Lupa Sandi?

3 Makanan Indonesia Ini Menjadi Sajian Andalan Gastrofest  

Agustina  Suminar
Agustina Suminar
0 Komentar
3 Makanan Indonesia Ini Menjadi Sajian Andalan Gastrofest   

Selain lezat, siapa sangka karena keunikannya, makanan Indonesia ini akan menjadi sajian andalan pada Gastrofest 2017 mendatang. Tidak hanya menghadirkan makanan yang sudah dikenal banyak orang, namun juga makanan dari daerah yang belum banyak diketahui masyarakat luas.

Indonesia GastroFest 2017 atau IGF 2017 adalah sebuah proses ‘internalisasi’ nilai budaya bagi masyarakat daerah dan menjadi sebuah aksi diplomasi budaya Indonesia di mata dunia Internasional. Tidak hanya mengulas hidangan yang tersaji, tetapi juga menuturkan seni serta karakter menyeluruh mengenai masakan sehingga masakan nusantara menjadi lebih berkelas.

Seperti yang dilansir Republika, Henry Alexie Bloem selaku President Indonesian Chef Association, menjelaskan akan banyak masakan khas Indonesia yang mewarnai acara tersebut. Dari sejumlah menu makanan, ada tiga makanan yang belum banyak dikenal namun patut dicoba. Berikut ketiga menu tersebut.

1. Ikan Dole - Sulawesi Tenggara

Ikan Dole asal Sulawesi Tenggara (kompas.com)
Ikan Dole asal Sulawesi Tenggara (kompas.com)

Ikan Dole merupakan sajian khas lokal asal Buton yang memadukan ikan dengan kelapa yang diolah menjadi perkedel. Mulanya ikan tenggiri ditumbuk halus, dicampur dengan parutan kelapa dan telur, kemudian digoreng berbentuk segitiga. Selain itu bisa juga bahan dasar ikan tenggiri yang dibalut dengan kegurihan santan dan digoreng renyah dengan minyak panas sehingga mengeluarkan aroma bawang yang khas.


"Kalau di daerah lain seperti otak-otak. Namun ikan dole ini digoreng dan bentuknya segitiga seperti samosa. Ketika dimakan ikan dole ada teksturnya," ujar Henry dalam peluncuran Gastrofest 2017 di Jakarta, Kamis (13/10).

2. Udang Rambut Betara - Jambi

Udang Rambut Betara asal Jambi (infonitas.com)
Udang Rambut Betara asal Jambi (infonitas.com)

Sajian lokal yang berasal dari Kabupaten Batanghari yang merupakan perpaduan berbagai macam bahan dasar khas Indonesia bercampur dengan daging udang dan dibalut dengan remasan bihun lalu digoreng sehingga menghasilkan presentasi sajian yang sangat menggugah selera. Rasanya akan lebih nikmat jika ditambah dengan saus.

"Kalau di restoran Cina, menu ini mirip dimsum. Kalau di Jambi dibalut dengan bihun, kalau Cina dibalut dengan kulit lumpia tipis," tambahnya.

3. Bubur Pedas - Kalimantan Barat

Bubur Pedas asal Kalimantan Barat (net)
Bubur Pedas asal Kalimantan Barat (net)

Tidak hanya terkenal di Sambas, Kalimantan Barat, makanan khas suku Melayu ini juga populer di Deli, Sumatera Utara. Bubur pedas khas Sambas adalah sajian bubur penuh gizi yang dipenuhi dengan berbagai macam sayuran segar. Penyajiannya yang menggunakan taburan kelapa sangtai, ikan teri, kacang, lemon cui dan sambal, menjadikan bubur sambas sebagai salah satu menu yang diturunkan dari generasi ke generasi.

"Kalau yang ini seperti bubur manado. Hanya bedanya bubur ini ada proteinnya dari ikan teri. Untuk tingkat kepedasannya tidak terlalu pedas. Namun jika dinikmati dengan sambal baru terasa nikmatnya," ujarnya.

Apakah anda tertarik untuk mencoba?




Sumber :

gayahidup.republika.co.id

acara.co.id


Sumber Gambar : kuliner.panduanwisata.id

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih20%
Pilih SenangSenang60%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi20%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AGUSTINA SUMINAR

We write to taste life twice. ... Lihat Profil Lengkap

Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie