Pulau Penyengat dan Daya Tarik yang Terpancar Lewat Sejarahnya

Pulau Penyengat dan Daya Tarik yang Terpancar Lewat Sejarahnya
info gambar utama

Pulau Penyengat bukan sembarang pulau. Ada daya tarik yang terpancar melalui beragam kisah sejarah yang tercatat di sana.

Pulau Penyengat adalah sebuah pulau yang terletak di Provinsi Kepulauan Riau. Pulau ini luasnya hanya 2 kilometer persegi dan masuk ke dalam wilayah adiministrasi Kota Tanjungpinang.

Kendati luasnya kecil, Pulau Penyengat punya nilai sejarah yang kaya. Di sana terdapat sejumlah bangunan peninggalan sejarah yang seakan bersaksi bahwa ada banyak peristiwa penting yang terjadi di sana.

Maklum saja, Pulau Penyengat dulunya adalah pusat kerajaan Riau. Pulau tersebut mengiringi perjalanan Kerajaan Riau sejak didirikan pada tahun 1722 hingga dikuasai oleh Belanda pada 1911.

Saat ini, Pulau Penyengat bisa dikunjungi sebagai kawasan wisata dan pengunjung dapat melihat langsung bangunan-bangunan peninggalan era Kerajaan Riau. Beberapa bangunan tersebut seperti dicatat oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang dalam laman resminya di antaranya adalah Masjid Raya Sultan Riau, kompleks Istana Kantor, benteng pertahanan di Bukit Kursi serta Balai Adat Melayu Kepulauan Riau.

Masjid Raya Sultan Riau adalah bangunan paling unik di samping bersejarah. Bagaimana tidak, masjid ini bangunannya dibuat dari putih telur. Selain itu, di Pulau Penyengat ada pula makam para tokoh besar Kerajaan Melayu seperti pahlawan nasional Raja Haji Fisabilillah dan Raja Ali Haji yang merupakan Bapak Bahasa.

Kaleidoskop 2022: Kebangkitan Pariwisata Indonesia Bersinar di Mata Dunia

Tempat Wisata Potensial

Pemerintah setempat sadar betul Pulau Penyengat punya potensi sebagai destinasi wisata andalan di Kepulauan Riau. Tidak hanya berskala lokal, pulau tersebut bahkan diyakini bisa menarik minat wisatawan mancanegara untuk datang.

"Wisata sejarah melekat di Pulau Penyengat. Kami menghias objek wisata bersejarah di Pulau Penyengat agar semakin menarik perhatian wisatawan asal negara serumpun," ujar Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad seperti dilansir Antara.

Untuk itu, Pemprov Kepri tak ragu berinvestasi dengan menata berbagai infrastuktur. Dana Rp5,8 miliar digelontorkan demi membuat Pulau Penyengat menjadi nyaman.

"Kami ingin Pulau Penyengat semakin indah, dan membuat orang-orang yang berkunjung merasa nyaman, dan ingin kembali ke pulau itu," lanjut Ansar Ahmad.

Selain menata infrastuktur, ada lagi langkah yang diterapkan untuk membuat daya tarik Pulau Penyengat semakin menjual. Yakni berkolaborasi dengan organisasi dan pelaku usaha kepariwisataan untuk menyusun paket wisata sejarah dan kuliner khas Melayu.

"Saya yakin wisata sejarah dan kuliner di Pulau Penyengat akan berkembang pesat," kata Sekretaris Daerah Tanjungpinang Zulhidayat.

7 Penghargaan & Pencapaian Pariwisata Indonesia di Mata Dunia Tahun 2022



Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan A Reza lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel A Reza.

Terima kasih telah membaca sampai di sini