Bukan Cuma soal Wedhus Gembel, Gunung Merapi adalah Tempat Wisata nan Indah

Bukan Cuma soal Wedhus Gembel, Gunung Merapi adalah Tempat Wisata nan Indah
info gambar utama

Gunung Merapi mungkin identik dengan bencana alam seperti erupsi atau wedhus gembel. Namun perlu diketahui, Gunung Merapi juga memiliki tempat-tempat wisata nan indah.

Apa yang terlintas di benak Kawan GNFI saat mendengar tentang Gunung Merapi? Mungkin saja, yang terpikirkan tidak jauh-jauh dari bencana alam berupa erupsi, atau awan panas wedhus gembel yang biasa menyertainya.

Itu sebetulnya tidak salah. Sejak dahulu, Gunung Merapi memang beberapa kali mengalami erupsi, bahkan hingga menyebabkan masyarakat yang tinggal di sekitarnya harus mengungsi meninggalkan desanya.

Hanya saja, perlu diketahui juga jika Gunung Merapi bukan hanya soal bencana, namun juga tentang lokasi wisata yang menawarkan berbagai tempat menarik untuk dikunjungi. Tidak percaya? Cobalah untuk datang langsung dan mencoba datang ke berbagai tempat di sana.

Sebagian destinasi wisata yang ada di Gunung Merapi misalnya Museum Sisa Hartaku yang terletak di Cangkringan, Sleman. Di sana, pengunjung bisa menyaksikan benda-benda tua yang menjadi saksi bencana erupsi besar yang terjadi pada 2010.

Di lereng Gunung Merapi juga terdapat Museum Gunung Api Merapi (MGM). Museum ini didirikan dengan tujuan untuk menjadi sarana edukasi serta pengembangan ilmu kebencanaan gunung api, gempa bumi, dan bencana alam lainnya.

Dua tempat wisata tersebut memang masih berkaitan dengan bencana erupsi. Tetapi jangan lupa, di samping itu ada pula tempat wisata lain yang justru menawarkan keindahan alam dan keunikan sejarah manusia di Gunung Merapi, misalnya Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) yang punya banyak jenis flora dan fauna, serta Candi Sambisari yang menjadi saksi peradaban Mataram kuno.

Candi Cetho, Peninggalan Kerajaan Majapahit di Karanganyar

Jelajah Gunung Merapi Lewat Tour de Merapi

Pemerintah setempat menyadari betul jika Gunung Merapi punya daya tarik sebagai tempat wisata. Untuk itu, dihelatlah Tour de Merapi 2022.

Tour de Merapi 2022 merupakan acara jelajah wisata menggunakan sepeda motor dengan melintasi tempat-tempat wisata di Kabupaten Sleman. Para peserta akan melakukan penjelajahan dengan jarak tempuh kurang lebih 100 kilometer.

"TDM menjadi even yang berfungsi mempromosikan destinasi/desa wisata, mempromosikan kekayaan budaya, kuliner yang ada di destinasi/desa wisata yang dilewati, dan pada akhirnya akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke destinasi/desa wisata di Kabupaten Sleman," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Ishadi Zayid seperti dilansir Antara.

Tour de Merapi akan dihelat pada pada 16 Oktober 2022. Nantinya, para peserta menjelajahi area sekitar Gunung Merapi dalam tiga kloter keberangkatan.

Acara ini terbuka bagi masyarakat umum. Biayanya pun tergolong terjangkau, yakni hanya Rp 200 ribu

"Peserta cukup dengan membayar Rp 200 ribu, peserta akan mendapatkan satu buah jaket, snack di setiap pos yang dilewati, dus kupon door prize, dua kupon makan siang yang bisa ditukarkan di tempat finish, dan asuransi bagi dua orang," kata Ishadi Zayid.

Menyingkap Sejarah Candi Kedulan yang Hilang Ribuan Tahun



Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan A Reza lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel A Reza.

AR
SA
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini