Lupa Sandi?
/ Front

Sutradara Indonesia Terima Penghargaan di Asian Film Awards

Farah Fitriani Faruq
Farah Fitriani Faruq
0 Komentar
Sutradara Indonesia Terima Penghargaan di Asian Film Awards
Sutradara Indonesia, Edwin, akan menerima penghargaan 'Edward Yang Award for New Talent' bulan Maret ini di Asian Film Awards. Award ini merupakan penghargaan khusus yang diadakan setiap tahunnya untuk mengenang sutradara asal Taiwan, Edward Yang, yang meninggal tahun 2007. Edwin akan menjadi orang ketiga yang memenangkan penghargaan bergengsi ini. Edward Yang Award for New Talent diberikan kepada Edwin bukanlah tanpa alasan. film terbaru Edwin yang berjudul 'Kebun Binatang' (di translasikan dalam bahasa Inggris menjadi 'Postcards from The Zoo') diputar pertama kali di Berlin International Film Festival (Berlinale) hari rabu kemarin. film ini akan bersaing dengan 4 film lain untuk memperebutkan beberapa trofi, termasuk di antaranya trofi Golden Bear untuk kategori film terbaik. film yang bercerita mengenai seorang gadis yang dibesarkan oleh pawang jerapah ini sebenarnya bukanlah film pertama Edwin yang diakui di dunia internasional. pada tahun 2007, film pendek Edwin yang pertama yang berjudul 'Kara' berhasil masuk ke dalam Cannes Film Festival. dua tahun sebelumnya, 'Anak Sebatang Pohon' (Son of a Tree), film Edwin yang lain, juga berhasil sampai di Berlinale. sementara itu tahun 2008, film Edwin yang berjudul 'Babi Buta yang Ingin Terbang' (Blind Pig Who Wants To Fly) berhasil tembus ke dalam empat puluh lima festival film Internasional. film yang mengangkat cerita tentang masalah rasial dan ketegangan sosial yang terjadi di kehidupan perkotaan berhasil meraih FIPRESCI Award di festival film internasional Rotterdam. ditulis di Good News From Indonesia oleh Farah Fitriani (@farafit / farahfitrianifaruq@gmail.com)

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG FARAH FITRIANI FARUQ

life is too short to be negative. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti

ARTIKEL TERKAIT

Welcome, Vietnam Airlines

Akhyari Hananto5 tahun yang lalu

The Blue of the Birds

Akhyari Hananto5 tahun yang lalu

Internationally-connected Medan

Akhyari Hananto5 tahun yang lalu

Konser Keajaiban : Sound From the East

Akhyari Hananto5 tahun yang lalu

Liverpool to Manado

Akhyari Hananto5 tahun yang lalu
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie