman konteks pembahasan yang berbeda.

  1. Buatlah rangkuman singkat
Rangkuman | pexel.com oleh todoran bogdan
info gambar

Pada suatu materi di buku, biasanya terdapat pembahasan materi yang terlalu panjang dan terbelit-belit, sehingga mempersulit kalian untuk memahami materi. Kalian bisa mengakalinya dengan menuliskan kembali materi berbentuk rangkuman pada buku catatan terpisah. Sembari menulis, kalian akan dituntut untuk memahami materi secara tidak langsung. Manfaat lain yang bisa kalian rasakan adalah menjelaskan materi sesuai pemahaman sendiri dengan bahasa yang mudah dimengerti.

  1. Gambarlah bagan yang menarik
Mindmaps | pexels.com oleh fauxels
info gambar

Bagi kalian yang menyukai pemahaman singkat, kalian bisa membuat peta konsep atau biasa dikenal sebagai Mind Maps pada materi pelajaran yang tergolong sulit agar mempermudah mengaitkan teori dan mengilustrasikan konsep. Alternatif lain adalah membuat flashcards dari beberapa kertas bekas yang berisikan poin-poin, definisi, maupun penjelasan materi pembelajaran. Wah, belajar menjadi sangat menyenangkan!

  1. Tantang diri sendiri
Tantang diri sendiri | pexels.com oleh rodnae production
info gambar

Setelah memahami konsep dasar, kalian perlu menantang diri agar mengetahui tingkat pemahaman dari suatu materi pelajaran. Kalian bisa membuat kuis esai di secarik kertas dan mengerjakannya di sesi akhir waktu pembelajaran dengan memberi batasan waktu pengerjaan. Hasil kuis akan membantu dalam memaksimalkan materi yang sekiranya belum terlalu dipahami.

  1. Berlatih dengan mengajari teman
Peer tutor | pexels.com oleh thisisengineering
info gambar

Mengajari seseorang merupakan suatu cara bagi kinerja otak untuk mengumpulkan kembali dan memproses informasi dari suatu materi pelajaran, sehingga kalian dapat mengingat kembali pembahasan materi lalu. Ketika kalian sedang praktik mengajar, pastikan untuk menyederhanakan dan mempermudah konsep serta cobalah untuk menggunakan kata dan bahasa yang sederhana dalam menjelaskan suatu topik. Kemampuan mengajar juga akan tumbuh dan berkembang!

 

Sebelum memahami, alangkah baiknya mengenal diri sendiri

Saat sedang belajar, apakah kalian suka mendengarkan musik? Atau kalian butuh tempat sunyi untuk meningkatkan konsentrasi belajar? Seberapa baik kalian dalam memahami suatu konsep materi pelajaran? Pertanyaan-pertanyaan tersebut sebagai landasan mengenal tipikal pembelajar dari segi kenyamanan sewaktu belajar. Sebagian orang merupakan pembelajar visual yang lebih bisa memahami materi dengan melihat, mengamati, dan menafsirkan pelajaran, seperti diagram atau bagan. Ada juga pembelajar kinestetik yang melibatkan anggota tubuh dalam pembelajaran. Dan terakhir pembelajar auditori yang mampu belajar dengan cukup mendengarkan penjelasan guru/dosen atau audio materi pelajaran. Bisa dikatakan bahwa sangat beragam sekali gaya belajar dari masing-masing individu untuk mencapai satu tujuan, yaitu memahami materi pelajaran. Bahkan, bisa saja 3 tipe pembelajar tersebut menjadi terpecah lagi dengan memodifikasi gaya belajar sesuai lingkungan individu tersebut.

Banyak cara yang dapat dilakukan para pelajar dan mahasiswa, mulai dari bangun dini hari agar terlihat segar dan bisa lebih fokus, merangkum materi, bahkan membuat audio materi dengan suaranya sendiri. Salah satu metode belajar yang perlu dicoba adalah SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, and Review). Metode dilakukan dengan cara meninjau ulang materi, mengajukan beberapa pertanyaan kepada guru/dosen terkait topik yang susah dimengerti, membaca seksama topik materi pada buku atau modul, menceritakan kembali mengenai topik pembahasan materi, serta mengulas kembali topik materi berupa rangkuman, video, rekaman suara, dan/atau coretan bagan. Lalu, apakah ada cara lain untuk memahami materi selain yang telah disebutkan? Silakan disimak penjelasan berikut ini, GoodMates!

Di mana pun engkau berada, selalu lah menjadi yang terbaik dan berikan yang terbaik dari yang bisa kita berikan

-Bacharuddin Jusuf Habibie-

Referensi :

Codemi.co.id

Instagram | @dr.nightowl

Instagram | @redlitmusbluelitmus

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini