Panjat Tebing Indonesia Ciamik di Piala Dunia: Sukses Jadi Tuan Rumah Sekaligus Juara

Panjat Tebing Indonesia Ciamik di Piala Dunia: Sukses Jadi Tuan Rumah Sekaligus Juara
info gambar utama

Indonesia dobel sukses di Piala Dunia Panjat Tebing atau IFSC Climbing World Cup 2022. Indonesia sukes menjadi tuan rumah sekaligus meraih juara.

Piala Dunia Panjat Tebing 2022 baru saja digelar di Jakarta. Ajang panjat tebing paling prestisius itu digelar di Lot 16-17 SCBD Park, Jakarta, pada Sabtu (24/9) hingga Senin (26/9).

Piala Dunia Panjat Tebing 2022 di Jakarta ini hanya mempertandingkan nomor speed dan lead. Adapun nomor boulder tidak ikut dipertandingkan dan sudah diselenggarakan lebih dulu secara terpisah.

Di hadapan publiknya sendiri, Indonesia sukses membawa wakilnya meraih gelar juara. Atlet yang berhasil juara adalah Aspar Jailolo di nomor speed putra. Ia mencatatkan waktu 5,39 detik yang mengungguli dua pesaingnya yang menempati peringkat kedua dan ketiga, Kiromal Katibin dan Long Cao.

Sementara itu, nomor speed putri dimenangi oleh Lijuan Deng dengan peringkat kedua ditempati oleh Natalia Kalucka dan posisi ketiga ditempati Aleksandra Kalucka.

Di nomor lead putra, pemenangnya adalah Ao Yurikusa yang disusul oleh Masahiro Higuchi dan Sebastian Halenke di peringkat kedua dan ketiga. Lalu di nomor lead putri, Janja Garnbret menjadi pemenang, diikuti Chaehyun Seo dan Mia Krampl sebagai peraih peringkat dua dan tiga.

Selain berhasil menyabet gelar juara, Indonesia sebagai tuan rumah juga terbilang sukses dalam menyelenggarakan ajang ini. Apresiasi tinggi pun diberikan oleh Federasi Panjat Tebing Internasional (IFSC) kepada Indonesia yang baru pertama kalinya menggelar Piala Dunia Panjat Tebing.

“Saya kira tak cuma saya, bagi atlet dan ofisial yang tampil di sini takjub dengan arena pertandingan di tengah gedung pencakar langit dan jantung kota Jakarta. Fantastis dan kolaborasi yang bagus antara IFSC, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI), pemerintah, dan sektor swasta,” ujar Presiden IFSC Marco Maria Scolaris seperti dilansir Antara.

Ada satu kesuksesan lagi yang ditorehkan Indonesia, yakni terlampauinya satu target pencapaian atlet. Sebelumnya, FPTI menargetkan posisi tiga besar untuk nomor speed.

"Nomor speed kami target pasti emas, atau minimal 3 besar tapi yang utama emas. Target speed ini untuk putra dan putri ya. Kalau putra semoga bisa peringkat satu dan dua, kalau putri minimal peringkat ketiga," ujar Ketua Umum FPTI Yenny Wahid, dikutip dari Detik.com.

Melihat hasil akhir turnamen, maka Indonesia berhasil mencapai satu target. Peringkat pertama speed putra diamankan oleh Aspar Jailolo.

Hanya di speed putri yang belum bisa memenuhi target. Tidak ada atlet Indonesia yang mampu menembus posisi delapan besar finalis di speed putri.

Dari Panjat Tebing Mereka Kini Memanjat Puncak Dunia

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan A Reza lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel A Reza.

AR
SA
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini