3 Minuman Menyegarkan Khas Kalimantan Tengah

3 Minuman Menyegarkan Khas Kalimantan Tengah
info gambar utama

Bukan hanya makanan, Indonesia juga kaya akan minuman khas daerah yang biasanya identik dan menjadi identitas di setiap wilayah. Misalnya saja aia aka di Padang, cendol dari Jawa Barat, dan masih banyak lagi.

Keragaman yang sama juga dapat dijumpai di Kalimantan Tengah. Tak kalah beragam dari kuliner yang dapat dijumpai jika berkunjung ke kota-kota besar lainnya di Indonesia, Kalimantan Tengah juga punya sejumlah kuliner minuman istimewa yang tak kalah menggoda untuk dicoba.

Apa saja minuman menyegarkan yang ada di Kalimantan Tengah? Berikut 3 di antaranya:

Sirop Bogem, Minuman dari Mangrove yang Jadi Produk Unggulan Sejumlah Desa

Es Jagung

Biasanya jagung diolah menjadi makanan utama atau camilan, tapi di beberapa daerah termasuk Kalimantan Tengah, jagung nyatanya bisa menjadi bahan dari minuman menyegarkan yang cukup banyak digemari.

Disajikan dengan es batu dan menggunakan jagung yang masih berusia muda, es jagung diketahui memiliki cita rasa yang unik dengan penyertaan komposisi lain layaknya gula dan susu.

Tidak terlalu sulit untuk didapat, kuliner menyegarkan satu ini nyataya dapat ditemui dengan mudah di sejumlah kedai minuman atau bahkan pedagang yang menjajakannya di sudut jalan tertentu. Lain itu, harga yang umumnya dipatok untuk minuman satu ini juga terbilang terjangkau, yakni di kisaran Rp10 ribu per gelasnya.

Baram Tuak

Jika menilik namanya sekilas, mungkin beberapa orang akan beranggapan minuman satu ini sebagai santapan ilegal karena mengandung alkohol. Faktanya, Baram atau Tuak khas Kalimantan Tengah merupakan minuman daerah yang memiliki unsur tradisional sangat kental.

Baram atau tuak ini merupakan salah satu minuman tradisional dan turun-temurun Suku Dayak yang dihasilkan dari fermentasi beras ketan. Lebih detail, Suku Dayak bahkan menganggap minuman satu ini sebagai simbol kebersamaan yang jika diminum secara bersama akan mempererat tali persaudaraan.

Pada tahun 2020 lalu, tuak khas Kalimantan Tengah sudah disahkan secara legal karena mengandung kearifan lokal dan dibuat dengan bahan-bahan tradisional.

Satu buatan tuak yang paling dikenal yaitu tuak yang berasal dari wilayah atau Kabupaten Lamandau, yang memiliki dua rasa yaitu manis dan pedas. Minuman satu ini banyak juga dijual di Kalimantan Tengah dengan harga Rp15 ribu per liternya.

Mengenal Empon-Empon, Minuman Herbal Para Leluhur untuk Daya Tahan Tubuh

Ce Hun Tiau

Meski sebenarnya berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat, namun minuman menyegarkan satu ini juga cukup populer di Kalimantan Tengah. Jika menilik maknanya, Ce memiliki arti ubi, Hun adalah tepung, dan Tiau artinya balok memanjang.

Minuman satu ini pada dasarnya memiliki kemiripan dengan cendol Jawa, dengan tekstur kenyal memanjang seperti bihun namun lebih tebal. Orang-orang di Kalimantan biasanya memadukan bahan utama tersebut dengan kacang merah berukuran kecil yang dilengkapi dengan santan, cacahan cincau, dan ketan hitam.

Minuman segar satu ini biasa menjadi tajil di bulan Ramadan dan kerap dijajakan oleh beberapa pedagang tertentu di sudut-sudut jalan. Mengenai harga, semangkuk porsi Ce Hun Tiau bisa dinikmati dengan harga mulai dari Rp10 ribu.

Deretan Minuman Tradisional Indonesia yang Tak Kalah dari Boba

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

Terima kasih telah membaca sampai di sini