Didorong oleh kesadaran bahwa pemuda adalah cikal bakal masa depan bangsa, Perkumpulan Pelajar Indonesia (PPI) Jerman menginisiasi sebuah konferensi bertaraf internasional yang telah dilakukan sejak tahun 2014 yang bernama International Conference of Integrated Intellectual community atau disingkat menjadi ICONIC.

Acara ini bertujuan untuk berkontribusi kepada bangsa Indonesia dengan tema yang relevan dengan perkembangan bangsa untuk peningkatan taraf kehidupan manusia dan pembangunan bangsa Indonesia.

ICONIC mendatangkan tokoh dari berbagai latar belakang dan juga memberi kesempatan kepada pelajar dan masyarakat untuk menyampaikan gagasan ilmiahnya dalam acara ini. Dengan digelarnya konferensi ICONIC, diharapkan dapat memberi kontribusi untuk pembangunan Indonesia. Lebih dari pada itu untuk meningkatkan kesadaran bahwa generasi muda Indonesia adalah bagian dari solusi terhadap tantangan yang sedang dihadapi bangsa Indonesia ICONIC 2016 merupakan kelanjutan dari ICONIC 2014 yang telah diadakan dua tahun sebelumnya.

Iconic 2016
Iconic 2016

Berbeda dari ICONIC sebelumnya yang berfokus pada tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia sebagai negara berkembang dilihat dari berbagai sektor. Berangkat dari kepedulian akan industri Indonesia yang mulai lesu pasca runtuhnya orde baru (krisis ekonomi 1998), ICONIC 2016 memiliki tema umum “INDUSTRIAL REVIVAL : OPTIMIZING STRATEGY ON BUSINESS, GOVERNMENT AND EDUCATION” yang berfokus pada aplikasi nyata untuk kebangkitan industri nasional sebagai ujung tombak perekonomian bangsa dalam rangka mewujudkan bangsa Indonesia yang mandiri dan bermartabat. Bidang-bidang yang terkait di dalamnya antara lain education and governmental policy, business and economy, energy, technology and industry, medical science, infrastructure development, agriculture, food Industry and maritime, natural science, tourism, social and culture dan environment. Acara ini akan berlangsung pada 29 sampai 30 Oktober 2016 di Technische Universität Hamburg Harburg (TUHH), Jerman.

Jerman merupakan tempat yang layak diperhitungkan sebagai sebuah negara maju dengan jumlah pelajar Indonesia yang sangat besar, terutama di bidang teknik. Oleh karena itu, dirasa perlu untuk mewadahi potensi yang besar tersebut agar menjadi motor yang handal untuk kemajuan bangsa Indonesia di kemudian hari karena pada dasarnya, masyarakat Indonesia percaya bahwa industri Indonesia dapat ditingkatkan lagi demi kesejahteraan bangsa.

Banyak pihak yang terlibat dalam konferensi internasional yang sudah di persiapkan sejak pertengahan April 2015 ini. Susunan kepanitiaan yang berada di bawah koordinasi Immanuel Hakiki, Galih Bangga, dan Hafidz Irfandi ini berdedikasi penuh untuk dapat memberikan kontribusi nyata di tengah kesibukan kuliah mereka. Beberapa pihak eksternal juga terlibat sebagai sponsor dan media partner seperti KBRI Berlin, KJRI Hamburg, ITPC, Radio PPI Dunia, dan GNFI. Diharapkan dengan melibatkan banyak pihak dan generasi muda dalam agenda ini, hal ini juga dapat meningkatkan kesadaran para pemuda Indonesia baik yang berada di dalam dan luar negeri mengenai tantangan dan solusi yang konkrit tentang permasalahan industrI di Indonesia.

Selain sesi parallel yang merupakan salah satu dari dua agenda konferensi ini, ICONIC 2016 juga menghadirkan pakar-pakar yang kompeten sebagai narasumber pada plenary session oleh pembicara utama. Pembicara meliputi stake holders dari Universitas, lembaga riset, sekolah vokasi dan politeknik, pemerintah, pelaku industri praktis, serta ekonom. Sebut saja nama yang cukup dikenal oleh masyarakat: Dr. Faisal Basri (Pakar Ekonomi), Dr. Bambang Setiadi (Ketua Dewan Riset Nasional), dan Dr. rer. nat. Johny Setiawan (Ketua Ikatan Iluwan Indonesia Internasional). Konferensi pada hari kedua akan ditutup dengan gala dinner yang sekaligus merupakan ajang jalin networking dan mempertemukan berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan ini di antaranya mahasiswa Indonesia dan internasional, partisipan dan presenter, pelaku industri, pembuat kebijakan, masyarakat publik, dan stake holder untuk bersama-sama menggagas tantangan dan solusi yang tepat untuk kemajuan bangsa. Karya tulis peserta yang telah dipresentasikan selama konferensi dan diterbitkan pada jurnal ISJ juga merupakan bentuk nyata akan kepedulian terhadap industri Indonesia.

Masa depan bangsa terletak pada tangan pemuda yang kelak akan menduduki posisi-posisi strategis. Maka, diharapkan dalam ke depan akan didapatkan efek nyata dari solusi yang digagas pada ICONIC 2016 kali ini.

Penulis: Karlina Denistia, Divisi Strategi Marketing dan Media ICONIC 2016 Website: http://iconic.ppi-jerman.de

gambar utama : Aspireaviation.com

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu