Tak Perlu Takut, Donor Darah Memiliki Banyak Manfaat!

Tak Perlu Takut, Donor Darah Memiliki Banyak Manfaat!
info gambar utama

Memiliki kesehatan yang baik menjadi hal utama dan penting yang perlu kamu dapatkan. Ada banyak cara untuk dapat memiliki maupun menjaga kesehatan tubuh. Salah satunya dengan donor darah.

Mengulik pada sejarahnya, Karl Landsteiner, ahli biologi dan kedokteran dari Austria menjadi pelopor transfusi darah modern. Maka tak heran jika Hari Donor Darah Internasional dirayakan pada 14 Juni, seperti tanggal lahir Karl.

Selain itu, Karl pula yang menemukan penggolongan darah, seperti A, B, O, dan AB. Bagi sebagian orang, melakukan donor darah terlihat begitu menakutkan. Namun, sebetulnya tak semengerikan itu. Donor darah memiliki banyak menfaat yang harus kamu rasakan dan ketahui.

  1. Sel Darah Merah Meningkat

Ketika mendonorkan darah, sel darah merah memang akan berkurang. Namun, sumsum tulang belakang bekerja untuk menghasilkan pula sel-sel darah merah dan hemoglobin yang baru dan pastinya lebih sehat.

Proses pergantian ini memakan waktu beberapa minggu. Cepat atau lambatnya tergantung pada tubuh masing-masing. Setelah mendapatkan sel darah merah yang baru, kinerja sirkulasi darah akan efektif dan baik dalam mengangkut oksigen.

  1. Kesehatan Jantung Terjaga

Jantung akan berdetak secara stabil dan teratur ketika tubuh melakukan donor darah. Aliran darah yang lancer membuat seluruh organ dalam tubuh berfungsi dengan baik. Dari riset yang ada, ditemukan fakta jika kamu rutin donor darah, maka tak akan rentan terkena penyakit serangan jantung, kanker, hingga stroke.

  1. Kolestrol Jahat dan Kekentalan Darah Berkurang

Di dalam darah terdapat kolestrol jahat, seperti LDL dan trigliserida. Kolestrol tersebut dapat menyebabkan sumbatan pada area pembuluh darah, sehingga ketika kamu melakukan donor darah kolestrol jahat tersebut lama kelamaan dapat menghilang.

Selain itu, kekentalan darah yang berkurang akan berdampak pada penurunan zat besi dalam tubuh. Memiliki zat besi berlebih pada tubuh membuat risiko terkena serangan jantung meningkat.

  1. Mendeteksi Penyakit

Sebelum melakukan donor darah, kamu akan melewati beberapa prosedur pemeriksaan. Pemeriksaan atau screening kesehatan tersebut, meliputi pendeteksian penyakit HIV, hepatitis B, hepatitis C, malaria, hingga sifilis. Dilakukannya pemeriksaan ini, tentunya untuk mematiskan bahwa darah kamu sehat dan tidak terkontaminasi penyakit apapun.

Dengan begitu, adanya screening ini membantu kamu untuk lebih waspada akan berbagai permasalahan penyakit, sehingga kamu dapat mendeteksi dan tahu secepat mungkin jikalau ada penyakit dalam tubuh yang tak kamu ketahui.

Tak hanya memiliki manfaat langsung bagi tubuh. Donor darah akan membantu menjaga kesehatan mentalmu. Tiap tetesan darah yang kamu berikan, terasa begitu bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Hari donor darah dunia di tahun ini menyebarkan tema Donating Blood is An Act of Solidarity, Join The Effort and Save Lives. Mendonorkan darah tak hanya untuk kepentingan dan manfaat diri sendiri. Namun, ini juga tentang menyelamatkan nyawa yang lain.

Tiap negara memerlukan darah, tetapi jumlahnya dapat dikatakan masih terbatas. Salah satu alasannya karena takut. Padahal, rasa sakitnya tak seperti yang kamu bayangkan. Justru ketika itu kamu dapat membayangkan bagaimana senangnya seseorang yang mendapatkan bantuan darah dari kamu.

Mari sebarkan aksi donor darah, selain baik bagi kesehatan diri juga sebagai bentuk bantuan untuk menyelamatkan ribuan saudara kamu yang sedang berjuang dan begitu perlu bantuan darah dari kamu.

Referensi: alo dokter | dinkes kalbar

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini