Menurut cerita nenek moyang saya dulu, pembuatan rumah adat tidak memakai alat-alat canggih seperti sekarang ini. Melainkan dengan memakai tenaga atau pun kerja bakti..

Untuk mengambil bahan nya juga memakai parang dan gergaji karena di jaman dahulu tidak ada mesin pemotong kayu. Cara pembuatan nya tidak lah mudah, membutuhkan banyak tenaga kerja ataupun gotong royong untuk membangun sebuah rumah adat karo. Meskipun perlu banyak tenaga kerja tapi tidak ada yang mendapat upah/gaji, semua bekerja sukarelawan. Ada beberapa keunikan dari rumah adat karo yaitu salah satu nya adalah pengeret-ret. Pengeret-ret terbuat dari ijuk untuk mengikat dingding-dingding rumah adat , dan pengeret-ret tersebut menggambar kan seperti bentuk cecak yang katanya melambangkan dapat mengusir mahkluk halus ataupun roh gaib...

Konon katanya rumah adat karo juga tahan sampai berabad-abad dan tahan juga terhadap gempa bumi,,

Sumber :taneh karo sumatera utara

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu