Saya selalu 'bersemangat' setiap kali akan naik pesawat berbaling-baling, terutama karena disitulah "semangat" pesawat terbang benar-benar saya peroleh. Pertama tentu saja ketika baling-baling mulai berputar pelan dan kemudian sangat cepat, lalu terdengar bunyi menderu mesin dan baling-baling, dan dengan "susah payah" pesawat naik ke angkasa. Yang paling 'mendebarkan' tentu saja adalah karena pesawat tidak berada jauuuh di atas permukaan, sehingga kita akan dimanjakan oleh pemandangan dibawah yang terlihat jelas, bahkan mobil yang lewat di jalan pun bisa kita lihat secara clear.

Ketika mendengar Garuda Indonesia akan membeli pesawat turboprop (baling-baling), saya kaget, sekaligus excited. Bukan apa-apa, Garuda Indonesia adalah maskapai dengan reputasi dunia, belum lama ini dinobatkan sebagai World's Best Airline oleh Roy Morgan, dan penghargaan-penghargaan tingkat dunia yang lain. Tentu akan "berbeda" rasanya terbang dengan pesawat baling-balingnya Garuda.

Sejak beberapa tahun terakhir, Garuda Indonesia "sibuk" membeli pesawat-pesawat baru, mulai dari Boeing 737-800NG, 777-300, Airbus A330, hingga yang terakhir Bombardier CRJ1000. Sementara itu, saat ini Garuda masih memilih untuk pesawat turboprop antara 2 pilihan, apakah ATR 72-500, atau Bombardier Q400. Keduanya pesawat bagus. Namun, karena Garuda juga punya CRJ1000, alangkah baiknya kalau Bombaordier juga yang dipilih. Menyederhanakan maintenance kan?

Bravo, Garuda Indonesia.

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu