Ganda Putra Indonesia Raih Emas di Thailand Open

Ganda Putra Indonesia Raih Emas di Thailand Open

Ganda Putra Indonesia Raih Emas di Thailand Open

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf menyumbang gelar pertamanya untuk Indonesia di Thailand Open Grand Prix Gold 2015. Ganda putra Indonesia itu mengalahkan pasangan Malaysia, Koo Kien Kiet/Tan Boon Heong, lewat rubber game 20-22, 23-21, dan 21-16 dalam waktu 1 jam 12 menit. Bertanding di Thunder Done, Muangthong Thani, Minggu (4/10/2015), Wahyu/Ade tertinggal 3-7. Pasangan unggulan kelima ini sempat berbalik unggul 10-9. Bahkan, Wahyu/Ade sempat menjauh 17-13. Koo/Tan sempat menyamakan skor 19-19. Wahyu/Ade punya peluang memenangkan game pertama saat unggul 20-19. Tapo, Koo/Tan bisa menyamakan skor dan merebut dua poin berikutnya untuk memenangi game pertama 22-20. Di game kedua, Koo/Tan langsung unggul 4-0. Wahyu/Ade sempat menyamakan skor 5-5. Tetapi, Koo/Tan kembali menjauh dan unggul 12-8. Wahyu/Ade tak menyerah. Lima angka beruntun mereka raih untuk berbalik memimpin 17-16. Pertandingan pun semakin ketat hingga akhirnya kembali deuce. Tapi, kali ini Wahyu/Ade yang menang di game kedua.
Ade Wahyu Ganda putra Indonesia Wahyu Arya Pankaryanira/Ade Yusuf menjuarai Thailand Open Grand Prix Gold 2015, Minggu (4/10/2015). (Foto: Liputan6.com/Humas PP PBSI)

Pada game penentuan, laga kembali berlangsung ketat hingga skor imbang 11-11. Setelah itu, Wahyu/Ade meraih empat poin beruntun untuk unggul 15-11. Koo/Tan sempat memperkecil skor menjadi 15-16. Namun, perolehan poin Wahyu/Ade tak terbendung lagi hingga akhirnya memenangi game ini. “Alhamdulillah, senang rasanya. Nggak nyangka juga karena kami hanya main nothing to lose, nggak pikir menang kalah. Apalagi secara pengalaman mereka lebih unggul dari kami," kata Ade usai bertanding. "Senang rasanya karena bisa menyumbang gelar untuk ganda putra Indonesia. Dari awal kami bermain fokus di lapangan, sama masalah tenaga mungkin kami masih lebih unggul. Main semangat aja tadi," ucap Wahyu menambahkan. Indonesia berpeluang merebut dua gelar lagi melalui ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto dan tunggal putra Ihsan Maulana Mustofa. liputan6.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Sniper-sniper Terbaik Dunia. Satu dari Indonesia Sebelummnya

Sniper-sniper Terbaik Dunia. Satu dari Indonesia

Sejarah Hari Ini (11 Juli 1977) - Pasar Seni Ancol, Lapak Seniman Memamerkan Karya Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (11 Juli 1977) - Pasar Seni Ancol, Lapak Seniman Memamerkan Karya

Bagus Ramadhan
@bagusdr

Bagus Ramadhan

http://kulawarga.id

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.