Rumah Atsiri Indonesia, Revitalisasi Pabrik Citronella Terbesar se-Asia Tenggara

Rumah Atsiri Indonesia, Revitalisasi Pabrik Citronella Terbesar se-Asia Tenggara
info gambar utama

#WritingChallengeKawanGNFI #CeritadariKawan #NegeriKolaborasi #MakinTahuIndonesia

Pabrik penyulingan sereh wangi terbesar se-Asia Tenggara yang berdiri sejak 1963 di kawasan Kaki Gunung Lawu, Jawa Tengah telah direvitalisasi menjadi salah satu objek wisata yang kini populer dikalangan masyarakat dan dinamakan Rumah Atsiri Indonesia. Bangunan bekas pabrik tua bergaya Kolonial yang memiliki luas sebesar 2,5 hektar didesain dengan perpaduan konsep ala industrial atau unfinished yang menjadikan elemen-elemen arsitekturalnya unik sehingga menghasilkan ciri khas bagi tempat wisata tersebut.

Bertepatan di lokasi dataran tinggi yang terkenal akan kekayaan sumber daya alamnya dan memiliki iklim yang sejuk, Rumah Atsiri juga terbilang seperti tanah surga dimana berbagai macam tanaman aromatik seperti sereh wangi, rosemary, lavender, dan peppermint dapat tumbuh subur dan baik untuk dijadikan bahan dasar utama dalam pembuatan minyak atsiri atau essential oil.

Rumah Atsiri | Foto: CNN Indonesia
info gambar

Asal usul nama Atsiri sendiri memiliki arti "menguap" sehingga dapat dikatakan bahwa minyak atsiri ini merupakan tanaman yang dapat menguap dan menghasilkan aroma yang wangi. Minyak atsiri atau essential oil yang diproduksi dari Rumah Atsiri ini dihasilkan dari proses penyulingan tanaman aromatik yang dapat ditemukan di kulit, bunga, getah, akar dan biji tanaman yang ditanam di Indonesia. Sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam termasuk rempah-rempahnya, tak heran bahwa sejak zaman dahulu minyak atsiri sudah dikenal dan diminati oleh banyak masyarakat dari berbagai penjuru dunia sampai menjadi salah satu komoditas ekspor di Indonesia lewat keistimewaannya yang memiliki banyak khasiat serta manfaatnya bagi manusia.

Terletak di Desa Plumbon yang terkenal sebagai desa wisata dengan berbasis edukasi dan pemberdayaan masyarakat, Rumah Atsiri Indonesia dibangun di lokasi tersebut karena memiliki peluang yang besar dalam pembudidayaan tanaman aromatik karena sumber daya alam yang terdapat di kawasan tersebut berlimpah. Selain itu, sumber mata air yang berperan sebagai elemen penting dalam proses penyulingan juga terdapat di sungai terdekat sehingga sangat mudah untuk dijangkau.

Sebagai warisan industri dari pabrik Citronella yang kaya akan sumber daya alamnya, revitalisasi dari Rumah Atsiri Indonesia ternyata banyak memberikan kontribusi yang cukup besar bagi masyarakat luas lewat produk minyak atsiri yang dihasilkannya. Minyak Atsiri atau yang biasa disebut essential oil dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan manusia seperti aroma terapi, antiseptik, campuran bahan makanan, bahkan sampai ke industri kosmetik dan parfum. Berbagai macam produk seperti sabun, sampo, parfum serta produk lainnya tersedia di toko Rumah Atsiri Aroma Shop sehingga para pengunjung yang telah berkeliling disekitaran area tersebut dapat tertarik untuk membeli produk minyak atsiri sebagai buah tangan bagi keluarga tercinta.

Tak hanya itu saja, kehadiran Rumah Atsiri di Indonesia juga membawa dampak positif bagi para masyarakat dari segi etika dan spiritualitas dimana tempat wisata ini tidak hanya ramah masyarakat namun juga ramah lingkungan. Adanya berbagai macam tanaman yang tumbuh dikawasan tersebut juga membuat nyaman bagi para pengunjung karena suasananya menjadi lebih sejuk. Ditambah lagi tanaman-tanaman tersebut memiliki aroma yang wangi dan khas sehingga para pengunjung dapat menikmati sekaligus melepas beban penat sehabis menempuh perjalanan yang jauh. Beralih kedalam aspek spiritualitas, penggunaan minyak atsiri yang sudah lama digunakan oleh leluhur sejak zaman dahulu juga dipercaya dapat menyembuhkan dan menjaga keseimbangan tubuh secara fisik, psikologis dan spiritual. Kandungan dari tiap jenis minyak atsiri yang digunakan konon dipercaya dapat bermanfaat untuk praktik penyembuhan penyakit tubuh dan jiwa manusia karena memberikan efek relaksasi sehingga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia.

Referensi:Provinsi Jawa Tengah | Jawa Pos

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AN
KO
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini