Lupa Sandi?

Amerika Takut Menyerang Indonesia

Bary Rayhan
Bary Rayhan
0 Komentar
Amerika Takut Menyerang Indonesia

Amerika dikenal sebagai negara superpower alias negara adiidaya di dunia. Tetapi, tahukah bahwa Amerika ternyata segan dengan Bangsa Indonesia? Amerika sangat berhati-hati dengan Indonesia? Khususnya dengan kekuatan militer Indonesia. Bagaimana bisa? Bukankah kekuatan militer AS adalah militer terbaik di dunia?

Memang benar, militer AS termasuk dalam katergori militer terbaik karena didukung oleh kelengkapan senjata yang canggih selain militer Inggris dan militer Israel. Ternyata kehebatan militer Indonesia juga termasuk kekuatan militer terbaik di dunia. hal ini membuktikan bahwa militer di negara kita juga dihitung sebagai negara yang mempunyai militer yang kuat di mata dunia. Sejak dulu, militer Indonesia sudah cukup populer di mata dunia, khususnya di negara-negara adidaya.

Terlebih saat Perang Dunia II meletus, dengan semangat perjuangan, militer kita beraksi menumpas penjajahan Jepang meski dengan peralatan yang tak secanggih militer Jepang. Kemudian saat NICA membonceng sekutu untuk merebut kembali Indonesia dari negaranya sendiri, dengan sisa-sisa perjuang militer 45, militer bersama rakyat menggagalkan niat para penjajah ini.

Tak hanya itu saja, masih ada beberapa alasan lainnya mengapa Amerika enggan 'Menyerang' Indonesia. Berikut informasinya yang pasti akan membuat anda rakyat Indonesia bangga dengan Tanah Air ini:

Baca Juga
  • Perang AS melawan Vietnam dan melawan Korea Utara adalah sejarah suram bagi AS karena kuwalahan menghadapi para anggota militer Vietnam dan Korea Utara. Lantas, apa hubungannya dengan Indonesia? Memang tidak banyak yang tahu bahwa Indonesia disebut-sebut sebagai 'guru' Korea Utara dan Vietnam. Militer AS juga sering mengadakan latihan bersama dengan beberapa kesatuan militer di negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Dari momen latihan bersama ini, militer AS melihat bahwa militer Indonesia tidak boleh dipandang sebelah mata.
  • Terlepas dari kekuatan militernya, Negara Indonesia adalah negara yang besar dan kaya. AS mengakui bahwa Indonesia memiliki segalanya. Hanya saja SDM Indonesia masih belum mampu mengelola kekayaan Indoonesia secara optimal. Jika suatu saat SDM Indonesia berhasil, kelak Indonesia akan menjadi negara paling maju di kawasan Asia mengalahkan Cina, Korea Selatan, dan Jepang.
  • Konsep NONBLOK Indonesia juga ternyata sangat mempengaruhi sebagai negara Indonesia sebagai negara yang disegani oleh AS. Banyak negara anggota NATO yang mengadakan kerja sama dengan Indonesia, terutama kerja sama bidang militer, jika tidak NATO tidak akan mendapatkan posisi yang strategis di kawasan Asia.
  • Kopassus juga menjadi kekuatan militer Indonesia yang dikagumi oleh AS. Kopassus Indonesia juga mampu menginfiltrasi dan menerobos kawasan negara lain tanpa sepengetahuan negara yang bersangkutan. Sebut saja ketika perang Vietnam, Kopassus juga berhasil menerobos untuk menyelamatkan para tahanan perang AS. Banyak negara yang berpendapat bahwa sesi latihan Kopassus termasuk brutal. Namun ini kemudian menjadi kelebihan Kopassus di mana kekuatan fisik, mental, dan performa adalah 3 kunci penting dalam hal penelitian kualitas suatu kekuatan militer.
  • Jika benar militer AS menyerang Indonesia dengan menggunakan senjata Nuklir, AS akan mengalami kerugian besar, terutama kerugian biaya. Mengapa? Biaya pasca perang nuklir akan sangat membengkak. AS perlu mempertimbangkan biaya pemulihan pasca pengeboman nuklir, biaya pengelolaan sumber daya alam Indonesia yang begitu melimpah, belum lagi biaya eksploitasi SDA yang terkena efek radiasi nuklir.

Tak hanya itu saja, serangan AS ke Indonesia akan mengakibatkan dampak-dampak yang jauh lebih buruk bagi AS, misalnya saja akan terjadi perang agama antara islam dan kristen, Rusia, Cina, dan Korea Utara tak segan-segan luncurkan senjata dengan nuklirnya untuk menyerang AS sebagai tindakan antisipasi mereka, masyarakat AS terkenal dengan budaya 'takut mati', jadi jika terjadi perang, rakyat AS enggan ikut andil dalam berperang, dan AS akan menjadi 'target' sebagian besar masyarakat dunia karena ada begitu banyak negara di dunia yang sakit hati dan dirugikan oleh AS.

"Artikel ini diikutkan dalam Kompetisi Menulis Kabar Baik GNFI #2"


Sumber :

jakartagreater.com

Menulis Kabar Baik #2
Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang25%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau25%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG BARY RAYHAN

Saya Ingin memperbaiki berita-berita yang ada di Indonesia ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara