Lupa Sandi?
Java Jazz Single

Mahasiswa ITS wakili Indonesia di Kompetisi CSR, Prancis

Farah Fitriani Faruq
Farah Fitriani Faruq
0 Komentar
Mahasiswa ITS wakili Indonesia di Kompetisi CSR, Prancis
Mahasiswa ITS wakili Indonesia di Kompetisi CSR, Prancis
Tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November berhasil mewakili Indonesia di ajang internasional bergengsi Corporate Special Responsibility. Tim bernama Dream High yang beranggotakan Banon Tri Kuncahyo, Ariestia Ramadhani, serta Ayu Dewantari Puspawardani (semuanya berasal dari jurusan Teknik Informatika) ini berhasil menyisihkan 500 tim dari seluruh dunia untuk mengikuti kompetisi yang diadakan di Paris, Prancis bersama 45 tim lain. Dream High berhasil lolos babak penyisihan dengan video mereka yang berjudul Entrepreneur Kid yang merupakan video tentang menanamkan jiwa wirausaha pada anak - anak. selain video ini, ada beberapa aspek lain yang harus mereka sanggupi sebelum bisa terbang ke Prancis, seperti proyek website, vote, jawaban soal, dan lain - lain. Di Prancis, 45 tim yang terpilih diberikan sebuah proyek baru yang menantang para peserta untuk membuat masterplan sesuai prinsip sustainable city. Dalam pengerjaan proyek baru ini, seluruh tim diberi waktu hingga Senin, 12 Maret 2012. 10 tim dengan masterplan terbaik akan melakukan presentasi di Paris, dan tim yang jadi juara pertama akan diberikan dana untuk melaksanakan rencana tersebut di kota asal mereka. Rencananya, bila Dream High berhasil menjadi juara, mereka akan mengaplikasikan masterplan tersebut di Surabaya. semoga sukses! ditulis di Good News From Indonesia oleh Farah Fitriani (farahfitrianifaruq@gmail.com / @farafit)

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG FARAH FITRIANI FARUQ

life is too short to be negative. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata