Heka Leka, Gerakan Kaum Muda Untuk Kemajuan Pendidikan Tanah Maluku

Heka Leka, Gerakan Kaum Muda Untuk Kemajuan Pendidikan Tanah Maluku

Heka Leka, Gerakan Kaum Muda Untuk Kemajuan Pendidikan Tanah Maluku

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Perubahan terjadi karena ada yang bergerak. Perubahan itu ada, karena ada sosok yang mau melakukan perubahan. Heka Leka, sebuah gerakan yang fokus pada peningkatan pendidikan di tanah Maluku adalah sebuah contoh bagaimana satu dua orang manusia bergerak untuk menciptakan perubahan bagi lingkungannya.

Stanley Ferdinandus, seorang pemuda Maluku begitu tergerak hatinya untuk melakukan sesuatu demi mewujudkan mimpinya yaitu menciptakan generasi Maluku yang cerdas. Didasari keprihatinannya akan kondisi pendidikan di tanah Maluku, Stanley mulai menjalankan sebuah gerakan dengan mengajak kaum muda Maluku lainnya yang memiliki potensi dan kerelaan hati untuk terlibat dalam gerakan ini. Stanley menyelesaikan pendidikannya di tanah Jawa, dan itu membuka kesempatan baginya untuk membangun jaringan dan membagi visi dan misinya kepada banyak orang. Tidak hanya kepada kaum muda di Ambon, namun juga kepada mereka yang berada di luar Maluku. Hasilnya cukup membanggakan, dengan tingginya animo para kaum muda untuk terlibat dalam gerakan ini sebab mereka pun memiliki mimpi yang sama. Pada 7 September 2011, Heka Leka resmi berdiri.

(sumber : hekaleka.org)

Kegiatan ini diawali dengan sebuah gerakan bernama 2 Jam Voor Masa Depan Maluku Cerdas, dimana anak – anak muda Maluku ditantang untuk melihat realita Maluku dan melakukan sesuatu untuk memperbaikinya. Kaum muda ini lalu diajak untuk berbagi dengan anak – anak sekitar, dan akhirnya memunculkan kelompok – kelompok belajar di berbagai tempat di kota Ambon. Hal ini berlanjut dengan pengembangan berbagai program yang hingga saat ini terus berjalan, mulai dengan kerjasama dengan sekolah – sekolah untuk pelatihan dan pengembangan kompetensi guru, kelas – kelas untuk para siswa dan sebagainya. Hingga saat ini, dari satu gerakan kecil berupa kelompok belajar, Heka Leka telah memiliki 20 program kegiatan yang dikelompokkan dalam beberapa departemen besar, yaitu Pendidikan, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Psikologi, Bahasa Inggris serta Riset dan Pengembangan, serta Kesehatan dan Lingkungan.

(sumber : hekaleka.org)
(sumber : hekaleka.org)

Salah satu program dari Heka Leka adalah Gerakan Maluku Membaca (GMM). Dengan mimpi untuk melihat anak – anak Maluku bertumbuh sebagai manusia merdeka yang memiliki mental belajar serta kompetensi level dunia tanpa lupa akan konsep budaya Maluku, Heka Leka mengajak kaum – kaum mudanya untuk ikut dalam aksi mengumpulkan dan menyumbangkan buku untuk anak – anak Maluku. Para anak muda Maluku yang sedang menempuh pendidikan di Jakarta, Surabaya, Malang, Bandung dan sebagainya diajak untuk ambil bagian dalam gerakan ini. Bahkan, beberapa dari mereka yang terlibat bukanlah anak – anak Maluku namun mereka memiliki kerinduan yang sama untuk berbagi dengan generasi Maluku. Saat ini, GMM tersebar di berbagai kota di Indonesia dan secara rutin mengumpulkan dan mengirimkan sumbangan buku ke tanah Maluku.

Hingga saat ini, Heka Leka telah berusia lima tahun. Respon besar dari masyarakat begitu terlihat, dibuktikan dengan dilibatkannya Heka Leka dalam berbagai program pendidikan oleh Pemerintah pusat maupun daerah. Tidak hanya itu, berbagai organisasi, yayasan, lembaga baik swasta maupun pemerintah, lokal maupun nasional turut terlibat sebagai mitra dari Heka Leka. Secara giat, mereka bekerja sama dan saling bahu – membahu, menyingsingkan lengan baju demi gerakan perubahan dan pengembangan pendidikan anak – anak Maluku. Sesuai dengan filosofi yang terkandung dalam namanya, Heka Leka telah lahir kembali, dan tumbuh serta berkembang dalam misinya sebagai wadah dan fasilitator untuk pengembangan dan kemajuan pendidikan di tanah Maluku. Dengan komitmen yang sudah dibuat, mereka bergerak. Demi mewujudkan satu mimpi, generasi Maluku cerdas.




Sumber :
Sumber Gambar Sampul :hekaleka.org

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah jika sakit
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga71%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi24%
Pilih TerpukauTerpukau5%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Hebat! Gerakan Menabung Air di Malang Ini Jadi Finalis Inovasi Urban di Tiongkok Sebelummnya

Hebat! Gerakan Menabung Air di Malang Ini Jadi Finalis Inovasi Urban di Tiongkok

Jamur Tudung Pengantin, Jamur Cantik yang Tumbuh di Indonesia Selanjutnya

Jamur Tudung Pengantin, Jamur Cantik yang Tumbuh di Indonesia

Thomas Benmetan
@thomasbenmetan

Thomas Benmetan

http://benmetan.blogspot.com

4 Komentar

  • Toma Maju ...Salam #MalukuCerdas

  • Toma Maju ...Salam #MalukuCerdas

  • Toma Maju ...Salam #MalukuCerdas

  • Toma Maju ...Salam #MalukuCerdas

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.