Tim KKNT UNDIP Buat Terobosan Ecopreneurship untuk Sektor Hilir Tambak Udang di Jepara

Tim KKNT UNDIP Buat Terobosan Ecopreneurship untuk Sektor Hilir Tambak Udang di Jepara
info gambar utama

Kesehatan dan kewirausahawan menjadi sebuah hal yang sedang disorot saat ini, khususnya kesehatan pangan pada area pertumbuhan sektor ekonomi di daerah Jawa Tengah. Begitu pula dengan hasil produksi tambak udang pada area Desa Teluk Awur, Kec. Tahunan, Kab. Jepara, Jawa Tengah.

Kegiatan pengolahan hasil produksi tambak udang menjadi langkah awal untuk perbaikan pangan dan ekonomi kreatif pada warga desa yang terdampak.

Sejalan dengan misi pemberantasan kekuarangan pangan dan peningkatan ekonomi yang sedang digalakkan, pengolahan udang dengan tepat dan mudah juga stategis menjadi opsi terbaik yang bisa diberikan pada masyakarat untuk dilakukan.

Pada proses pengerjaan dan uji coba produksi tambak udang berupa daging udang dan limbah kulitnya, mahasiswa Tim 6 KKN Tematik Jepara Undip melakukan uji coba resep pengolahan hasil panen udang berupa makanan frozen food dimsum udang yang akan disebarkan ke masyarakat. Pengolahan ini berguna untuk meningkatkan hasil dan kualitas udang yang bisa menjadi kelebihan untuk masyarakat.

Cerita Jepara yang Dulunya Bukan Bagian dari Pulau Jawa

Pengolahan dengan komitmen ramah lingkungan

Edukasi untuk penggunaan kemasan yang ramah lingkungan | Muhammad Fazer Mileneo
info gambar

Kegiatan penyuluhan dilakukan pada Jumat (18/10/2022) dengan sasaran ibu-ibu PKK RT 02 Desa Teluk Awur, Kab Jepara. Penyuluhan ini menyampaikan beberapa hal. Mulai dari demberian produk olahan udang frozen food, pemberian resep dan cara pembuatannya, serta menjawab berbagai pertanyaan terkait dengan pengolahan produk frozen food udang.

Frozen food dimsum dipilih karena kemudahan pembuatan dan bahan yang dicari, sehingga tidak menyulitkan masyarakat untuk membuatnya. Kegiatan ini menyasar masyarakat terdampak yaitu RT 02 Desan Teluk Awur, berlokasi bersebarangan dengan area Tambak Udang MSTP, Universitas Diponegoro.

Selain itu, cara pengolahannya juga sederhana dan bahan yang digunakan mudah ditemukan di sekitar Desa Teluk Awur.

Dalam kegiatan ini juga disampaikan mengenai potensi dan dorongan kepada masyarakat desa Teluk Awur untuk mulai berwirausaha dengan memanfaatkan semua potensi yang ada untuk meminimalisir limbah yang dihasilkan.

Salah satunya adalah penggunaan kemasan ramah lingkungan untuk menjaga kelestarian dan kesehatan lingkungan di masa mendatang karena penyuluhan ini merupakan inisiasi wirausaha berbasis ecopreneurship.

Ibu-ibu PKK menjadi pusat penyuluhan karena berpotensi untuk berwirausaha. Terlihat dari antusias warga desa khususnya ibu-ibu PKK. Kegiatan ini bisa sangat berdampak dan bermanfaat untuk mereka yang akan memulai usahanya.

“Penyuluhan yang disampaikan para mahasiswa KKN sangat mudah dipahami, dengan adanya pelatihan dan penyuluhan tersebut saya jadi lebih mengetahui potensi pemanfaatan udang dan ingin mengembangkannya menjadi usaha yang berkelanjutan” ujar Ibu Sri Nuryati selaku anggota PKK RT 2 Desa Teluk Awur, Kabupaten Jepara.

Harapan dengan diadakannya pelatihan ini tentunya dapat meningkatkan minat masyarakat Desa Teluk Awur untuk berwirausaha terutama di bidang hilirisasi tambak udang berbasis ecopreneurship.

Ratu Kalinyamat dari Tanah Jepara, Pembangun Poros Maritim dan Disegani Portugis

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MM
SA
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini