3.7 Juta Orang Mengunjungi Paviliun Indonesia di Italia ini

3.7 Juta Orang Mengunjungi Paviliun Indonesia di Italia ini

3.7 Juta Orang Mengunjungi Paviliun Indonesia di Italia ini

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Panggung Indonesia di pentas dunia, World Milan Expo semakin diminati khalayak khususnya warga Italia. Meski sempat mendapat cibiran dari warga Indonesia sendiri awal Mei lalu, namun ternyata pengunjung Paviliun Indonesia hampir dua kali lipat dari target semula dua juta orang. Seperti dilaporkan dari Milan, Italia jumlah pengunjung Paviliun Indonesia sudah di atas 3,7 juta orang. Berdasarkan data panitia World Expo Milano 2015, Indonesia masuk 10 besar pengunjung terbanyak. Indonesia, bersaing dengan Qatar, Spanyol, Inggris, dan Malaysia untuk pengunjung di atas tiga juta orang. Sementara di peringkat pertama ada Amerika Serikat dengan pengunjung di atas enam juta. Sementara Rusia dan Turki memiliki pengunjung di atas empat juta. Konsultan Milan Expo, Oksana Smirnova menyatakan, hingga 25 Oktober total pengunjung yang datang ke Milan Expo mencapai 21 juta orang. Sebanyak 70 persen dari total pengunjung adalah warga Italia dan 30 persen lainnya adalah wisatawan asing. "Sementara target kami sendiri di awal adalah 20 juta pengunjung Milan Expo," ujarnya. Republika.co.id

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Mahasiswa Publikasikan Riset tentang Kebijakan Luar Negeri Tiongkok Sebelummnya

Mahasiswa Publikasikan Riset tentang Kebijakan Luar Negeri Tiongkok

53 Tahun ASEAN: Menjawab Tantangan Di Depan Mata Selanjutnya

53 Tahun ASEAN: Menjawab Tantangan Di Depan Mata

Akhyari Hananto

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.