Lupa Sandi?

Wush wush. Ruas Tol Terpanjang di Indonesia Siap Beroperasi

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
Wush wush. Ruas Tol Terpanjang di Indonesia Siap Beroperasi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, memastikan ruas Tol Cikampek-Palimanan (Cikapali) sepanjang 116,75 kilometer, dapat difungsikan dalam satu hingga dua pekan mendatang.   Kepastian tersebut, lanjut Basuki, setelah melihat kondisi aktual yang sudah mencapai sekitar 99 persen. Kendati ada beberapa hal kritis seperti jembatan Ciherang, namun sudah diselesaikan semua. "Tinggal menunggu kesiapan usia beton saja," imbuh Basuki. Kehadiran ruas tol ini diharapkan dapat mengurangi beban jalur Pantai Utara (pantura) Jawa hingga 60 persen. Kemacetan selama ini yang terjadi di jalur yang membentang dari Anyer hingga Panarukan itu dapat dialihkan ke jalur tol Cikapali yang merupakan bagian dari Tol Trans-Jawa. Tol Cikapali merupakan ruas bebas hambatan terpanjang. Memiliki 99 jembatan, tujuh pintu masuk dan keluar, empat rest area atau tempat istirahat (TI) tipe A yang memiliki SPBU, dan juga empat TI tipe B tanpa SPBU. Pelaksanaan konstruksi tol dengan konsesi milik PT Lintas Marga Sedaya ini memakan waktu dua tahun terhitung sejak awal 2013, dan menelan dana investasi senilai Rp 12,8 triliun. Besaran dana investasi ini diprediksi membengkak karena ada penambahan investasi seiring dengan dipercepatnya target penyelesaian konstruksi. "Penambahan biaya itu nanti akan kami masukkan ke dalam rincian untuk penentuan tarif tol,” ungkap Wakil Direktur PT Lintas Marga Sedaya, Hudaya Arryanto. Tol Cikapali terbagi dalam enam seksi, yakni seksi I Cikopo-Kalijati sepanjang 29,12 km, seksi II Kalijati-Subang sepanjang 9,56 km, seksi III Subang-Cikedung sepanjang 31,37 km, seksi IV Cikedung-Kertajati sepanjang 17,66 km, seksi V Kertajati-Sumberjaya sepanjang 14,51 km dan seksi VI Sumberjaya-Palimanan sepanjang 14,53 km. Geliat ekonomi Belajar dari pengalaman pengoperasian Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) yang mematikan bisnis dan ekonomi skala kecil atau usaha kecil-menengah (UKM), PT Lintas Marga Sedaya mengakomodasinya dengan membangun kios-kios sewa. Menurut Hudaya, kios-kios sewa tersebut dialokasikan di TI-TI tipe A, dan B. Masing-masing terdapat sekitar 20 kios di TI tipe A, dan tujuh kios di TI tipe B. "Biaya sewa kios-kios tersebut sedang dihitung. Tidak mahal, namun sesuai dengan kemampuan UKM yang akan kami akomodasi," tutur Hudaya. Penampungan UKM di TI-TI sepanjang Tol Cikapali ini untuk mengurangi kecemburuan sosial, sekaligus meningkatkan geliat ekonomi di kawasan sekitar Cikampek, Subang, hingga Majalengka, dan Cirebon. (Kompas)

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli50%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti

ARTIKEL TERKAIT

7 Puncak Dunia

Yufi Eko Firmansyah7 bulan yang lalu

Tahukah Anda, Seberapa Luas Indonesia ?

Yufi Eko Firmansyah8 bulan yang lalu

Menjadi Penguasa Telekomunikasi Asia Tenggara

Asrari Puadisatu tahun yang lalu

Internet Gahar, 1 GB Per Detik

Asrari Puadisatu tahun yang lalu
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie