by Akhyari Hananto

Saya tidak tahu apakah di masa lalu, selain Garuda Indonesia, ada maskapai lain yang masuk ke ranah premium. Mungkin tidak, mungkin ya. Saya benar-benar tidak tahu. Dan pengertian premium pun kadang saya tidak terlalu faham apa saja parameternya.

Berbulan lalu, saya mendengar kabar bahwa maskapai yang benar-benar baru akan dibentuk, dan khusus melayani kelas Premium, menjadi pesaing Garuda Indonesia. Namanya mungkin cukup "aneh" di telinga kita, karena sangat ke-Inggris2-an..."Pacific Royale". "Kabar yang bagus, paling tidak semakin banyak pilihan untuk terbang" pikir saya. Dan sejak hari itu, saya google dan mencari info kesana dan kemari. Barulah beberapa waktu kemudian, websitenya muncul hanya dengan satu halaman statis. Pagi tadi saya buka, halamannya sudah mulai ditambah, meski belum banyak bercerita, kecuali berita bahwa Pacific Royale akan terbang mulai 1 Maret 2012, dan gambar pesawat Airbus A320-200 dengan livery Pacific Royale yang ungu menyala.

Memang, di Asia Tenggara, pasar penumpang pesawat di Indonesia paling besar, pun jumlah maskapainya. Dan dengan makin banyaknya maskapai (dengan manajemen yang baik dan organized), saya yakin, Indonesia makin siap menuju Asean Open Sky 2015. Maskapai-maskapai di Indonesia memang belum menjadi yang terbaik di Asia Tenggara di bidang pengelolaan, masih banyak hal-hal yang perlu diperbaiki. Terutama pelayanan, baik di darat maupun di dalam kabin, kenyamanan, keamanan, dan ketepatan waktu. Hal ini sangat diperlukan agar bisa berkompetisi head-to-head dengan maskapai2 lain di Asia Tenggara yang saat ini bermanajemen sangat baik dan efisien.

Saya membayangkan, nantinya akan ada paling tidak 3 maskapai nasional yang menjadi penghubung Indonesia dengan wilayah2 lain di luar batas-batas negara, yakni Garuda Indonesia, Pacific Royale, dan Space Air (milik Lion), lalu ada feeder seperti Lion, Batavia, Sriwijaya, Mandala, dan 2nd stage feeder , yakni Wings, Merpati, Sky Aviation, SMAC, dan lain lain. Kombinasi ketiga level akan menjadi kekuatan dan aset yang sangat tangguh.

Rasanya, sinergi itu sudah mulai terjalin...

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu