Aplikasi Anak Bangsa untuk Berantas Buta Aksara

Aplikasi Anak Bangsa untuk Berantas Buta Aksara

Aplikasi Anak Bangsa untuk Berantas Buta Aksara

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

unnamed ditulis oleh Nanien Yuniar untuk ANTARA Aplikasi Marbel Belajar Membaca buatan Educa Studio dibuat untuk memberantas buta aksara lewat fitur edukatif mengenal huruf, mengeja suku kata, hingga membaca kosakata disertai gambar dan animasi menarik. “Aplikasi Marbel Belajar Membaca kami rancang sebagai sarana pendidikan membaca yang mudah dipahami dan menyenangkan untuk semua kalangan, khususnya anak-anak,” tutur Andi Taru, CEO Educa Studio, dalam siaran pers, Senin. Aplikasi gratis yang dirancang untuk usia 6-8 tahun itu menawarkan edukasi lewat permainan seperti bermain menebak suku kata, bermain ketangkasan membaca dan memisahkan sukukata. Educa Studio juga meluncurkan fitur tambahan berupa materi belajar eja nama buah, eja nama sayur, eja warna dan eja nama hewan. Selain itu, Educa Studio meningkatkan standar rekaman suara dengan teknologi terkini sehingga suara lebih jernih serta menggunakan Intel NDK versi Android agar kecepatan aplikasi menjadi lebih baik. Saat ini aplikasi Marbel Belajar Membaca yang dapat diinstall oleh pengguna Android dan iOS telah diunduh oleh lebih dari 350,000 kali. Dalam laporan yang dilansir Ditjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud 2015, tercatat jumlah penduduk buta aksara nasional tersisa 3,76 persen atau sekitar 6.007.486 orang pada akhir 2014. Tahun sebelumnya ada 4,03 persen penduduk atau sekitar 6.165.406 orang buta aksara. Wilayah yang menjadi prioritas penuntasan aksara oleh Kemendikbud adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Papua, Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Dr Marsetio Terima Penghargaan Militer dari Australia Sebelummnya

Dr Marsetio Terima Penghargaan Militer dari Australia

Misteri Tupai Penghisap Darah Pemangsa Kijang yang Hidup di Belantara Borneo Selanjutnya

Misteri Tupai Penghisap Darah Pemangsa Kijang yang Hidup di Belantara Borneo

Farah Fitriani Faruq
@farah

Farah Fitriani Faruq

http://farahfitriani.wordpress.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.