Lupa Sandi?

Benarkah PTDI Kembangkan Pesawat Jet ?

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
Benarkah PTDI Kembangkan Pesawat Jet ?

 


 

Pesawat N245 yang dirancang oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) telah diperkenalkan oleh PT Dirgantara Indonesia dalam situs resminya.

Caption (Sumber Gambar)

N245 merupakan pengembangan lebih lanjut dari CN235 yang mampu menampung 50 penumpang. Pesawat ini dalam penerbangan komersial sebagai pengumpan-kapal pesawat Jet atau menghubungkan antara bandara kecil. Pesawat ini dirancang untuk memenuhi CASR 25 Transport Category.

PT Dirgantara Indonesia perkenalkan pesawat N-245. (Defense Studies)
PT Dirgantara Indonesia perkenalkan pesawat N-245. (Defense Studies)

N245 dapat menjadi solusi untuk berbagai kondisi kebutuhan, seperti penerbangan jarak pendek, spoke to spoke flights, misi khusus, versi combi, border cross flights, multi short-hop flights, charter flights, dan hub to spoke flights.

pt-dirgantara-indonesia-perkenalkan-pesawat-n-245-3
Kebisingan kabin, stage length, design range at 48 pax, dan biaya operasi per kursi-nm pesawat ini dapat digambarkan dalam grafik.

 

pt-dirgantara-indonesia-perkenalkan-pesawat-n-245-4
N245 merupakan pengembangan lebih lanjut dari CN235, perbedaan utama adalah pada mesin, T Tail Shape, dan removing ramp door.

pt-dirgantara-indonesia-perkenalkan-pesawat-n-245-5
Konfigurasi standar Dash8-300 memiliki kapasitas 50 kursi seperti N245, sementara ATR42-600 dapat membawa 48 penumpang dan CN235-220C mampu membawa 40 penumpang.

pt-dirgantara-indonesia-perkenalkan-pesawat-n-245-6
Flight Deck N245 mengadopsi kaca kokpit sistem teknologi canggih dengan kenyamanan yang tinggi untuk pilot dan co-pilot. Oleh karena itu, akan menjamin keselamatan penerbangan dan efisiensi operasi.

Sumber: Defense Studies

Pilih BanggaBangga83%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau17%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata