Tujuh Perguruan Tinggi Indonesia Masuk Universitas Top Asia 2015. Adakah Kampusmu?

Tujuh Perguruan Tinggi Indonesia Masuk Universitas Top Asia 2015. Adakah Kampusmu?
info gambar utama
Tujuh perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia berada di peringkat terbaik universitas di Asia 2015 versi QS World University Rankings. Ini merupakan sebuah pencapaian yang cukup membanggakan bagi tujuh universitas di Indonesia dari sebanyak 300 universitas di Asia yang disaring. Dilansir dari topuniversities, ‘Top 100 of the 2015 QS University Rankings for Asia’, Universitas Indonesia (UI) berada di peringkat 79 dengan skor 57.50. Peringkat UI masih dibawah Chang Gung University yang berada diurutan 78 Asia dan posisi UI diatas Beijing Institute of Technology yang berada di urutan 80 Asia. Sementara, untuk 300 universitas 2015 terbaik versi QS University Rankings for Asia, Institut Teknologi Bandung (ITB) berada di peringkat 122 Asia, dengan skor 46.6. Adapun, Universitas Gadjah Mada (UGM) diperingkat 147 sebagai perguruan tinggi terbaik di Asia dengan skor 43.1. Disusul kemudian, Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, yang berada di peringkat 147 Asia dengan skor 43.1. Kemudian, Universitas Padjajaran (Unpad) di peringkat 161 Asia. Lantas, Institut Pertanian Bogor (IPB) berada di posisi 120 Asia dan Universitas Diponegoro (Undip) menduduki peringkat 251 Asia, sementara di rangking dunia Undip berada di peringkat 701 dunia. Peringkat universitas Asia 2015 terbaik ini dimana QS World University menyoroti 300 perguruan tinggi di Asia. Metodologi yang dirancang untuk mencerminkan tantangan dan prioritas setiap PTN di negara Asia. Terdapat enam indikator menjadi penilaian QS kali ini, yaitu reputasi akademik, reputasi pegawai, rasio mahasiswa ditiap fakultas, jumlah bidang studi per fakultas, serta jumlah mahasiswa internasional dan pengajar internasional. QS World University adalah sebuah lembaga pendidikan asal Inggris. The QS University Rankings for Asia, pertama kali dipublikasikan pada tahun 2009. https://news.okezone.com/

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Akhyari Hananto lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Akhyari Hananto.

Terima kasih telah membaca sampai di sini