Menilik Pulau Samosir, Kepingan Surga di Tanah Batak

Menilik Pulau Samosir, Kepingan Surga di Tanah Batak
info gambar utama

#WritingChallengeKawanGNFI #CeritadariKawan #NegeriKolaborasi #MakinTahuIndonesia

Telinga sudah familier mendengar Samosir, sebuah pulau di tengah danau vulkanik terluas di dunia, Danau Toba. Dilansir dari Kompas, Pulau Samosir memiliki luas kurang lebih 72.150 hektar dan terletak pada 1.000 mdpl. Pulau Samosir sering dijuluki kepingan surga di Tanah Batak karena memberi suguhan beragam keindahan alam pemikat hati yang dibalur budaya dan sejarah.

Pulau Samosir menyediakan berbagai destinasi wisata pengimbuh kebahagian dan pengetahuan para wisatawan. Bagi pecinta wilayah luas dan hijau, anda dapat berkunjung ke Bukit Holbung yang akrab dipanggil Bukit Teletubbies. Dari atas Bukit Holbung anda dapat menyaksikan keindahan Danau Toba. Tempat syuting Film Ngeri-Ngeri sedap ini juga dapat menjadi opsi terbaik untuk menyaksikan sunset atau matahari terbenam. Akses menuju puncak Bukit Holbung cukup dengan trekking selama 10 hingga 15 menit di atas jalan setapak. Selama pendakian para wisatawan akan ditemani pemandangan hamparan bukit hijau penyejuk mata dan air Danau Toba yang jernih.

BUKIT HOLBUNG
info gambar

Menikmati panorama Danau Toba dari ketinggian menjadi hal yang patut dicoba saat berkunjung ke Samosir. Selain Bukit Holbung, ada satu tempat terbaik lagi yakni Menara Pandang Tele. Menara ini dibangun dengan jarak 15 kilometer dari Bukit Holbung. Obyek wisata di Samosir ini dapat dicapai dengan kendaraan bermotor selama 44 menit dari Bukit Holbung.

Menatap keindahan alam Pulau Samosir dan Danau Toba dari Menara Pandang Tele | Foto: Visit Samosir
info gambar

Di Pulau Samosir juga termuat fenomena langka yang wajib anda pirsa. Masyarakat setempat percaya keberadaan Danau Sidhoni, yang akrab dijuluki danau di atas danau, menjadi anugerah besar dari Sang Maha Kuasa karena menyediakan sejuta manfaat di dalamnya. Khususnya sumber perairan apalagi ketika Samosir dilanda kekeringan. Mengunjungi destinasi wisata ini tidak dikenakan biaya, padahal Danau Sidhoni menyajikan pemandangan sejuk dan indah. Bagi anda yang terkendala biaya, Danau Sidhoni bisa menjadi opsi liburan.

Fenomena unik Danau Sidhoni yaitu danau di atas danau| Foto: Toba Caldera UNESCO Global Geopark
info gambar

Tak hanya mendemonstrasikan wisata berbau pemandangan, Pulau Samosir juga menyediakan objek wisata berbasis edukasi. Tidak jauh dari Bukit Holbung ada desa wisata Tomok Parsaoran dengan segudang cerita leluhur. Di desa ini kalian akan diberi wawasan terkait filosofi menarik dari budaya Batak. Pertama ada tiga warna khas yang akan kalian temukan pada Jabu Bolon -rumah adat batak- maupun kain Ulos yang disampirkan di makam para raja, yaitu putih, merah, dan hitam. Warna putih disebut Banua Kijang yang merujuk pada kehidupan surgawi, warna merah disebut Banua Tonga yang berarti dunia kehidupan, dan warna hitam (Banua Toru) berarti dunia bawah tanah alias akhirat. Masyarakat Samosir Percaya bahwa kehidupan tak berjalan selamanya. Setelah semua selesai maka raga terkubur di tanah, namun jiwa akan terbang ke dunia putih atau hitam.

Tarian Tor-Tor dengan pakaian adat ulos di depan Jabu Bolon saat menyambut kedatangan wisatawan di Desa Tomok Parsaoran | Foto: Bisnis Wisata
info gambar

Selain itu, terdapat simbol binatang cicak dan empat payudara pada ornamen dinding Jabu Bolon. Cicak digambarkan sebagai makhluk yang mampu bertahan hidup di mana-mana. Tentu ini sebagai alasan mengapa simbol cicak melambangkan seorang Batak yang gemar merantau. Ornamen empat payudara melambangkan kesuburan seorang wanita dan kekayaan.

Di depan jajaran rumah adat Batak, kita dapat menari Tortor bersama boneka kayu bernama Sigale-gale. Konon, ada seorang Raja Batak yang berduka kehilangan anak laki-lakinya. Untuk mengobati kerinduannya itu, dipanggil tukang pahat terbaik dan dukun membuat patung anak laki-laki diisi ruh dan dapat menari. Namun saat ini, boneka Sigale-gale bergerak dengan bantuan manusia.

Kalian juga bisa mengunjungi Desa Lumban Suhi-Suhi yang menjadi salah satu tempat paling populer di kalangan wisatawan. Di desa ini terdapat Komunitas Pengrajin Kain Tenun Ulos. Kain Ulos biasa dipakai pada acara pernikahan, syukuran, dan kematian.

Aktivitas Penenun di Desa Lumban Suhi-Suhi | Foto: Rona Nirmala/Beritagar.Id
info gambar

Mengenanl lebih dalam kebudayaaan suku Batak, kalian harus mengunjungi Museum Huta Bolon yang notabene telah berdiri sejak 1969. Museum peninggalan Raja Sidauruk ini memamerkan barang koleksi sang Raja seperti alat musik, permainan tradisional, perlengkapan adat, patung sigale-gale hingga senjata perang. Anda juga bisa melihat pertunjukan tari dan musik tradisional kuno.

Lebih suka destinasi wisata yang menyegarkan badan? Pulau Samosir juga menyediakan banyak wisata air yang kian eksotis. Ada air terjun Situmurun yang aliran airnya langsung dari Danau Toba. Situmurun diambil dari bahasa Batak yang berarti air yang menyejukkan hati sehingga bagi siapa yang berkunjung kesana akan diberi berkat dan hati yang tenang dan sejuk. Tak kalah populer terdapat air terjun efrata. Selain aliran airnya yang merembes perlahan, tebing penghlang yang ada terpahat dengan indah secara alami bak ornamen. Air Terjun Sampuran Efrata dikelilingi rimbunan pepohonan di kawasan hutan, sehingga Anda bisa melihat burung dan beberapa serangga terbang yang hinggap di pepohonan. Ada juga Permandian Air Panas Rianiate, Pantai Tanjung Unta, Aek Rangat, Lembah Bakkara, hingga Pantai Sigurgur.

Keindahan Air Terjun Efrata yang tampak menyegarkan | Foto: Tobaria
info gambar

Setelah beragam wisata, tentu ada hal lain yang tak boleh lewat dari pembahasan. Apalagi kalau bukan kuliner khas Batak di Pulau Samosir. Untuk cemilan paling cocok makan Sasagun. Sasagun terbuat dari tepung beras dan gula merah yang digoreng tanpa minyak. Sasagun memiliki rasa manis dan gurih. Sebagai teman santapnya tak lupa dengan dali ni horbo yang dibuat dari susu kerbau. Untuk menghilangkan rasa manis biasanya dali ni horbo diberi siraman dari air perasan nanas dan atau daun pepaya.

Kalau makan Sasagun jangan sambil ketawa ya | Foto:Merdeka.com
info gambar

Tak lengkap rasanya jika tidak menyantap spaghetti batak yang disebut mie gomak. Mie ini terdiri dari mie lidi yang telah disiram santan dan ditaburi andaliman. Keunikan kuliner ini adalah pada proses pengolahannya. Mie yang hendak dimasukkan ke dalam sebuah wadah harus diambil menggunakan tangan. Mie gomak merupakan makanan favorit sejuta umat. Cita rasa yang lembut dan pedas mampu bersaing dengan spaghetti khas luar negeri.

Mie Gomak, spageti dari Tanah Batak | Foto: Merdeka.com
info gambar

Bagai kepingan surga, Pulau Samosir menyajikan keindahan tiada tara. Bahkan keindahan itu diungkapkan dalam lagu berjudul Pulo Samosir yang mengungkapkan kekaguman seseorang akan tanah kelahiranya. Ini adalah ungkapan hati yang memiliki arti mendalam. Sudah tampak jelas bahwa Pulau Samosir pantas disebut kepingan surga di Tanah Batak.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

EP
KO
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini