Semenjak Indonesia masuk sebagai negara dengan perkapita menengah, arus urbanisasi menjadi sangat masif. Tercatat berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Indonesia merupakan negara dengan tingkat urbanisasi tertinggi di Asia Tenggara. Diperkirakan pada tahun 2025 sebanyak 60% penduduk Indonesia akan berada di kota. Itu sebabnya perbaikan kualitas tata kota menjadi hal yang penting dilakukan di berbagai kota di Indonesia. Surabaya dengan walikotanya, Tri Rismaharini disebut sebagai salah satu kota yang berhasil melakukan perbaikan tersebut. 

Seperti diberitakan detikNews Selasa (18/10) pengakuan terhadap prestasi Wali Kota Surabaya tersebut diberikan oleh The Institute for Housing and Urban Development Studies (IHS) dengan mengganjar Tri Rismaharini sebagai Professional Urban terbaik tahun 2016. Penghargaan IHS Urban Professional Award ini diberikan untuk para alumni internasional IHS yang memang terbukti telah melakukan kerja nyata dalam pengembangan perkotaan. Penghargaan tersebut diserahkan oleh perwakilan Kerajaan Belanda Henk Ovink dalam rangkaian forum Habitat III di Quito, Ekuador.

Meraih penghargaan bergengsi terserbut, Risma ternyata berhasil menungguli dua kandidat peraih penghargaan tertinggi lainnya seperti Professor Alfredo Garay dari Argentina dan Chief Willie Abiano dari Nigeria yang menempati posisi ketiga. 

Tri Rismaharini (Foto: ihs.nl)
Tri Rismaharini (Foto: ihs.nl)

IHS sendiri merupakan almamater Risma sebelum menjadi wali kota, itu mengapa sosok yang disebut sebagai Ibunya Arek Suroboyo itu tampak emosional saat memberikan kesan atas penghargaan yang diterimanya itu. Dia terkenang perjuangannya saat menempuh pendidikan jurusan Urban Development di IHS, Rotterdam, Belanda hingga menjadi Wali Kota Surabaya.

"Perjuangan menjadi wali kota tidak mudah. Banyak hambatan dan tanggung jawab yang harus dipikul sangat berat," kata Risma.

Risma pun bersyukur ilmu yang didapat dari IHS sangat berguna bagi Kota dan masyarakat Surabaya. Perempuan kelahiran Kediri tersebut berharap, ke depan makin banyak anak-anak Surabaya yang belajar di luar negeri lalu kembali untuk membangun tanah airnya.

Tri Rismaharini saat menerima penghargaan di Ekuador (Foto: detik.com)
Tri Rismaharini saat menerima penghargaan di Ekuador (Foto: detik.com)

Sementara itu, Utusan Khusus Perwakilan Kerajaan Belanda, Henk Ovink mengatakan bahwa Wali Kota Tri Rismaharini memang layak menyandang pemenang IHS Alumni International Awards 2016 karena dipandang mampu menyeimbangkan antara pikiran dan hati.

'"Artinya, yang dipikirkan bukan hanya pembangunan fisik saja, tapi juga perhatian sangat besar pada sisi manusianya," jelas Henk Ovink.

IHS Alumni International Awards merupakan penghargaan yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali sejak tahun 2012 untuk para alumni IHS di seluruh dunia. Pada tahun 2016 ini juri yang menilai para alumni tersebut adalah Claudio Acioly, Head Capacity Building di UN-Habitat; Emiel Wegelin, Senior Urban Economist; Kees van Rooijen, IHS Deirector. Tri Rismaharini merupakan peraih penghargaan edisi ketiga dan menjadi orang Indonesia pertama yang mendapatkan penghargaan bergengsi ini.

Selamat untuk Bu Risma.

Sumber : detikNews
Sumber Gambar Sampul : Andika Wahyu / ANTARA

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu