Tak Selalu Karena Manusia, Ini Deretan Fenomena Alam yang Bisa Picu Kebakaran Hutan

Tak Selalu Karena Manusia, Ini Deretan Fenomena Alam yang Bisa Picu Kebakaran Hutan
info gambar utama

Bencana kebakaran hutan jadi salah satu bencana yang bisa dibilang jadi malapetaka bagi lingkungan. Karena dampak yang ditimbulkan bukan hanya berupa kerusakan di satu sisi, tapi juga kerusakan bagi kehidupan makhluk lainnya.

Kebakaran hutan terjadi dapat menyebabkan hilangnya jutaan pohon yang selama ini berperan sebagai penyerap karbon. Alih-alih menyerap karbon, bencana tersebut justru menciptakan karbon dalam jumlah besar yang dapat membuat lapisan ozon semakin menipis.

Bencana ini juga bisa menyebabkan hilangnya habitat jutaan spesies hewan, bahkan yang berstatus terancam. Lebih lanjut dampat kekeringan yang muncul setelahnya juga bisa menghilangkan air di dalam tanah, sehingga membuat lahan menjadi tandus.

Di sisi lain, kebakaran hutan nyatanya tak selalu disebabkan secara sengaja oleh manusia. Nyatanya, ada beberapa fenomena alam yang bisa membuat bencana ini terjadi. Apa saja fenomena alam yang dimaksud? Berikut di antaranya:

Kebakaran Hutan: Murka Tuhan Akibat Ulah Kita Sendiri

Kemarau panjang

Tanpa diciptakan secara sengaja, nyatanya kobaran api dapat muncul akibat suhu udara yang panas akibat kondisi kemarau berkepanjangan. Suhu yang panas bisa menimbulkan percikan api ketika daun-daun kering berjatuhan dan bergesekan di hutan.

Bukan hanya daun kering, biasanya percikan api juga bisa tercipta atau menjadi semakin besar karena banyak material yang mudah terbakar. Beberapa material yang dimaksud di antaranya ranting dan kayu-kayu kecil.

Belum lagi, jika di hutan tertentu terdapat tumpukan sampah manusia seperti plastik yang membuat kobaran api dapat terbentuk semakin besar.

Sampah, Salah Satu Penyebab Peristiwa Karhutla di Kalimantan dan Upaya Mengatasinya

Sambaran petir

Tidak selalu di musim panas, api nyatanya juga bisa muncul ketika cuaca sedang dilingkupi langit mendung yang disertai petir. Di saat bersamaan, nyatanya kondisi ini yang terjadi di 90 persen hutan boreal di kawasan Kanada bagian utara dan Alaska.

Mengutip salah satu sumber, disebutkan bahwa satu sambaran petir dapat mengirimkan ratusan juta volt listrik yang berbahaya. Saat menyambar suatu objek, sambaran petir dapat membuat percikan api.

Potensi terjadinya kebakaran bisa semakin besar, jika percikan api mengenai objek yang mudah terbakar. Tentu, beberapa objek yang dimaksud juga masih seputar daun kering dan ranting pohon itu sendiri.

Petir di Depok Masuk Buku Rekor Dunia. Kok Bisa?

Endapan batu bara di bawah tanah

Selain tanah di permukaan, di beberapa wilayah biasanya terdapat lapisan lain berupa endapan batu bara. Lapisan tersebut yang biasanya ditambang dan dimanfaatkan bagi kehidupan manusia.

Tapi di sisi lain, aktivitas penambangan batu bara tak sedikit yang lokasinya berada di dekat atau sekitar hutan. Sehingga pada kondisi tertentu, ketika ada aktivitas penambangan tak jarang memicu bara yang terkabar dan merambat ke lingkungan di sekitarnya, termasuk hutan.

Contoh kondisi seperti ini yang nyatanya sering terjadi di berbagai negara, termasuk salah satunya Indonesia. Faktor lain yang menyebabkan kondisi tersebut terjadi adalah permukaan tanah pada lapisan batu bara mengering dan air yang terkandung di dalamnya menipis.

Menuju Zero Emission, Pemerintah Bakal Matikan PLTU Batu Bara

Pergesekan bambu

Bukan hanya hutan lindung dalam skala besar, tak jarang kebakaran hutan juga sering terjadi di area hutan bambu dekat pemukiman. Bukan tanpa alasan, bambu sendiri selama ini dikenal memiliki wujud batang kayu yang mudah terbakar.

Penyebab satu ini perlu diwaspadai di Indonesia, mengingat bambu atau hutan bambu menjadi salah satu jenis ekosistem yang cukup mudah dan banyak ditemui di Indonesia.

Tak jarang batang pohon bambu bergesakan satu sama lain, dan hal tersebut yang memicu percikan api. Bukan hanya itu, disebutkan bahwa sejatinya api yang lama terperangkap di antara celah pohon bambu ternyata memiliki sifat yang dapat menimbulkan ledakan api hebat.

Jenis Bambu Ini Umum Dipakai untuk Material Konstruksi di Indonesia

Aktivitas gunung berapi

Indonesia jadi salah satu negara yang perlu waspada akan penyebab satu ini, karena nyatanya wilayah geografi negara kita dilingkupi dengan garis cincin api.

Prosesnya dapat terjadi dengan cara yang sederhana untuk dipahami. Kebakaran akibat fenomena satu ini dapat bermula dari lava (lelehan batu yang berwarna seperti api) yang keluar dari gunung berapi.

Setelahnya, lava dengan suhu tinggi tersebut akan membakar hutan di wilayah sekitar. Fenomena satu ini yang disebutkan sering terjadi di beberapa negara, salah satunya Hawaii dan termasuk Indonesia.

Memahami Ragam Dampak Positif yang Timbul dari Fenomena Letusan Gunung Api

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

Terima kasih telah membaca sampai di sini