Serai: Tanaman Obat dan Bumbu dari Negeri Tropis Asia Tenggara

Serai: Tanaman Obat dan Bumbu dari Negeri Tropis Asia Tenggara
info gambar utama

Serai, pastinya Anda sudah tidak asing lagi dengan bumbu dapur yang satu ini. Bentuknya panjang, bertangkai dengan daun berwarna hijau dan beraroma lemon yang segar, bumbu yang dalam bahasa Inggris disebut dengan lemongrass ini ternyata memiliki manfaat yang luar biasa.

Serai yang memiliki nama latin Cymbopogon citratus ini kerap dimanfaatkan untuk menambah cita rasa pada masakan, membuat minuman herbal, hingga dijadikan minyak esensial dan bahan pembuatan produk skincare. Selain itu serai juga memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh.

Sangat baik untuk diolah dan dikonsumsi sebagai obat tradisional, mari mengenal lebih jauh seputar serai dari asal-usul, manfaat, cara mengolah, hingga efek sampingnya hanya di sini!

Asal-usul Tanaman Serai

sera tanaman serai yang menjadi bumbu
info gambar

Dilansir dari penelitian, tanaman serai diyakini berasal dari wilayah Asia Tenggara atau lebih tepatnya di negara Sri Lanka. Tanaman yang satu ini dapat tumbuh subur pada kondisi tanah di daerah tropis dengan curah hujan yang tinggi. Tak mengherankan, tanaman serai juga sangat mudah dijumpai di negara Indonesia.

Menariknya di Indonesia tanaman ini memiliki nama yang berbeda beda di setiap daerahnya, seperti Jawa (sereh atau sere), Sumatera (sorai atau sanger-sanger), Kalimantan (belangkak, senggalau, atau salai), Sulawesi (tonti atau sare), Maluku (hisa atau isa), sedangkan Nusa Tenggara (see, nau sina, atau bu muke).

Artikel lainnya: Kopi Indonesia, Manfaat, Jenis, dan Daerah Penghasil Kopi Terbaik

Manfaat Serai Untuk Kesehatan

Tentunya manfaat yang ditawarkan serai tidak lepas dari berbagai macam kandungan di dalamnya, seperti vitamin A, C, B9 (folat), mineral magnesium, kalium, fosfor, dan kalsium.

Selain itu serai juga memiliki sifat antibakterial, antiinflamasi, antidepresan, antipiretik, antiseptik, dan antijamur.

sereh
info gambar

Berikut beberapa manfaat serai bagi kesehatan yang sebaiknya Anda ketahui.

1. Menurunkan kadar kolesterol jahat

Siapa sangka bahwa dengan mengonsumsi rutin teh serai dapat mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh. Hal ini karena daun dan akar serai memiliki sifat anti-hiperlipidemia dan sifat anti-hiperkolesterolemia, sehingga dapat meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh.

2. Mengobati penyakit kulit

Jika Anda menderita penyakit kulit seperti luka, kurap, dan juga kudis maka Anda bisa mengoleskannya dengan ekstrak serai. Penelitian telah menunjukkan bahwa ekstrak serai dapat menimbulkan efek baik pada infeksi kulit, karena serai memiliki sifat anti-mikroba yang mampu membasmi jamur pada tubuh.

3. Mengendalikan tekanan darah

Manfaat serai yang selanjutnya yaitu dapat mengendalikan tekanan darah. Serai mampu memberikan manfaat ini karena memiliki kandungan mineral kalium yang dapat menjaga tekanan darah agar lebih stabil.

4. Mengobati insomnia

Dengan rutin mengonsumsi teh serai Anda akan lebih nyenyak saat tidur dan insomnia pun akan berkurang. Sebab penelitian mengatakan bahwa teh serai dapat membuat Anda lebih tenang dan rileks sehingga berpengaruh pada kualitas tidur Anda.

5. Detoksifikasi

Manfaat serai terakhir yaitu dapat membantu membersihkan zat-zat beracun yang masuk ke dalam tubuh. Detoksifikasi dengan menggunakan tanaman serai dapat membantu melancarkan fungsi berbagai organ tubuh, seperti fungsi hati dan ginjal.

Cara Mengolah Serai

manfaat serai
info gambar

Agar mendapatkan manfaat yang optimal dari serai, rempah ini harus diolah dengan cara yang tepat. Salah satu cara pengolahan yang paling mudah namun memberi khasiat yang efektif adalah dengan mengolahnya menjadi teh serai.

Baca juga: Stevia: Gula Sehat yang Menembus Pasar Mancanegara

Bagi Anda yang ingin mendapatkan manfaat dari serai, kami telah menyiapkan resep atau cara membuat teh serai yang sangat mudah untuk dicoba.

Cara membuat teh serai:

  • Siapkan satu atau dua batang serai dan potong menjadi beberapa bagian ( 2-5 cm per potongan ).
  • Letakkan potongan serai di wadah dan tuangkan air mendidih ke dalamnya.
  • Diamkan selama 5 menit hingga batang serai mengeluarkan aroma khas.
  • Saringlah dan tempatkan hasil saringan ke cangkir atau gelas.
  • Tunggu sejenak dan nikmati selagi hangat.

Efek Samping Serai Untuk Kesehatan

Selain dapat memberikan sejumlah manfaat yang baik, serai juga bisa menimbulkan efek samping bila dikonsumsi berlebihan, seperti:

  • Pusing
  • Meningkatkan nafsu makan
  • Mulut kering
  • Mudah lelah
  • Meningkatkan buang air kecil
  • Alergi akibat pemakaian serai seperti, sulit bernafas, detak jantung lebih cepat, gatal di kulit, hingga munculnya ruam.

Ibu hamil juga harus menghindari rempah yang satu ini. Hal ini karena kandungan tertentu dalam serai dapat menyebabkan bayi mengalami cacat lahir. Selain itu, untuk orang yang menjalani kemoterapi juga harus menghindarinya karena akan mengganggu kinerja obat.

Baca juga: Cengkeh: Sejarah, Manfaat, Budidaya Tanaman Rempah Asal Maluku

Demikian informasi mengenai tanaman serai yang kaya akan manfaat yang bisa kami sajikan untuk Anda. Manfaatkan serai dengan cara yang benar dan konsumsilah dalam batas aman agar mendapat manfaatnya.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Raras Wenny lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Raras Wenny.

Terima kasih telah membaca sampai di sini