Menilik Gambaran Kekayaan Flora dan Fauna Endemik Indonesia

Menilik Gambaran Kekayaan Flora dan Fauna Endemik Indonesia
info gambar utama

Dua hari lalu tepatnya di tanggal 5 November, Indonesia baru saja memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN). Di tahun 2022 ini, Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) mengangkat tema “Potensi Plasma Nutfah Puspa dan Satwa Indonesia bagi Pembangunan Ekonomi Nasional”.

Menurut penjelasan Kementerian LHK, tema tersebut diangkat dengan tujuan untuk mengingatkan perlunya perlindungan plasma puspa dan satwa Indonesia. Perlindungan dilakukan sebagai aset dasar negara bagi pembangunan ekonomi nasional demi terwujudnya pembangunan berkelanjutan.

Sebenarnya sejak pertama kali penetapan HCPSN, baik dari flora dan fauna ada masing-masing tiga spesies yang ditetapkan sebagai puspa dan satwa nasional.

Tiga jenis satwa yang ditetapkan sebagai satwa nasional yakni Komodo, Ikan Siluk Merah (satwa pesona), dan Elang Jawa (satwa langka). Sementara itu tiga jenis flora yang ditetapkan sebagai satwa nasional adalah melati (puspa bangsa), anggrek (puspa pesona), dan Padma Raksasa (puspa langka).

Fauna Endemik Indonesia, Simak Pengertian dan Contoh Hewan yang Tersebar di Indonesia

Fakta ragam spesies flora di Indonesia

Anggrek kantong semar | WindOfHope/Shutterstock
info gambar

Belum spesifik ke hewan endemik, mengutip pencatatan LIPI, keanekaragaman spesies flora Indonesia setidaknya terdiri lebih dari 1.500 spesies algae, 80.000 spesies tumbuhan berspora berupa jamur, 595 spesies lumut, 2.197 spesies paku‐pakuan, dan 40.000 spesies tumbuhan berbiji.

Kenyataannya, bahwa kekayaan spesies flora Indonesia mewakili sekitar 15,5 persen dari total jumlah flora di dunia. Sementara itu menurut penjabaran dari sumber lain, berdasarkan persentase jumlah yang disebutkan di atas sekitar 40 persen di antaranya berstatus endemik.

Untuk menjadi gambaran, spesies flora di Indonesia di antaranya terdiri dari 4.000 spesies Orchidaceae atau anggrek-anggrekan. Lain itu, Indonesia juga memiliki tumbuhan berkayu dari famili Dipterocarpacea mencapai 386 spesies. Dan dari famili Myrtaceae serta Moraceae mencapai 500 spesies.

Fakta menarik lainnya lagi, dari 1.200 spesies bambu yang tumbuh di bumi, 122 di antaranya tumbuh di Indonesia. Ditambah, jumlah spesies pohon meranti Dipterocarpaceae di Indonesia terbanyak di dunia dengan lebih dari 400 spesies.

Mengenal 3 Spesies Terumbu Karang Endemik yang Ada di Indonesia

Fakta ragam spesies fauna di Indonesia

Parotia arfak | Dustin Chen/Flickr
info gambar

Lalu bagaimana dengan hewan atau satwa? Tak kalah mengagumkan, diperkirakan jika sebanyak 300 ribu jenis satwa liar atau sekitar 17 persen dari satwa dunia terdapat di Indonesia.

Jelas mengagumkan karena faktanya, luas Indonesia hanya 1,3 persen dari luas daratan dunia. Dari ratusan ribu spesies tersebut, ada juga sebagiannya yang bersifat endemik. Detailnya, diperkirakan jika Indonesia memiliki 165 spesies mamalia endemik, 397 spesies burung endemik, lebih dari 150 reptil endemik, serta lebih dari 100 amfibi endemik.

Sayang, meskipun dikenal sebagai negara dengan keanekaragaman hayati tertinggi (mega-biodiversity) Indonesia juga menyandang status negara dengan daftar panjang satwa liar yang terancam punah.

Saat ini jumlah jenis satwa liar Indonesia yang terancam punah menurut IUCN terdiri dari 184 jenis mamalia, 119 jenis burung, 32 jenis reptil, dan 32 jenis ampibi. Lain itu jumlah total spesies satwa yang terancam punah dengan kategori kritis (critically endangered) ada 69 spesies. 179 spesies dalam kategori endangered, dan 539 spesies dalam kategori rentan (vulnerable).

Indonesia Punya Burung Endemik yang Bisa Menari Seperti Balerina

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

Terima kasih telah membaca sampai di sini