Lupa Sandi?

Tol 100 km untuk Jogja

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
Tol 100 km untuk Jogja

Salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang akan diprioritaskan pengembangannya adalah Borobudur.


Bersama dengan Danau Toba dan Mandalika, infrastruktur konektivitas juga akan dibangun menuju Kawasan Borobudur, yakni Jalan Tol Bawen-Yogyakarta.
"Kalau dalam perencanaan Kementerian PUPR tercantum dalam rencana induk 2025, ada pembangunan Jalan Tol Bawen-Yogyakarta," kata Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR Rido Matari Ichwan.


Rido mengatakan, studi kelayakan Jalan Tol Bawen-Yogyakarta bakal dipercepat dari jadwal semula yang sedianya dilakukan pada 2018.
Pasalnya, menurut analisis Kementerian Pariwisata, jalan tol tersebut bisa menjadi pemicu percepatan Borobudur sebagai KSPN.


Oleh sebab itu, sebagai bentuk percepatan tersebut, studi kelayakan untuk pembangunan Jalan Tol Bawen-Yogyakarta sepanjang 100 kilometer akan dilakukan pada 2017 atau setahun lebih cepat dari rencana awal.


"Kami akan mencoba pada 2017 studi kelayakanannya dan bisa selesai. Kemudian normatifnya kami melakukan lelang tetapi juga sekaligus trasenya kami siapkan," tambah Rido.


Untuk studi kelayakan, Rido memperkirakan hanya membutuhkan waktu 6 bulan saja. termasuk kesiapan lahan seraya menyiapkan jumlah anggaran yang dibutuhkan.
"Saya kira belum soal anggarannya nanti akan dihitung dari pra studi kelayakannya dan ini akan dilelangkan nanti," tandas Rido

(Tribun Jogja)

gambar utama : walldevil.com

Pilih BanggaBangga14%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang43%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau43%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie