Lupa Sandi?

Semaraknya Lampu Hias di Lero

Farah Fitriani Faruq
Farah Fitriani Faruq
0 Komentar
Semaraknya Lampu Hias di Lero
Semaraknya Lampu Hias di Lero
Bulan ramadhan memang merupakan bulan penuh berkah di Desa Lero, Kecamatan Suppa, Sulawesi Selatan. Pada bulan suci ini, di sepanjang lana dan berbagai sudut desa, dipenuhi lampu hias. Ada yang berlafadzkan Al Quran ada juga yang bergambar ikan menunjukkan ciri khas masyarakatnya yang mayoritas nelayan. "Setiap bulan ramadhan, warga Desa Lero, menghias depan rumah meraka dengan lampu hias beraneka warna dan corak. Mereka rela mengeluarkan uang sebesar Rp 150.000 untuk menyemarakkan bulan ramadhan ini," kata Nurdin Kepala Desa Lero, Minggu (28/6/2015). Keaneka ragaman lampu hias, membuat semarak ramadhan Desa Lero yang dikenal dengan sebutan kampung Mandar yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan ini. Salah satu pengunjung dari Parepare, Sulawesi Selatan, yang dengan sengaja datang untuk menikmati pemandangan yang jarang dilakukan di Desa Lainnya di Indonesia ini sangat kagum. "Luar biasa, Desa Lero sangat indah pada saat bulan ramadhan, selain dihiasi dengan lampu hias beraneka ragam, juga warga di sini ramah-ramah," aku Tasya, pengunjung desa tersebut. Menurut Tasya, seperti namanya Lero yang berarti "Akan Kembali" memang membuat mereka yang pernah berkunjung ke desa ini, akan merasa rindu dengan suasana damai Desa Lero. disadur dari KOMPAS

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG FARAH FITRIANI FARUQ

life is too short to be negative. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata