Lupa Sandi?

Coba Lihat Kembali Indonesiaku, Indonesiamu!

Astrid Yusara
Astrid Yusara
0 Komentar
Coba Lihat Kembali Indonesiaku, Indonesiamu!

Akhir-akhir ini, media sering menyoroti berita-berita kriminal yang membuat hati risau dan bergidik, serta polemik politik yang semakin aneh-aneh saja terjadi di Indonesia. Berita kriminal tersebut dan musibah ditayangkan berulang-ulang. Mulai dari peristiwa penyekapan sadis pada satu keluarga, hingga runtuhnya bangunan dan kejadian kebakaran yang terjadi cukup lama dan diberitakan secara live.

Saya mulai melihat Indonesia sebagai Negara yang tidak diinginkan. Kriminalitas kian merajalela dan tak kenal rasa kemanusiaan. Media yang seharusnya menjadi penyambung informasi, malah menuai plot twist yang memusingkan.

Lalu saya teringat suatu variety show yang berusaha agar dapat bertempat di salah satu pulau indah di Indonesia (law of The Jungle di Kota Manado, sekarang sedang shooting di Sumatera). Saya jadi berpikir, untuk apa saya hanya berpikir tentang hal buruk di Indonesia, kalau masih banyak hal yang jauh lebih indah untuk dapat dicontoh.

Berikut saya rangkum hasil pencarian 'Ini loh masyarakat Indonesia yang sesungguhnya':

Baca Juga
  1. Indonesia itu ramah-ramah

Kalimat ini pasti sudah tidak asing lagi. Ya, Indonesia sangat dikenal dengan keramahannya.

Indonesia sebagai Negara mewajibkan warganya memiliki agama. Hal ini tercermin dari histori negara Indonesia yang dulunya merupakan kerjaan-kerajaan religius. Budaya yang kental dengan nilai religius ini membuat Indonesia dikenal dengan budi pekertinya.

Hal ini pun dibuktikan dengan sejumlah destinasi wisata Indonesia yang kerap berulang kali dikunjungi oleh orang-orang terkenal dari luar negeri. Hal yang dilakukan berulang-ulang tentu didasari rasa nyaman, selain indahnya negeri Indonesia, sikap penduduk juga dapat menjadi nilai tambah bagi wisatawan. Masih gak percaya Indonesia seramah itu? Coba deh lihat video ini

  1. Indonesia itu kreatif dan inovatif

Tak lepas dari adanya persoalan, pasti ada solusinya. Itulah hal-hal kreatif yang bisa dilakukan tua-muda Indonesia. Contohnya saja penemuan helm ber-AC yang berhasil raih emas di sebuah ajang Internasional, atau adanya lomba tingkat Nasional yang mewadahi ide-ide muda dari insan kampus seperti PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional).

Tak hanya itu, semangat dan kreativitas anak bangsa kepada lingkungannya tidak selalu diwujudkan dalam bentuk produk. Kelompok-kelompok muda yang memiliki sikap peduli terhadap ekosistem mulai berlomba-lomba dalam bidang konservasi satwa dan hutan. Sebut saja, HIMAKOVA IPB yang pada akhir tahun 2015 memecahkan rekor MURI untuk rekor Studi Konservasi Lingkungan oleh Mahasiswa Secara Berkelanjutan Terlama. Begitu juga dengan Lawalata IPB yang mendapatkan penghargaan terbaik 1 Wana Lestari 2016 yang telah berjasa dalam pelestarian/konservasi sumber daya alam di Indonesia.

(Itu baru sedikit contoh dari kampus yang saya tempati, bagaiaman dengan kampus dan institusi yang lain? Pasti juga banyak kreatifitas yang lain!)

Kegiatan kreatif dan inovatif yang sampai kepada tingkat nasional bahkan Internasional itu tentu tak lepas dari adanya kemauan dan rasa juang. Rasa juang sendiri sudah mengakar di Indonesia kok. Masih ingat kan cerita sejarah bagaimana pejuang-pejuang Indonesia pada masa lampau?

Bahkan film Indonesia ini dicari-cari orang AS loh

  1. Indonesia itu cerdas

Baru-baru ini saya dikagetkan mendengar kabar anak-anak yang bahkan belum mencapai usia dewasa, tetapi sudah mengharumkan nama bangsanya sendiri. Joey Alexander berhasil mendapatkan nominasi Grammy Awards yang ketiga pada tahun 2017 di umurnya yang ke-13 ini. Kalangan akademis Indonesia juga tak kalah kerennya, misalnya saja Dosen saya, Bapak Hidayat Pawitan, mendapatkan penghargaan dari UNESCO dalam bidang hidrologi.

Presttasi dari TNI AD tahun 2016, silakan diintip

Cerdas gak harus dari akademis, menjadi orang yang berpengaruh juga cerdas

Kalau kalian googling di Internet, gak akan habis-habis deh prestasi-prestasi Indonesia di mancanegara

  1. Indonesia itu kaya

Kalau hal yang satu ini sih gak usah diragukan lagi faktanya. Indonesia bisa dibilang punya banyak potensi sumber daya alam yang berlimpah, gemah ripah loh jinawi kalau biasa kita dengar ungkapannya. Indonesia sangat kaya kalau jasa wisatanya dikelola dan dirupiahkan dengan baik. Bali, Lombok, Malang, Raja Ampat, dan pulau-pulau kecil di Indonesia merupakan destinasi wisata yang sangat menggiurkan. Gak heran ya kalau banyak banget orang asing memilih Indonesia sebagai tujuan wisatanya. Yakin kamu gak mau keliling Indonesia dulu sebelum keliling dunia? Pastinya supaya kalau diminta rekomendasi tempat bagus di Indonesia sih, kamu bisa langsung cuap-cuap lancar hihi.

Cuci mata sedikit ya

Main ke sini yuk (Gili Trawangan, Lombok)
Main ke sini yuk (Gili Trawangan, Lombok)
Indahnya senja di Bali
Indahnya senja di Bali
Laut di Raja Ampat (Papua), ada Moana gak ya
Laut di Raja Ampat (Papua), ada Moana gak ya

Tidak hanya Indonesia sang zamrud khatulistiwa saja yang kaya, orang Indonesia juga banyak kok yang kaya. Ya yang kaya raya punya apartemen dan mobil mewah sih banyak, tapi ini sampai masuk di urutan 141 orang terkaya di dunia 2016. Siapa lagi kalau bukan Bapak R. Budi Hartono yang sumber kekayaanya berasal dari bisnis rokok serta memiliki sebagian besar saham Bank BCA.


Ini hanya sebagian kecil tentang Indonesiaku, kalau dicari dan gali lagi, kamu pasti akan kaget dan kagum sendiri sama Indonesia.

Nah, bagaimana? Daripada melihat hal yang buruk dan malah ikut-ikutan buruk, lebih baik kita ikut menjadi ramah, kreatif & inovatif, cerdas, dan kaya bukan?

Sekarang tinggal bagaimana kita bisa memilih informasi yang baik serta selalu mencoba memiliki semangat positif dalam setiap keadaan. Kelilingi lingkunganmu dengan orang-orang yang baik dan bermanfaat sehingga kamu lebih bisa menggali potensi dari lingkungan sekitar. Cobalah untuk melakukan kebaikan meski hanya sebiji jagung seperti kata pedoman yang saya anut. Saya percaya hal-hal baik selalu terjadi apabila kita melakukan hal yang baik, meski hal baik itu datang terlambat atau datang lebih dahulu. Masalah dan bencana memang tak bisa dielakkan kedatangannya, tetapi cobalah untuk selalu melihat hal positif dan bahkan mengembangkannya untuk menyelesaikan suatu masalah.

Yuk, jangan seperti saya yang sempat menyepelekan Indonesia. Kalau banyak orang seperti saya, bukannya malah akan menambah kasus menyedihkan untuk Indonesia ya :( .

Hayu, jadikan dirimu lebih bangga lagi dan pertahankan Indonesiamu yang sesungguhnya dan teriakan, "Indonesiaku keren!"

"Artikel ini diikutkan dalam Kompetisi Menulis Kabar Baik GNFI #2"

Sumber :

http://www.selipan.com/travel/masih-belum-percaya-indonesia-itu-paling-ramah-tonton-aja-video-ini/

http://pappub.id/article/post/ramah-dan-menghormati-persepsi-orang-lain-budaya-bhineka-indonesia-yang-harus-dipupuk

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/508862

http://kshe.fahutan.ipb.ac.id/id/5974/

http://lawalataipb.or.id/index.php/2016/08/17/lawalata-ipb-raih-penghargaan-terbaik-1-wana-lestari-2016/

http://entertainment.kompas.com/read/2016/12/07/084035510/joey.alexander.masuk.nominasi.grammy.awards.2017

http://geomet.ipb.ac.id/sistem-informasi/berita-artikel/251-prof-dr-hidayat-pawitan-raih-penghargaan-dari-unesco

https://www.masbroo.com/orang-terkaya-di-indonesia.html

http://wisatalombokaja.blogspot.co.id/2013/08/gili-3-pulau-eksotis-di-barat-lombok.html

https://www.bali.com/

http://raja-ampat.biz/wp-content/uploads/slide07_new.jpg

Menulis Kabar Baik #2
Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang100%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ASTRID YUSARA

Sedang belajar menulis dan menekuni hobi ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara