Inavac dan Indovac Jadi Vaksin Covid-19 Buatan Indonesia, Apa Beda Keduanya?

Inavac dan Indovac Jadi Vaksin Covid-19 Buatan Indonesia, Apa Beda Keduanya?
info gambar utama

Indonesia akan segera menjadi negara produsen vaksin covid-19. Saat ini sudah ada dua vaksin yang melalui pengujian klinik.

Dua vaksin yang dimaksud adalah Inavac dan Indovac. Kini kedua vaksin tersebut tengah dalam uji klinik tahap ketiga yang hasilnya akan dievaluasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) guna penerbitan izin darurat penggunaan (EUA).

Vaksin Inavac dan Indovac akan melengkapi vaksin Covid-19 yang sebelumnya sudah ada di Indonesia. Sejauh ini, vaksin yang beredar dan diberikan kepada masyarakat berasal dari luar negeri seperti Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, dan Moderna.

Nama Inavac dan Indovac sendiri dipilih setelah mendapatkan persetujuan dari Presiden Joko Widodo. Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala BPOM Penny K Lukito.

“Satu Indovac, tadi ya vaksin BUMN Indovac, yang kedua vaksin merah putih dengan platformnya inactivated virus namanya Inavac, sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo,” ujar Penny K Lukito seperti dilansir Bisnis.com.

Lalu, apa perbedaan antara vaksin Inavac dan Indovac?

Vaksin Inavac alias Vaksin Merah Putih tim Unair adalah salah satu dari sekian vaksin Merah Putih yang dikembangkan oleh beberapa lembaga dan perguruan tinggi Indonesia. Universitas Airlangga atau Unair sendiri mengembangkan Vaksin Merah Putih dengan inactivated virus.

Selain Unair, lembaga dan perguruan tinggi yang terlibat dalam pengembangkan Vaksin Merah Putih adalah LBM Eijkman, Institut Teknologi Bandung, serta Universitas Gadjah Mada. Namun vaksin yang dikembangkan Unair adalah yang prosesnya paling cepat untuk memasuki tahap uji klinik pada manusia. Vaksin ini sudah mulai diuji klinik pada Februari lalu.

Adapun Vaksin Indovac sebelumnya disebut Vaksin BUMN. Pengembangannya dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro, Universitas Andalas, dan Universitas Hasanuddin.

Perbedaan antara Inavac dan Indovac juga terletak pada platform dan teknologi yang digunakan untuk mengembangkan vaksinnya. Jika Vaksin Inavax menggunakan inactivated virus, Indovac menggunakan teknologi Subunit Protein Rekombinan atau protein Receptor Binding Domain (RBD).

Kendati berbeda, namun keduanya diproyeksikan untuk tujuan yang sama, yakni untuk digunakan sebagai vaksin booster.

"Uji klinik booster sudah disetujui untuk dilakukan akhir tahun ini. Sehingga program vaksinasi booster dengan vaksin dalam negeri bisa selesai sebelum akhir tahun," kata Penny K Lukito seperti diwartakan Antaranews.com.

Indonesia Segera Punya Vaksin Cacar Monyet, Simak Syarat Mendapatkannya

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan A Reza lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel A Reza.

Terima kasih telah membaca sampai di sini