Future SMEs Village, Side Event G20 yang Pamerkan Produk Lokal

Future SMEs Village, Side Event G20 yang Pamerkan Produk Lokal
info gambar utama

Puncak acara KTT G20 2022 telah usai, tetapi masih ada beberapa side event G20 yang tak kalah menarik untuk di intip. Acara bertajuk Future SMEs Village yang bertempatan di Bali Collection, Nusa Dua ini dipenuhi 300 UMKM dengan produk lokal unggulannya.

Melalui Kementerian Koperasi dan UKM bersama SMESCO Indonesia sebagai penggagas, Future SMEs Village mengangkat tema Local Wisdom for Global Sustainability. Di dalam Future SMEs Village, terdapat lima kategori yang dipamerkan, diantaranya future food, future craft, future wellness, future mobility, dan future fashion.

Berbagai sajian makanan tradisional sambil ditunjukannya aksi piawai koki-koki dalam memasak masakan nusantara, pakaian hingga kerajinan lokal memang jadi kombinasi yang tak akan dilewatkan. Namun, adanya future wellness terdengar begitu menarik. Di latar belakangi oleh pencapaian Indonesia pada 2020 dengan menempati peringkat ke-19 teratas dalam pasar industri wellness dunia menjadikan kekayaan alam sebagai komoditas penting pada industri wellness.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengungkapkan bahwa wellness menjadi salah satu potensi kuat keunggulan domestik Indonesia. Tak hanya dikarenakan melimpahnya komoditas bahan baku, tetapi juga narasi tradisi budaya yang kuat.

Para delegasi G20 maupun masyarakat umum dapat merasakan pengalaman yang tak terlupakan. Sembari menikmati apa yang disajikan dalam Future SMEs Village turut diberikan penampilan musik dan tarian tradisional yang kental dengan budaya Bali.

Serba-serbi arsitektur yang berbahan bambu juga diperlihatkan guna memperlihatkan bagaimana pencapaian inovasi berbasis bambu yang lahir dari penguatan masyarakat desa dan prinsip kelestarian lingkungan yang makin membuat Bali menjadi go green.

Presidensi Indonesia dalam penyelenggaraan G20 tahun ini menjadi kesempatan besar untuk tak hanya kembali membangkitkan sektor pariwisata melainkan UMKM pula untuk makin memperluas pasar hingga masuk dalam rantai pasok global.

Banyaknya UMKM yang tergabung dalam side event ini sebagai salah satu cara untuk mendukung poin delapan dalam Sustainable Development Goals, decent work and economic growth. Artinya, Future SMEs Village sebagai wadah untuk kembali menumbuhkan ekonomi negara dengan cara mendorong eksistensi pasar UMKM produk lokal mendunia karena adanya keterlibatan secara internasional.

Meskipun Future SMEs Village hadir untuk ditujukan pada delegasi G20 sebagai tempat untuk bersantai sambil mengenal budaya baru, tetapi acara ini turut menarik masyarakat lokal yang ingin bernostalgia maupun sekadar ingin mencari tahu mengenai kelokalan Bali.

Tak kalah menariknya, salah satu isu prioritas Indonesia, yaitu transisi energi. Dalam hal ini, kendaraan-kendaraan listrik turut dihadirkan sebagai pendukung transisi global ke energi terbarukan. Hal ini juga sebagai sarana promosi dan sosialisasi Indonesia untuk mengenalkan masa depan berkelanjutan.

Dengan memamerkan produk keragaman budaya Indonesia diharapkan makin membuat para pengrajin dan pengusaha lokal terus berinovasi dan semangat dalam mengenalkan budaya lokal dalam lingkup nasional maupun internasional.

Referensi: SMESCO | Liputan 6 | Antara News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AD
KO
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini