Nikel Jadi Harta Karun yang Bisa Antar Indonesia Jadi Negara Maju

Nikel Jadi Harta Karun yang Bisa Antar Indonesia Jadi Negara Maju
info gambar utama

Indonesia punya harta karun yang sangat berharga. Harta karun tersebut adalah nikel.

Indonesia punya kekayaan alam yang luar biasa, salah satunya adalah nikel. Untuk itu, Indonesia perlu memanfaatkan nikel tersebut secara maksimal.

Lantas, bagaimana cara memaksimalkan nikel yang sebaiknya ditempuh Indonesia? Ekonom senior Bambang Brodjonegoro berbicara mengenai hal ini. Menurutnya, Indonesia perlu mengolah nikel hingga menjadi produk yang kompleks.

Salah satu produk olahan nikel yang potensial adalah seperti misalnya baterai kendaraan listrik. Seperti diketahui, dunia saat ini sedang dalam tren untuk memanfaatkan energi bersih dan terbarukan di mana salah satu wujud penerapannya adalah penggunaan kendaraan listrik.

"Jika kita hanya menggali nikel, menjual nikel, itu berarti tingkat kompleksitasnya sangat rendah, karena basically tidak ada teknologi yang dipakai, cuma dari tanah langsung jual," ujar Bambang Brodjonegoro dalam sesi knowledge sharing session yang di Indonesia Development Forum (IDF) 2022 yang dihelat di Bali, seperti diwartakan Antara.

"Oleh karena itu, perlu ditingkatkan kualitasnya dengan (memproduksi) feronikel dengan (bantuan) smelter," lanjutnya.

Bukan tanpa alasan Indonesia perlu mengolah nikel menjadi produk yang kompleks. Bambang Brodjonegoro menjelaskan bahwa kemampuan untuk memproduksi produk kompleks adalah penentu majunya suatu negara ditinjau dari sudut pandang ekonomi.

Jika industri manufaktur suatu negara yang berpenghasilan menengah dapat menghasilkan produk kompleks, maka negara tersebut akan naik kelas menjadi negara berpendapatan tinggi.

Dalam memanfaatkan nikel, maka dari itu Indonesia sebisa mungkin tidak hanya memanfaatkan nikel dalam bentuk bijih, namun mengembangkan produk lewat berbagai langkah seperti optimalisasi riset dan pengembangan produk (RnD) dan branding.

Jika Indonesia mampu menjual produk nikel berteknologi tinggi, maka visi menuju negara maju pada 2045 dapat segera terwujud.

"Jadi bukan hanya pabrik yang berlokasi di Indonesia, tetapi yang lebih penting kita menguasai teknologinya. Sekali lagi, mumpung punya nikel. Jadi, nikel dimanfaatkan untuk menjadi produk yang much more complex," lanjut Bambang.

Indonesia adalah salah satu negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia. Selain Indonesia, beberapa negara lain yang juga kaya nikel di antaranya Australia, Filipina, Kaledonia Baru, dan Rusia.

Setidaknya ada dua macam nikel yang menjadi harta karun Indonesia. Pertama adalah bijih nikel kadar rendah di bawah 1,5 persen atau bijih nikel limonit. Kedua adalah bijih nikel kadar tinggi di atas 1,5 persen atau nikel saprolit.

Berdasarkan laporan Kementerian ESDM yang dikutip Bisnis.com, cadangan bijih nikel limonit Indonesia dapat mencapai 73 tahun. Sedangkan untuk nikel saprolit, cadangannya hanya cukup untuk sekitar 27 tahun.

5 Lokasi Harta Karun Nikel di Indonesia, Masa Depan Pasokan Baterai Mobil Listrik Dunia

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan A Reza lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel A Reza.

AR
SA
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini