Lupa Sandi?

Rumah Bhinneka Bekali Kreatifitas Anak Bangsa

Anugrah Nur Ikhsan
Anugrah Nur Ikhsan
0 Komentar
Rumah Bhinneka Bekali Kreatifitas Anak Bangsa

Indonesia merupakan negara yang mempunyai suku bangsa, ras, kesenian, kebudayaaan yang beraneka ragam. Melalui kata Bhinneka, berbeda-beda tetapi tetap satu jua, semua keaneragaman yang ada di Indonesia dapat hidup bersama. Dengan kebersamaan ditengah perbedaan akan membawa kedamaian hidup di Indonesia. Indonesia merupakan negara yang besar ini membutuhkan pemuda-pemuda bangsa yang siap merawat ke-Bhinnekaan negri ini. Pemuda yang mempunyai pengalaman hidup bersama rakyat namun berkelas dunia. Selanjutnya pemuda Indonesia harus dibekali dengan wawasan cukup, wawasan dalam bidang apapun tidak terkecuali. Dengan alasan tersebut maka dibentuk suatu komunitas sosial bernama Rumah Bhinneka.

Rumah Bhinneka merupakan komunitas yang bergerak memfasilitasi kreatifitas anak bangsa dalam bidang pendidikan, ekonomi, sosial, dan budaya. Rumah Bhinneka saat ini bertempat di Komplek Pondok Pesantren Salafuna As-Sholih Al-maarif, Kampung Baru Desa Kemuning Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang Provinsi Banten. Salah satu kegiatan Rumah Bhinneka saat ini sedang mendirikan sebuah Tamaan Bacaan Rumah Bhinneka, seperti hal Tamaan Bacaan, TBRB a.k.a Tamaan Bacaan Rumah Bhinneka memiliki koleksi buku berjumlah sekitar 400 buku, buku mulai dari novel, kitab-kitab agama islam, cerpen. Buku ilmu pengetahuan, buku pelajaran. Dengan adanya TBRB, mengharapkan dapat menambah satu wadah masyarakat untuk menimba ilmu, menambah wawasan masyarakat mengenai apa yang belum mereka ketahaui, sehingga mereka bisa mendapat ilmu pengetahuan yang lebih baik.

Berlokasi di kampung Baru daerah Provinsi Banten, memang ada apa sih dengan Kampung Baru. Banten merupakan provinsi yang terletak di ujung pulau Jawa sebelah barat, dengan pondok pesantren hampir dikatakan menjadi prioritas pilihan masyarakat dalam menimba ilmu. Kawasan pabrik banyak tersebar di daerah banten, pabrik-pabrik ini merupakan pabrik yang menjadi buruh orang Banten sendiri. Rata-rata mata pancaharian masyarakat Banten terutama Kampung Baru, menjadi Buruh di Pabrik.

Setiap anak-anak nantinya menjadi pemuda yang menjadi bakal pioneer Bangsa Indonesia, Bangsa yang mempunyai keaneragamaan dalam segala hal. Dimulai dari Kampung Baru Tanggerang Banten ini, RB a.k.a Rumah Bhinneka salah satu jalannya melalui TBRB hadir sebagai tempat kumpulan buku segala macam jenis buku. Setidaknya masyarakat, terutama anak-anak Kampung Baru, dapat menambah ilmu pengetahuan mereka, memperdalam wawasan mereka, karena mereka tidak di takdirkan menjadi buruh-buruh pabrik, mereka akan menentukan takdir mereka sendiri dengan wawasan agama dan ilmu pengetahuan yang memadai. Mereka bisa menjadi diluar kata “buruh”, mungkin dengan menjadi kepala HRD dari pabrik, setidaknya menjadi orang besar di Pabrik. Tidak dipungkiri bahwa alur kehidupan mereka tidak menjadi buruh, bisa menjadi dosen, peneliti, Enemurator, Guru atau yang lainnya. Sehingga bisa membawa perubahan kepada keluarga, kepada lingkungan, kepada daerah mereka tidak berputar dalam bidang pekerjaan buruh saha.

Baca Juga

Rumah Bhinneka dibentuk awal di Kampung Baru Tanggerang Banten, yang nanti akan mempunyai rencana membuka cabang di seluruh Indonesia. Bahwa seluruh Indonesia mempunyai potensi beranekaragam yang sedikit sekali setiap orang melihat bahwa ini merupakan potensi. Potensi anak Indonesia sayang sekali tidak dikembangkan hanya karena keterbatasan daerah tersebut. Kampung Baru Tanggerang Banten, salah satu contoh yang bisa kita ambil. Seperti yang diungkap diatas bahwa wawasan agama menjadi dominan di daerah Banten serta banyak sekali pabrik yang berdiri dan masyarakat hanya menjadi buruh. Apabila masyarakat tidak dicerdaskan, dikembangkan maka selamanya mereka akan menjadi buruh di tanah sendiri. Namun ketika mereka mempunyai ilmu yang mencukupi, kemungkinan itu akan sedikit terjadi, Masyarakat Kampung Baru mempunyai wawasan ilmu agama yang baik, lalu apabila dibekali dengan pengetahuan dunia maka terbentuk suatu karakter yang luar biasa, masyarakat agamais namun punya pengetahuan dunia yang memadai.

Kampung Baru Tangerang Banten merupakan satu contoh potensi daerah yang ada Indonesia, lalu bagaimana potensi bagian Indonesia yang lainnya. Dengan berbagai kebudayaan yang beranekaragam, apabila kita bentuk, kembangkan, tempa maka munculah pemuda-pemuda Indonesia yang mempunyai pengalaman hidup bersama rakyat namun berkelas dunia. Rumah Bhinneka hadir untuk mengembang dan memfasilitasi potensi pemuda termasuk masyarakat dalam segala bidang. Kalau kita sebagai warga Indonesia tidak sadar akan keaneragaman bangsa ini dengan segala potensi, maka siapa lagi. Berhenti menuntut, mengritik, memprotes kepada Pemerintah. Keaneragaman Indonesia bukan sumber perbedaan namun keaneragaman Indonesia sumber potensi luar biasa.

Artikel ini diikutkan dalam Kompetisi Menulis Kabar Baik GNFI #2

Pilih BanggaBangga75%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang25%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ANUGRAH NUR IKHSAN

Kawan GNFI ... Lihat Profil Lengkap

Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara