Wow! Mahasiswa UGM raih Predikat Jaksa Terbaik di Belanda

Wow! Mahasiswa UGM raih Predikat Jaksa Terbaik di Belanda

Wow! Mahasiswa UGM raih Predikat Jaksa Terbaik di Belanda

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Hukum tidak bisa dipisahkan dari kehidupan bermasyarakat. Perkembangan peradaban pun mendorong hukum untuk turut berinovasi dan berkembang. Untuk itu generasi-generasi muda pakar hukum maupun jaksa juga harus terus semakin berkualitas. Seperti yang ditunjukkan oleh mahasiswa UGM yang berhasil menorehkan prestasi sebagai jaksa dalam kompetisi tingkat dunia, International Criminal Cour Moot Court Competition (ICC MCC).

Seperti dilansir berita UGM Kompetisi yang berlangsung pada 22-27 Mei lalu di Leiden University, Belanda tersebut menobatkan Wyncet Halim sebagai peraih penghargaan The Best Oralist for Prosecutor. Mahasiswa angkatan 2014 Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut mengalahkan 99 Jaksa lainnya dari 44 negara di dunia yang hadir sebagai peserta kompetisi.

“Senang bisa mendapatkan penghargaan dalam kompetisi ini dan mengharumkan nama UGM serta Indonesia di kancah internasional,” katanya, Rabu (1/6) di Kampus UGM.

Dirinya menjelaskan bahwa kompetisi bergengsi ini dihadiri 59 tim dari berbagai negara di dunia. Seperti Afghanistan, Albania, Afrika Selatan, ataupun negara-negara maju seperti Australia, Beliga, Kanada, Cina, Inggris, Jerman, dan Singapura.

Wyncet menjelaskan bahwa tim UGM harus menjalani tiga ronde yaitu fase pre-eliminar round, quarter round, dan final. Tim IMC FH UGM yang beranggotakan Wyncet Halim, Regina Wangsa W, M Ryandaru Danisworo, Yoga Praetya P, Bidadari Mahardhika R, Canna Zahra O, serta Kay Jessica. Sayang, dalam kompetisi ini sebagai tim mereka belum berhasil mencetak juara. Mereka terpaksa menghentikan langkahnya hingga babak quarter round sebagai 9 besar finalis ICC MCC.

“Meskipun berhenti di posisi 4 besar, kami tetap bangga karena pencapaian ini menunjukkan kemajuan dibandingkan 2 tahun sebelumnya yang terpaksa berhenti di babak pre-eliminary,” tuturnya.

Wyncet mengatakan prestasi yang telah diraih tidak lepas dari dukungan para pelatih, dosen, serta pihak fakultas dan universitas. Ia berharap kedepan tim IMC UGM dapat menunjukkan prestasi yang lebih baik. Dengan begitu, akan semakin mengibarkan nama UGM di tingkat dunia.

Sumber : Berita UGM
Sumber Gambar Sampul :ugm.ac.id

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga67%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi8%
Pilih TerpukauTerpukau25%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Nias Siap Menjadi Pulau Impian Sebelummnya

Nias Siap Menjadi Pulau Impian

Cinta K’tut Tantri, Gadis Asing Berdarah Viking yang Berjuang Untuk Indonesia Selanjutnya

Cinta K’tut Tantri, Gadis Asing Berdarah Viking yang Berjuang Untuk Indonesia

Bagus Ramadhan
@bagusdr

Bagus Ramadhan

http://kulawarga.id

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.