Wakil Walikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana mengaku bangga Kota Surabaya menjadi tuan rumah Konferensi UN Habitat.

“Ini merupakan penghargaan yang sangat besar bagi Kota Surabaya,” terangnya.

Whisnu menambahkan, dipilihnya Kota Pahlawan ini sebagai tempat kegiatan organisasi di bawah naungan PBB itu merupakan peluang untuk menunjukkan kepada ratusan delegasi dari 193 negara yang hadir bahwa Surabaya adalah kota berwawasan lingkungan.

“Kita akan tunjukkan kepada negara–negara di Asia Pasifik dan benua lainnya, khususnya negara berkembang, bagaimana membangun pemukiman lebih hijau,” terangnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkot Surabaya akan menunjukkan bahwa kaum urban bukan menjadi beban kota. Sebaliknya, justru akan menjadi modal besar guna pembangunan Kota Surabaya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, untuk menjadi tuan rumah Konferensi UN Habitat tidaklah mudah. Walikota Surabaya Tri Rismaharini harus mempresentasikan dahulu kesiapannya di hadapan perwakilan negara-negara yang tergabung dalam UN Habitat.

"Bu Risma beberapa tahun lalu sampai bela-belain ke Argentina untuk mempresentasikan kesiapan itu,” ungkapnya.

PrepCom III UN Habitat yang akan berlangsung di Surabaya, 25 – 27 Juli mendatang akan dihadiri para pejabat selevel menteri atau kepala negara dari 193 negara anggota Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Rencananya, PrepCom III UN Habitat akan dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo. Dalam event tersebut, para delegasi akan mematangkan isu strategis yang akan dibahas pada konferensi UN Habitat III di Quito, Ekuador pada pertengahan Oktober 2016.


Sumber : berita jatim
Sumber Gambar Sampul : qerja.com

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu