Koki-koki asal Indonesia disenangi Industri Kapal Pesiar Internasional

Koki-koki asal Indonesia disenangi Industri Kapal Pesiar Internasional

Koki-koki asal Indonesia disenangi Industri Kapal Pesiar Internasional

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Kuliner Indonesia yang sangat beragam jenis dan bentuknya tentu akan mempengaruhi sumber daya manusia yang akan memasak makanan tersebut. Koki atau ahli masak tersebut bukan hanya menentukan makanan apa yang akan dimasak namun juga bagaimana caranya sehingga makanan tersebut dapat disukai oleh penikmatnya. Nah, ada kabar baik perihal koki dari Indonesia. Ternyata koki-koki Indonesia disebut-sebut disukai oleh industri kapal pesiar mancanegara. Hal itu disampaikan oleh Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Bali, Dewa GN Byomantara "Koki kita (Indonesia) sangat digemari di kapal pesiar. Saya dapat komentar dari pihak Holland American Line,” katanya. Pihak kapal pesiar asal Belanda tersebut, lanjut Byomantara, menyukai etos kerja para koki Indonesia. Ia menyebutkan koki-koki asal Indonesia dikenal bekerja dengan tulus dan senang hati ketika menerima pekerjaan. “Jadi mereka tidak mengeluh kalau dapat pekerjaan,” jelasnya. Koki Pada industri kapal pesiar tersebut, kata Byomantara, memiliki jumlah 80 persen koki asal Indonesia. Ia menyebutkan data dari penyalur tenaga kerja untuk kapal pesiar, CTI Group Worldwide Services, terdapat sekitar 100.000 orang yang bekerja di kapal pesiar. Artinya ada sekitar tenaga 30.000 Indonesia yang bekerja di kapal pesiat milik perusahaan Amerika ini. Mengingat kuantitas belum sepenuhnya menjelaskan tentang keberhasilan, maka tantangan yang tetap dihadapi oleh koki-koki Indonesia adalah cita rasa kuliner. Ia menjelaskan koki-koki Indonesia harus bisa memperkenalkan kuliner Indonesia di kapal pesiar. Data BP3TKI tahun 2014 mencatat TKI yang diberangkatkan berjumlah 7.831 orang terdiri dari laki-laki 5.465 (71 persen) sementara untuk perempuan berjumlah 2.366 orang (29 persen). Untuk penempatannya masih banyak di lima negara di antaranya Amerika, Turki, Italia, Cyprus, dan Jepang. kompas.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga67%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang33%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Perempuan Indonesia Di Balik Perpustakaan Ember Sebelummnya

Perempuan Indonesia Di Balik Perpustakaan Ember

Guru Besar UGM Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Berhenti Merokok Selanjutnya

Guru Besar UGM Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Berhenti Merokok

Bagus Ramadhan
@bagusdr

Bagus Ramadhan

http://kulawarga.id

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.