Internet of Things atau IoT yang dianggap menjadi tingkatan berikutnya dari teknologi perangkat internet tampaknya mulai banyak diminati. Bahkan PT Telkom lewat anak perusahaannya, PT PINS Indonesia akan bersinergi dengan anak perusahaan Telkom lainnya yang beroperasi di Timor Leste, Telkom International TL (Telkomcel). 

Sebagaimana diberitakan IndoTelko, Telkomcel telah melakukan tanda tangan kerjasama dengan PINS pada Selasa (8/11) yang lalu. Kerja sama tersebut akan berupa program produk bundling dengan Telkomcel menjadi penyedia kartu perdana dan layanan seluler sedangkan PINS akan menjadi penyedia perangkat, ponsle pintar dan juga layanan solusi IoT. 

"Teknologi dan inovasi dalam dunia digital diproyeksikan akan semakin berkembang di tahun-tahun mendatang, begitu pula dengan perkembangan didunia industri IoT. Layanan solusi IoT dinilai akan membawa dampak besar yang harus segera dipersiapkan. Saat ini market IoT di dunia terus menunjukan peningkatan,  Timor Leste menjadi negara berkembang yang potensial. Smart Building dan bundling smartphone menjadi salah satu tren industri saat ini di Timor Leste," kata CEO PINS Prasabri Pesti.

Prasabri mengungkapkan bahwa perkembangan teknologi telah mendorong pelanggan untuk mulai menggunakan teknologi IoT.

“Perkembangan teknologi saat ini membuat konsumen juga semakin pandai dalam memilih apa yang mereka butuhkan untuk mendukung kegiatan sehari-hari. Kerjasama antara PINS dengan Telkomcel Timor Leste ini akan menjawab kebutuhan customer tersebut," ujarnya.

Sedangkan CEO Telkomcel, Dedi Suherman menjelaskan, dengan kompetensi, kapabilitas dan jaringan 3G terluas yang dimiliki Telkomcel dirinya optimis pihaknya akan mendapatkan kepercayaan dari pelanggan.

“Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah pelanggan baru dan meningkatkan brand awareness Telkomcel di Timor Leste melalui program bundling ini," jelas Dedi.

Sampai saat ini selain harus bersaing dengan penyedia komunikasi asal Vietnam, Viettel Telecom, Telkomcel juga harus bersaing langsung dengan penyedia layanan telekomunikasi petahana milik Timor Leste, Timor Telecom yang dahulu merupakan pemain tunggal. Namun Telkomcel sebagai bagian dari Telkom Group dianggap berpeluang untuk bisa meraih banyak pasar di Timor Leste berkat pengalamannya menggelar jaringan telekomunikasi. 

Sumber :  Indotelko

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu