Lupa Sandi?
Java Jazz Single

I Wayan Rindi, Sosok Legendaris Pencipta Tari Pendet yang Mendunia

Thomas Benmetan
Thomas Benmetan
0 Komentar
I Wayan Rindi, Sosok Legendaris Pencipta Tari Pendet yang Mendunia
Keterangan Gambar Utama ©wikimedia.org

Pendet adalah salah satu seni tari asal Bali yang namanya sudah melambung di kancah dunia. gerakannya yang mahsyur serta keindahan yang disajikan tarian tersebut membuat  kesenian ini menjadi salah satu warisan budaya Indonesia yang dikagumi banyak negara. Pernah  diakui oleh negara lain sebagai budaya mereka, rasanya kita perlu untuk memahami jauh lebih dalam mengenai kesenian yang satu ini, lewat sosok legendaris yang menjadikan tarian ini mahsyur hingga sekarang. Lewat tangan dinginnya, Tari Pendet tercipta. Dialah, I Wayan Rindi.

I Wayan Rindi merupakan seorang gadis Bali yang dilahirkan pada tahun 1917. Di Banjar Lembah, Denpasar, ia tumbuh sebagai seorang gadis yang cerdas dengan bakat yang mengagumkan. Sejak usia muda, ia mengenal dan memelajari banyak jenis tarian tradisional. Bahkan, ia berguru kepada beberapa maestro tari Bali seperti I Wayang Lotering, I Nyoman Kaler, serta I Regog. Lewat mereka bertiga, I Wayan Rindi semakin mengasah bakatnya menjadi seseorang yang peka dalam dunia tarian. Meskipun berasal dari keluarga yang sederhana, I Wayan Rindi menunjukkan bakat yang luar biasa dalam tarian. Ia mulai dilirik oleh banyak orang sebagai penari yang unggul dengan potensi besar yang dimilikinya.   

I Wayan Rindi (tengah), bersama rekan - rekannya (sumber : pinterest.com)
I Wayan Rindi (tengah), bersama rekan - rekannya (sumber : pinterest.com)

Pendet merupakan salah satu tarian paling tua diantara tarian sejenis di Pulau Bali, yang diperkirakan lahir pada tahun 1950 silam. Awalnya, Tari Pendet bukanlah tarian yang digunakan sebagai tari pertunjukkan ataupun tarian ucapan selamat datang. Tarian ini merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di pura sebagai penyambutan atas turunnya dewata ke alam dunia, yang bernama Tari Pendet Wali. Namun, berkat gubahan dari I Wayan Rindi, tarian ini bisa dinikmati secara universal tanpa meninggalkan nilai – nilai sakral, religius dan keindahan yang terkandung dari tari tersebut.

Sebagai seorang seniman tari I Wayan Rini memiliki penguasaan tari yang begitu luar biasa, baik itu dalam penguasaan seni tari berenergi taksu sekaligus citarasa dan intuisinya untuk mengembangkan tarian – tarian yang ada. Tari Pendet lahir untuk memenuhi keinginan I Wayan Rindi melahirkan sebuah tarian penyambutan untuk tamu. Bersama seorang teman bernama Ni Ketut Reneng, I Wayan Rindi membuat sebuah tarian dengan mengambil pakem – pakem gerakan yang ada di Tarian Pendet Wali, termasuk roh tarian tersebut. Segala bentuk kostum dan unsur – unsur pendukung yang ada di tarian tersebut sepenuhnya mengikuti pakem Tari Pendet Wali. Hanya saja, mereka menggubah fungsinya sebagai tarian penyambut tamu dengan menambahkan modifikasi gerakan yaitu pelemparan bunga ke arah tamu sebagai penghormatan.

Baca Juga

Modifikasi  tarian ini terus menerus dilakukan, seiring dengan perkembangan dan fungsi Tari Pendet sebagai  penyambut tamu yang ternyata sangat menarik minat para wisatawan yang berkunjung ke Bali. Nama Pendet menjadi dikenal banyak orang dan sering ditampilkan ke berbagai tempat, bahkan digunakan sebagai salah satu media untuk mengenalkan Indonesia ke mata dunia.

I Wayan Rindi menyaksikan perkembangan Tari Pendet gubahannya hanya sampai pada tahun 1976. Setelah ratusan orang berhasil ia ajarkan makna dan gerakan tari, Ia wafat pada tahun tersebut dengan meninggalkan warisan yang begitu berharga dan menjadi pujaan dunia hingga saat ini.  I Wayan Rindi tidak pernah mematenkan Tarian Pendet gubahannya itu.

  

  


Sumber : indonesiakaya.com, madepuji.blogspot.com,

Pilih BanggaBangga29%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang14%
Pilih Tak PeduliTak Peduli29%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau29%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG THOMAS BENMETAN

A Fulltime life-learner who lost himself into book, poem, Adventure, travelling, hiking, and social working. Graduated from Faculty of Communication Science, Petra Christian University. Currently pur ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie