Kabar Baik Daerahku Kota Padangsidimpuan

Kabar Baik Daerahku Kota Padangsidimpuan
info gambar utama

Nama kota ini berasal dari "Padang na dimpu" dalam Bahasa Batak Angkola; padang artinya hamparan atau daerah luas, na artinya yang, dan dimpu ialah tinggi, akibatnya dapat diartikan sebagai hamparan yang luas yang berada di tempat yang tinggi.

Pada zaman dahulu wilayah ini adalah kawasan persinggahan para pedagang dari berbagai wilayah, pedagang ikan dan garam dari Sibolga–Padangsidimpuan–Panyabungan, Padang Bolak (Paluta)–Padangsidimpuan–Sibolga. Padangsidimpuan, merupakan sebuah kota di provinsi Sumater Utara, kota terbesar di wilayah Tapanuli dan seluruh wilayahnya dikelilingi Kabupaten Tapanuli Selatan. Kota ini dikenal dengan julukan Kota Salak karena kota dilingkupi oleh perbukitan dan gunung, yang menjadi daerah perkebunan buah Salak.

Menurut Akhir Matua Harahap yang dikutip pada Apa Kabar Padangsidimpuan, masakan Padangsidempuan telah menjadi sebuah sebutan untuk nama masakan yang berasal dari Tapanuli Bagian Selatan. Sebagai sebuah entitas baru dalam kuliner Indonesia (nusantara), sudah barang tentu berbagai menu masakan dari Tapanuli Bagian Selatan dapat digabung menjadi satu nama tunggul (trade mark) yang sudah dikenal sebagai ‘Masakan Sidempuan’ (diambil dari kata Padangsidempuan, ibukota Tapanuli Bagian Selatan di masa lalu).

Sebagai entitas, maka core business masakan Padangsidempuan sudah pasti selalu ditandai dengan core culture yang dicirikan atau keutamaan adanya berbagai ikan sale (asap) dan daun singkong tumbuk dalam setiap hidangan khas Masakan Padangsidempuan.Sebagai suatu masakan khas sudah tentu menjadi magnet bagi pecinta masakan dan wisatawan. Kehadiran rumah makan/restoran Padangsidempuan ini di Kota Medan dengan sendirinya telah mengubah persepsi umum bahwa Masakan Padangsidimpuan yang selama ini menjadi ciri pemersatu selera dan kini telah mulai dilirik pada menu khas Masakan Padangsidempuan sehingga menjadi suatu kebanggaan.

Ada beberapa kuliner yang bisa kita jumpai di Kota Padangsidimpuan yang merupakan makanan khas di antaranya yaitu :

  1. Gule Bulung Gadung
Risna Hairani Sitompul
info gambar

Gule Bulung Gadung (gulai daun ubi tumbuk) merupakan salah satu makanan khas dari Padang Sidempuan. Nama bulung gadung berasal dari Bahasa daerah setempat bila diartikan kepada Bahasa Indonesia memiliki arti daun singkong. Jadi, gule bulung gadung diklaim juga gulai daun singkong atau daun ubi yang ditumbuk. Untuk bahan-bahannya dapat dengan mudah di temukan di daerah masing-masing, yaitu daun singkong, santan kelapa, cabai, serai, rimbang ( tekokak ), lengkuas dan bawang merah, dan udang kecepe. Proses pembuatannya, tuang daun singkong, cabai, rimbang dan bawang merah kedalam lesung, tumbuk hingga benar-benar halus. Santan dimasak bersama lengkuas serai. Sayur yang sudah ditumbuk dimasukkan kedalam santan yang sudah mendidih ditambah dengan udang kecepe serta garam. Makanan ini bisa ditambah dengan ikan asap (ikan sale), irisan jantung pisang dan juga kecombrang umtuk menambah kenikmatan gule bulung gadung. Pasti makan bertambah-tambah dech

  1. Sambal Pati
Risna Hairani Sitompul
info gambar

Sambal Pati merupakan makanan khas Padangsidimpuan yang disajikan pada waktu pesta adat di Padangsidimpuan. Sambal Pati sangat digemari masyarakat karena rasanya yang enak dan apalagi digabungkan dengan sayur rebus akan tambah lezat. Bahan yang perlu disiapkan yaitu teri belah, papan petai, santan, daun jeruk purut, daun kunyit, serai dan lengkuas dimemarkan, tomat merah, kelapa parut. Kemudian, kita menyiapkan bumbu yang dihaluskan yaitu bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe dan cabe merah. Cara memasaknya yaitu giling kasar kelapa parut, sisihkan. Rebus santan bersama bumbu halus, kelapa yang digiling kasar, daun kunyit, serai, lengkuas, daun jeruk purut, sambil diaduk-aduk terus sampai mendidih agar santan tidak pecah. Masukkan teri belah, petai, tomat dan garam aduk terus dan masak hingga matang dan kuah agak mengental. Angkat dan siap sajikan.

Ikan teri bisa juga diganti dengan udang kecepe. Ini tergantung selera masing-masing dengan bumbu yang sama. Sambal pati banyak digunakan pada waktu pesta adat yang digabungkan dengan gule bulu gadung.

  1. Sambal Tuk Tuk
Risna Hairani Sitompul
info gambar

Sambal tuktuk merupakan sambal khas Padangsidimpuan. Sambal tuktuk disajikan untuk membuat makanan bertambah nikmat dan sebagai pelengkap masakan.

Sambal tuktuk adalah cara membuatnya dengan dituktuk (diulek) dan unik sangat disukai untuk menambah selera makan dan dapat digabungkan dengan masakan lainnya. Bahannya siapkan ikan asin kadapang yang sudah dibakar lalu dipisah daging dengan durinya dan jeruk nipis. Siapkan bumbu yaitu cabe merah, bawang merah dan garam lalu diulek dicampur dengan daging ikan kadapang. Peras jeruk nipis pada sambal tuk tuk menambah lezatnya sambal tuk tuk. Bila makan sayur bulung gadung ditambah sambal tuk tuk, aduhai mantap banget jadi makan bertambah-tambah.

  1. Gulai Ikan Salai
Risna Hairani Sitompul
info gambar
Salah satu kuliner khas Padangsidimpuan adalah gulai ikan salai. Kuliner ini sangat digemari raja-raja adat. . Cita rasanya yang gurih dan pedas membuat gulai ini menjadi andalan di sejumlah rumah makan khas Tapanuli Selatan. . Kekhasan aroma dan rasanya yang membuat kuliner satu ini menjadi menu favorit dikeluarga kami.

Bahan-bahan yang disiapkan yaitu ikan salai (Lele/Patin), santan, kacang dan teong hijau yang sudah dipotong, serai geprek, daun kunyit yang diikat simpul, daun salam, daun jeruk. Bumbu yang dihaluskan cabe merah, bawang merah, bawang putih, kunyit, lengkuas, kemiri, jahe dan garanm. Cara memasaknya yaitu tumis bumbu yang sudah dihaluskan, daun salam, daun jeruk, serai geprek, dan daun kunyit. Masukkan santan, diaduk aduk, setelah mendidih masukkan ikan salai, kacang panjang dan terong hijau. Tambahkan gula dan masak hingga bumbu meresap dan ikan salai sudah lunak, angkat dan sajikan.

  1. Mie Lidi
Risna Hairani Sitompul
info gambar

Mie Lidi merupakan salah satu mie khas Padangsidimpuan yang dapat dioleh. Mie lidi terbuat dari olahan tepung terigu, tepung sagu, penyedap rasa, garam dan baking powder. Kemudian dicetak berupa garis lurus seperti lidi sehingga dikenal dengan mie lidi. Mie lidi ini belum bisa dimakan harus diolah lagi. Mie lidi dapat diolah dan dimasak seperti mie goreng.

Bahan yang disiapkan lie lidi yang sudah direbus dan tiriskan, irisan sayur kol dan bawang merah, telur, cabai rawit, daun sop dan daun prai yang sudah dipotong, garam dan kaldu. Bumbu yang dihaluskan bawang kecepe, bawang merah, bawang putih, kemiri dan cabai merah. Tumis bawang merah dan dipisahkan. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan, tuangkan sayur kol, telur, cabai rawit, mie lidi dan tambahkan garam dan kaldu kemudian diaduk agar bumbu meresap. Terakhir tuangkan potongan daun sop dan daun prai. Angkat mie tersebut ke piring dan ditaburi dengan bawang goreng dan siap disajikan.

Referensi: Wikipedia | Apa Kabar Sidimpuan

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan. Artikel ini dilengkapi fitur Wikipedia Preview, kerjasama Wikimedia Foundation dan Good News From Indonesia.

RS
KO
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini