Peringatan Hari Diabetes Dunia, Ini Sejarah dan Cara Pencegahan

Peringatan Hari Diabetes Dunia, Ini Sejarah dan Cara Pencegahan
info gambar utama

Kawan, salah satu penyakit yang kerap masyarakat dunia alami terutama di Indonesia, yaitu diabetes. Mulai dari anak-anak hingga orang tua diketahui memiliki penyakit ini. Mungkin awalnya tak begitu terasa dampaknya, tetapi apa terus-menerus tak akan merasakan efeknya?

Tentu tidak, diabetes jangan hanya Kawan biarkan begitu saja karena mengira penyakit ini akan hilang dengan sendirinya. Padahal tak seperti itu faktanya. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) pada 2022, diperkirakan ada 422 juta penderita diabetes.

Diabetes merupakan jenis penyakit di mana terjadi peningkatan kadar gula darah. Umumnya diabetes terbagi jadi dua tipe. Kalau Kawan terdeteksi pada tipe satu diabetes itu artinya seluruh sel beta kelenjar pankreas rusak dan obat insulin akan Kawan dapatkan.

Sedangkan tipe dua diakibatkan oleh kurangnya produksi insulin. Mayoritas Kawan yang terkena tipe dua akibat memiliki gaya hidup yang tak sehat. Insulin sangat di perlukan karena fungsinya membantu sel-sel tubuh untuk menyerap gula darah yang akan diubah menjadi energy.

Oleh karena itu, produksi insulin dalam tubuh yang kurang jadi salah satu penyebab penyakit yang berbahaya ini. Bahkan, diabetes jadi penyebab kematian urutan sembilan dengan sekitar 1,5 juta kematian akibat diabetes. Sangat tak terduga, bukan? Jangan sampai menyepelekan diabetes, ya, Kawan!

Akibatnya, Hari Diabetes Sedunia pun diusung. Federasi Diabetes Internasional mengusung hari peringatan ini pada 1991 dan mendapatkan dukungan dari WHO karena kesamaan suara akan bahaya dari diabetes dan dampaknya yang begitu nyata.

Hari Diabetes Sedunia mulai diresmikan pada 2007 dan diperingati tanggal 14 November. Alasannya? Ketika itu tepat terjadi kampanye dan ulang tahun Frederick Banting, penemu insulin pada 1992 bersama Charles Best.

Diperingatinya hari diabetes jadi langkah baik untuk menyebarluaskan kepada masyarakat atas bahaya diabetes dan bagaimana cara menanganinya karena tidak semua tahu dan paham cara-cara menghindarinya.

Dengan begitu, Kawan harus melakukan pencegahan agar tak terkena bayang-bayang penyakit diabetes. Cukup lakukan satu hal, yaitu menerapkan gaya hidup sehat. Paling utama dan penting Kawan harus hidup dalam gaya hidup sehat.

Gaya hidup sehat artinya Kawan harus jaga makanan yang dimakan. Pastikan konsumsi makanan sehat dan bergizi, bukannya memperbanyak junk food. Dengan memperhatikan konsumsi makanan yang tidak memiliki kadar gula, kalori, dan lemak tinggi.

Makanan seimbang dengan karbohidrat, protein, serat, lemak, vitamin, hingga mineral yang sama ratanya. Jadi, jangan hanya banyak makan makanan manis dan instan. Pantangan makanan bagi penderita diabetes memang tergolong banyak, maka dari itu pastikan kamu tak jadi salah satu penderitanya.

Selain itu, olahraga teratur juga harus Kawan lakukan. Melalui olahraga, hormone insulin akan bekerja lebih baik dalam mengontrol gula dalam darah, berbeda ketika Kawan cenderung memperbanyak rebahan.

Salah satu penyebab diabetes adalah naiknya berat badan. Oleh karena itu, jika Kawan berada pada hidup dengan pola makan sehat dan rutin berolahraga, maka Kawan sudah lima langkah lebih baik dalam menghindari penyakit diabetes.

Kalau Kawan mendeteksi diri teridap diabetes, jangan tunggu apa-apa lagi langsung saja pergi periksa ke dokter untuk memastikannya. Jika memang benar diabetes, maka Kawan akan mendapatkan penangan dan pengobatan yang lebih awal dan cepat sehingga penyakit diabetes tak akan berkepanjangan.

Referensi: Beautynesia | Hello Sehat

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AD
KO
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini