Lupa Sandi?

Save Street Child Surabaya, Komunitas Penggerak Anjal dan Marjinal

Huda Faridha
Huda Faridha
0 Komentar
Save Street Child Surabaya, Komunitas Penggerak Anjal dan Marjinal

“Kalau bukan kita, siapa lagi ?Kalau tidak sekarang, kapan lagi ? Perubahan generasi penerus bangsa ada di tangan kita”

elradithstorybegan.files.wordpress.com/
elradithstorybegan.files.wordpress.com/

 

Berawal dari hal sederhana, yakni ingin mengaktualisasikan kepedulian terhadap anak-anak jalanan di Surabaya. Melalui Kopi Darat beberapa pemuda-pemudi  Independen dana kreatif di  Surabaya, maka terwujudlah tindakan nyata untuk mendirikan Komunitas Save Street Child Surabaya. Berdiri pada tahun 2011, Save Street Child Surabaya (SSCS) merupakan komunitas dengan berfokus pada ranah asosiasi dan pendidikan.  Meski beberapa kali mengandalkan tempat seadanya, tak menyurutkan niat sekelompok orang ini untuk selalu berbagi kepada anak-anak jalanan dan marjinal.

Hingga saat ini komunitas Save Street Child tersebar di 10 kota seperti Surabaya, Depok, Solo, Sandung, Malang, Mojokerto, Sidoarjo, Palembang, Depok dan Semarang.

Baca Juga
http://ayorek.org/
http://ayorek.org/

Beberapa program dari SSCS adalah :

  1. 1000 Buku untuk Anjal (Anak Jalanan)

Awal bergeraknya SSCS yakni melalui program kegiatan 1000 Buku untuk ANjal (Anak Jalanan). Tanggal 12 Juni tahun 2011 yang lalu, tim SSCS mengumpulkan buku dari berbagai sumber untuk diberikan kepada Anak Jalanan dan Marjinal di kota Surabaya. Semua buku didapat dari sumbangan para volunteer.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk menunjang kegiatan belajar adik-adik yang kurang beruntung di kota Surabaya.

  1. Jumat Sehat

Program Kegiatan Jumat Sehat dicetuskan pada 1 Juli 2011. Program jangka pendek ini berawal dari ide Indra Setiawan yang prihatin dengan nutrisi anak Indonesia. Adapun kegiatan nya adalah membagikan susu kepada anak jalanan dn marjinal setiap hari Jumat di kota Surabaya. Diharapkan dengan adanya program ini dapat membantu mereka agar lebih sehat dan terpenuhinya gizi mereka. Selain itu juga supaya mendekatkan diri dengan adik-adik anak jalanan dan marjinal.

  1. Piknik Asik

Berangkat dari upaya untuk lebih mendekatkan diri dengan adik-adik, program piknik asik ini dilakukan selama sebulan sekali. Program kegiatan jangka pendek ini dilakukan sejak pertengahan Juli 2011 hingga sekarang. Kenjeran Park pada acara Festival Layang-Layang menjadi lokasi pertama yang dikunjungi. Hingga saat ini, SSCS telah melakukan 6 kali Piknik Asik di lokasi yang berbeda, yakni Piknik Asik for Save KBS (kerjasama ESIA), Piknik Asik di Masjid Cheng Ho (kerjasama Hijabers), Piknik Asik di Monumen Kapal Selam Surabaya (kerjasama Hijabee), Piknik Asik di Rolak Outbound Kids (kerjasama Rolak Outbound Kids) dan Piknik Asik di Kebun Bibit Bratang (kerjasama UNAIR-Fakultas HI).

  1. Dinner menyambut Hari Anak Nasional

Program kegiatan ini dilaksanakan Preman SSCS pada tanggal 23 Juli 2011 di Genteng Kali sebagai bentuk untuk memperingati Hari Anak Nasional.

  1. BukBer17an

Kegiatan ini dilakukan sejak 5 Agustus 2011 hingga sekarang untuk memperingati datangnya bulan Ramadhan dan bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia. Sudah sebanyak 12 kali kegiatan ini dilakukan di tempat yang berbeda-beda. Yakni di kawasan JMP, kawasan Makam Rangkah (kerjasama Garuda Food Indonesia), kawasan Stren Genteng Kali (kerjasama Haryono SH), Buka bersama with UICS at Mangga Dua (kerjasama UICS), Festival Ramadhan di Monumen Kapal Selam (kerjasama ALSA UNAIR), Buka Bersama di Genteng Kali (kerjasama Sastra Jepang-UNAIR), Buka Bersama On The Road by Save Street Child Surabaya, di kawasan Gemblongan (kerjasama Mbak Fitri) dan di kawasan Traffic Light UNAIR Kampus A (kerjasama Kombes AD).

  1. Pengajar Keren

Sejak tanggal 26 Agustus program kegiatan ini dibentuk untuk turut serta mencerdaskan anak bangsa. Kegiatan belajar mengajar ini layaknya belajar di sekolah atau lembaga lainnya. Meski begitu, SSCS tidak memiliki tempat khusus, melainkan tempat seadanya yang dipinjami oleh masyarakat sekitar. Dan tak menutup kemungkinan jika kelak tempat iu akan digusur.

Beberapa tempat yang pernah disinggahi utuk mengajar, diantaranya adalah :

-Kawasan Kali Jembatan Merah Plaza (JMP) setiap hari Selasa-Kamis pukul 15.30-17.30 WIB dengan jumlah sekitar 50 anak didik.

-Kawasan Makam Rangkah setiap hari Senin-Rabu pukul 16.00-17.30 WIB (saat ini ssedang vakum) dengan anak didik sebanyak 50 anak.

-Kawasan Taman Bungkul setiap hari Selasa dan Rabu pukul 19.00-20.30 WIB dengan jumlah 20 anak didik.

-Kawasan Traffic Light Jalan dr. moestopo (Ambengan Selatan Karya)setiap hari Minggu dan Senin pukul 16.00-17.30 WIB dengan anak didik sekitar 70 anak.

  1. Nonton Bareng

Kegiatan ini bertujuan sebagai bentuk belajar melalui media visual dan dilaksanakan sejak 28 Oktober 2011. Kegiatan ini telah dilakukan sebanyak 2 kali, yakni di kawasan Makam Rangkah dan Event Belajar Asyik di Mall (kerjasama BG Junction).

  1. Jas Hujan

Mengingat adik-adik anak jalanan bekerja di jalanan yang tak memerdulikan hujan ketika bekerja, hingga tak jarang basah kuyup karenanya. Program yang dilakukan sejak Desember 2011 yang lalu berupa membagikan Jas Hujan kepada adik-adik anak jalanan dan marjinal.

  1. Celengan si Kecil

Dilaksanakan sejak 25 September 2011, program kegiatan Celengan Si Kecil atau Tabungan Si Kecil ini sebagai bentuk sosialisasi pentingya menabung sejak dini kepada adik-adik anak jalanan. Dengan harapan, agar adik-adik tersebut tetap bersemangat untuk selalu menyisihkan uang hasil mereka bekerja untuk ditabung.

  1. Kau Mengajar

Program ini dikhususkan untuk Preman dan Pengajar Keren SSCS dengan tujuan memberikan bekal pendidikan kepada para Preman dan Pengajar Keren untuk meghadapianak. Kegiatan yang dilakukan sejak Februari 2012 ini sempat melaksanakan Workshop Pengajar yang kedua kalinya di Perpustkaan Rungkut Surabaya yang merupakan kerjasama Indonesia Bercerita dan Ariyo Zidni (@AioDongeng).

  1. Save Street Child Surabaya : With Care to Share

Merupakan Big Event SSCS pertama kalinya yang prosesnya dimulai sejak 24 April 2012 dan dengan puncak acara pada 10 Juni 2012.Program kegiatan ini adalah wadah untuk menunjukkan Kreasi Bakat dari anak didik juga sebagai peringatan SSCS. Dalam acara tersebut, SSCS juga mengundang beberapa komunitas, diantaranya adalah Sanggar Alfaz (Sidoarjo), Sanggar Merah Merdeka (Surabaya), PAS (Scholarship dari Sampoerna Foundation), Shuffle Dance Surabaya, Komunitas Beat Box Surabaya, dll.

  1. Ayo Sekolah Rek

Dimulai sejak 22 Juni 2012, program keren ini bertujuan untuk membantu adik-adik menyambut tahun ajaran baru di sekolah. Merupakan salah satu bentuk kepedulian SSCS terhadap adik-adik anak jalanan untuk memenuhi kebutuhan sekolah seperti tas dan alat-alat tulis.

  1. Suroboyo Dolanan (Pameran)

Adalah Big Event kedua dari SSCS yang prosesnya sejak 6 Oktober 2012 hingga 9 Desember 2012 sebagai puncaknya. Kegiatan ini adalah pameran permainan-permainan tradisional yang di masa kini sedang vakum dibudidayakan oleh masyarakat. Dengan tujuan memperkenalkan kembali aneka ragam permainan tradisional yang tak kalah serunya dengan permainan modern era sekarang, lewat tema “Karena Kita Disatukan Oleh Cinta Dan Permainan”. Menyasar seluruh anak Indonesia, event ini diharapkan dapat menumbuhkan kembali rasa empati, sosial, serta respon yang baik terhadap nilai-nilai sosial-budaya yang semakin memudar.




Sumber : http://ayorek.org/
Sumber Gambar Sampul : sschildsurabaya.files.wordpress.com

Muda Bergerak - Apalah Indonesia Tanpamu ?
Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi100%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG HUDA FARIDHA

Mulai dari diri sendiri ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara