Lupa Sandi?
Java Jazz Single

Kingdom of Ganesha Bukti Penghormatan Belgia Untuk Indonesia

adli hazmi
adli hazmi
0 Komentar
Kingdom of Ganesha Bukti Penghormatan Belgia Untuk Indonesia
Salah satu spot pemandangan di Kingdom of Ganesha (sumber : Pairi Daiza)

Hubungan diplomatik adalah hubungan kedekatan dari satu negara dengan negara lain yang memiliki efek ke berbagai aspek dari hubungan internasional. Beberapa hal seperti kerja sama internasional, investasi, dukungan di Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) dan lain sebagainya.

Dalam perjalanan suatu hubungan diplomatik biasanya akan menghasilkan suatu penghormatan atau penghargaan, seperti yang dilakukan pihak Belgia terhadap Indonesia ini. Karena hubungan diplomatic Indonesia dan Belgia yang berjalan dengan baik, di Belgia dari tahun 2009 telah memiliki taman yang memiliki potongan-potongan indah Indonesia didalamnya. Pembuatan taman mini Indonesia ini merupakan salah satu praktik dari soft diplomacy dari Belgia terhadap Indonesia karena sudah terjalinnya hubungan baik selama lebih dari 60 tahun

Pendiri taman ini mengatakan bahwa taman ini bukanlah taman saja namun sebuah luapan emosi jiwa nya akan keindahan Indonesia.

Taman Mini Indonesia di Belgia

Baca Juga
Kingdom of Ganesha (sumber Berita Tentang Negeri Indonesia)
Kingdom of Ganesha (sumber Berita Tentang Negeri Indonesia)

Sebuah taman seluas 4 hektar yang di bangun Parc Paradisio, Brugelette, Belgia merupakan sebuah taman yang isi nya mirip dengan Taman Mini Indonesia Indah. Dinamakan dengan The Kingdom of Ganesha yang dipilih oleh pemilik taman sebagai penghargaan dan penghormatan untuk bangsa Indonesia. Taman yang dibuat oleh CEO Parc Paradisio, Eric Domb ini diresmikan pada tanggal 20 Mei 2009 dan dihadiri oleh Menteri Kebudayaan dan pariwisata RI kala itu, Jero Wacik beserta DUber RI, Nadjib RIphat Kesoema, Dirjen Pemasaran pariwisata Sapta Nirwandar dan Staf Ahli Khusus Menbudpar Harbunangin. Peresmian taman ini dilakukan dengan upacara bernuansa Bali dengan penyician Pura Agung Shanti Buwana dan disaksikan sekitar 800 undangan yang memadati pelataran taman ini.

Beberapa potongan didalam taman yang disebut sebagai ‘emotion park’ oleh Eric Domb ini adalah Rumah Toraja yang dapat ditemui didepan gerbang masuk. Rumah Tana Toraja ini dibangun di pinggir sebuah danau buatan. Miniatur rumah Tongkonan (rumah adat Tiraja) seakan melambaikan tangan menarik setiap wisatawan yang berkunjung ke taman ini. Selain itu ada Pura Agung Hanti Buwana yang mana digunakan juga ketika upacara pembukaan peresmian taman ini. Pura Agung Hanti Buwana yang satu ini tidak dibuat dengan ukuan replika seperti replika Candi Borobudur dan Candi Prambanan, namun dibuat dengan ukuran aslinya.

Sudut megah di The Kingdom of Ganesha (sumber : jadiberita.com
Sudut megah di The Kingdom of Ganesha (sumber : jadiberita.com

Dikelilingnya terdapat hamparan sawah ala Ubud Bali yang bertingkat-tingkat sehingga suasana bali sungguh dapat terasa disini. Di bagian taman terdapat deretan rumah tradisional Nusa Tenggara Timur yang disusun berjejer melingkari sebuah taman.

Suasana khas Indonesia ini diperjelas dengan detil-detil seperti patung, akar pohon tua dan batang kayu besar yang telah menjadi fosil. Dalam pengerjaan rumah adat Nusa Tenggara ini Eric Domb mempekerjakan para seniman dari Indonesia sehingga uiran pada dinding dan detil lainnya menjadi sempurna. apresiasi Eric Domb ternyata berbalas baik dari Indonesia sehingga untuk merayakan hubungan diplomatik yang baik antara Indonesia dan Belgia yang sudah terjalin 60 tahun, pihak Indonesia mengirimkan langsung Gajah Sumatera dari Indonesia sebagai bentuk penghormatan. Pemberian yang dilakukan pada bulan agustus 2009 ini diharapkan dapat menambah koleksi The Kingdom of Ganesha.

Hubungan Indonesia dan Belgia

Dalam tatanan politik internasional, hubungan diplomatik memiliki peranan penting dalam perkembangan suatu negara. Besarnya suatu negara seringkali dikaitkan dengan kuatnya hubungan negara satu dengan negara lain di seluruh dunia. Indonesia adalah salah satu negara yang dikenal memiliki hubungan erat dan kuat dengan negara lain sehingga kedekatan Indonesia merupakan salah satu senjata ampuh dalam melakukan soft diplomacy. Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Belgia ternyata sudah berlangsung dari awal Indonesia merdeka.

Menjadi Komisi Tiga Negara bersama Australia dan Amerika Serikat, Belgia merupakan salah satu negara yang menjadi mediator dalam penyelesaian sengketa Indonesia-Belanda setelah Indonesia merdeka. Selain itu, Belgia juga telah membantu Indonesia dengan banyak hal. Dimulai dengan menjadi salah satu penjaga perdamaian Indonesia dan GAM pada perjanjian Helsinky, Belgia pernah mengirimkan 4 personil militernya dalam untuk menjaga perdamaian dari kedua kubu yaitu GAM dan Indonesia yang kini GAM telah menbubarkan diri.

Selain itu di organisasi Internasional, Indonesia pernah mendukung pencalonan belgia pada UN Comission of Narcotic Drugs Periode 2006 – 2009 dan mendapatkan respon dengan dukungan Belgia untuk Duta Besar Nugroho WIsnumurti sebagai anggota UN International Law of Commission (ILC) periode 2007 – 2011. Pada tahun 2015, Wakil Presiden Indonesia, Muhammad Jusuf Kalla menerima bintang jasa utama Commander de L'order de Leopold, yaitu sebuah penghargaan tertinggi dari pemerintah

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Dari segi ekonomi Belgia merupakan mitra dagang Indonesia terbesar ke-8 di Uni Eropa yang pada tahun 2014 mencapai 1,8 milliar dollar. Investasi Belgia di Indonesia pun tergolong baik, salah satu nya adalah 3 pabrik yang telah beroperasi di Indonesia yang mana menyerap puluhan ribu karyawan Indonesia. Ketiga pabrik tersebut adalah PT Eternit Gresik, sebuah perusahaan manufaktur yang menjual material bangunan, PT Bekaert Indonesia yang memproduksi kawat baja dan teknologi pelapisan (coating) dan Belgium Knives Service yang memproduksi pisau.

Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Belgia pun membuahkan beberapa kemudahan dalam perjalanan. Untuk urusan dinas, pejabat Indonesia bebas melakukan lawatan ke Brussel tanpa harus mengurus persyaratan visa. Hal ini tentu memudahkan Indonesia ketika melakukan kunjungan ke Belgia.

*

GNFI

Pilih BanggaBangga84%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang13%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau3%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ADLI HAZMI

Coffee addict, travel and sport enthusiast. a person who really likes international politics. Follow my Instagram @adli_hazmi ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Evan Dimas

Semua bisa dikalahkan kecuali Tuhan dan orang tua.

— Evan Dimas